Merried With Old Best Friend

Merried With Old Best Friend
pindah ke apartemen


__ADS_3

Sesampainya dirumah dan tanpa memberi salam kepada orang rumah dan langsung menuju kamar untuk menemui violla.


bundanya yang melihat anaknya pulang dan ingin bertanya namun diurungkan karena ethan langsung menuju kamar.


KREKK...


pintu terbuka, namun ia tidak dapat menemukan sang istri dikamar tersebut, lalu mengecek kamar mandi namun tetap tidak dapat


menemukan istri kecilnya.


DRAP...DRAP.....


ethan menuju bundanya berada di dapur dan menanyakan dimana violla berada.


"bun..violla dimana? kkok dikamar ethan cariin nggak ada?" .


" lagi ditaman belakang dia sambil nyiramin tanaman" jawab bunda sambil membuat teh.


ethan yang mendengar jawaban bunda langsung ngibrit ke taman yang yang ada dibelakang yang emang disiapkan oleh ayahnya untuk sang bunda merawat tanamannya.


"dasar anak itu tidak ada sopan-sopanya sama orang tua" gumam kesal bundanya.


...****************...


violla yang saat ini sedang menyirami tanaman dengan bersenandung ria untuk menghilangkan rasa bosan karena tidak sedang bersekolah.


saat sedang asik bersenandung ia dikagetkan oleh sebuah tangan yang menutupi matanya yang ia tidak ketahui karena ia dan bundanya dan beberapa pelayan saja. violla yang terkejut langsung menendang kakinya kebelakang seperti kuda.


"AWW..." teriak seseorang itu yang ternyata adalah suara seorang pria.


violla merasa tidak asing dengan suara laki-laki tersebut, lalu ia menoleh dan betapa terkejutnya violla yang ternyata ia tendang tadi adalah laki-laki yang berstatus suaminnya sekarang. lagi pula siapa yang menyuruh laki-laki itu mengagetkan dirinya dan sekarang rasakan betapa menyakitkan yang ia tadi tendang.


"gila ya lo!!! nendang barang yang gw jaga selama ini!! kalo nggak ada barang ini dunia nggak bakal punya keturunan selamanya tauu!!" kesal ethan.


violla yang mendengar menuturan ethan hanya memutar bola mata dengan malas. menurutnya ethan terlalu lebay, bagaimana tidak lebay ia padahal hanya menendang sedikit keras doang tidak sampai patah atau kepotek aset milik ethan, pkir violla.


padahal violla sendiri tidak tahu betapa menyakitkan barang berharga milik laki-laki kalau kena tendang itu bisa sakit sampai mau meninggal dan apa kata violla dipikirannya 'hanya sedikit keras?'.


"lebay" gumam violla yang masih dapat didengar oleh ethan.


"apa lo bilang? lebay? itu sakit banget bego!!".


karena violla sudah cape dengan ethan ia lantar hanya menjawab dengan kata 'iya' saja .


" terus lu kesini mau ngapain sih pake segala ngagetin gw?' tanya violla.


ethan yang mendengar ucapan violla ia baru ingat kalau tujuan ia datang kesini adalah mengajak perempuanya untuk makam malam dan sekaligus meminta maaf.


''Cepet deh lohh siap-siap, kalo 20 mnt blm siap gw cium paksa lo ampe meninggal '' ancam ethan sambil memberi sebuah bag berisi dress.


Setelahnya ethan langsung melenggang pergi menuju kamar mandi.


''Hah? Siap-siap? Gila ya tiba-tiba nongol terus ngagetin sekarang malah suruh siap-siap dalam 20 mnt? Sedeng ya tuh orang'' kesal violla namun ia tetap melaksanan kegiatan ganti baju sebelum ethan keluar dari kamar mandi.


Setelah mandi ia menggunakan dress yang dikasih oleh ethan, baju yang pad dibadanya dan kelihatan elegan.


Ia menuruni tangga demi tangga, ethan yang sudah berada di ruang tamu dikejutkan oleh violla yang menggunakan dress pilihannya begitu cantik apalagi violla menggunakan make up karena biasanya di hanya menggunakan bedak bayi dan juga lip balm saja.


Saking terkejutnya sampai ia menganga cukup pama sampai violla berada didepannya pun masih manganga. Baru sampai mamanya menyadarkan ethan, ia pun langsung tersadar.


"Emg nggak salah gw milihin tuh dress, pinter juga gw wkwk'' gumam ethan.

__ADS_1


Ethan pulang dari sekolah pukul 16.20 wib dan sekarang menunjukan pukul 17.00 wib mereka berdua pamit untuk pergi dan bundanya mengizinkannya.


...****************...


Tiba di sebuah restoran di gedung tinggi dengan pemandangan cahaya-cahaya lampu dari rumah warga, kendaraan atau gedung-gedung lainnya.


Setibanya di ruangannya khusus violla terkejut karena ada banyak sekali bunga kesukaannya.


''Ethan ini buat siapa?'' tanya violla.


''Yang ada disini siapa aja? Ya berarti buat yang disini lah gimana sih loh" .


" ada lo, gw ama pelayan restoran " ucap violla dengan polos.


Ethan yang mendengar berdecak kesal, bagaimana mungkin ia menyiapkan hal seperti ini untuk para pelayan.


'' ya nggak salah sih tapi salah.. Auahh cape gw ama lo, pake otak dikit kek ya kali gw menyiapin beginian buat para pelayan''


''Iya juga ya''.


Mereka makan malam dengan romantis yang dimana ethan juga memberikan bunga buket yang besar dan ditengah-tengahnya terdapat sulver king macha yang sangat banyak.


''Hah? Serius ini buat gw?''


''Iya sebagai tanda permintaan maaf'an gw yang buat lo bad mood'' ucap tulus ethan.


Violla pun langsung tersipu malu dan merah pada pipinya, yang ternyata seorang ethan bisa seromantis ini.


''Jadi lo maafin gw kagak?''


''Mmm...mikir dulu deh gw takut maafin lo eh lo nya berbuat hal yang lebih parah lagi''.


''Sialan lo gw nggak gitu ya''


Ethan pun merasa lucu karena seperti anak kecil saja janji menggunakan jari kelingking '' iya gw janji''.


Dalam pikiran violla ia ingin menanyakan bagaimana ethan tahu bunga dan juga makanan yang ia suka? Namun ia urungkan, mungkin saja tahu dari bundanya.


Mereka lajut makan yang disediakan oleh restoran tersebut tanpa ada lagi ribut dan hanya mengobrol biasa.


Malam berganti pagi yang menunjukan pukul 06.00 yang dimana para siswa, mahasiswa, atau pun para pekerja untuk berangkat namun violla berbeda karena sekarang ia sedang tidak masuk sekolah dan untuk hari ini ia berkemas pakaiannya dan juga pakaian ethan kedalam koper karena rencananya mereka akan pindah di sore hari karena ethan baru pulang saat sore hari.


"sayang kamu beneran mau pindah hari ini? nggak besok-besok aja, nggak kasian liat bunda sendirian dirumah ini sama art doang" ucap bunda dengan memohon.


"gimana ya bun kan ethan yang pengen pindah, kalo boleh mah violla pengen disini aja sama bunda, violla cuma nurut kata suami violla aja" ucap bunda.


bundanya sudah tidak bisa membantah lagi kalo violla disuruh oleh sang suami.


" yaudah deh gpp tapi kamu sering-sering main ya kesini kalo ngggak bunda bakal samperin kamu sama ethan pas lagi asik-asik berduan"


"hehehe iya bunda violla bakal sering main kok kesini'


bunda hanya mengangguk sebagai tanda jawaban.


"assslamualaikum ethan pulang" ucap ethan dingin.


" waallaikumsalam ehh... anak bunda udah pulang, mau berangkat sekarang atau nanti?" tanya bunda ethan.


"15 mnt lagi bun cape ethan mau mandi sama ganti masa baju dulu, ethan keatas ya.."


bundanya hanya menganggukkan kepala sebagai jawaban.

__ADS_1


15 mnt berlalu ethan sudah berganti baju dengan memakai hoodie berwarna putih dan dipadukan celana jeans hitam. lalu ia turun ke bawah.


"vi barang nggak ada yang ketinggalan kan? kalo nggak ada kita berangkat sekarang keburu malem"


"nggak ada kok"


lalu mereka pamit kepada bunda dan mereka juga menitip salam kepada ayahnya karena belum pulang kerja, biasa bapak rumha tangga yang sibuk dengan kerjaannya sampai lupa kalo dirumah ada yang kangen siapa lagi kalo bukan bunda almira sekaligus bundanya ethan.


saat menuju apartemen didalam mobil mereka hanya di isi dengan musik yang disetel oleh ethan untuk mengisi kehening yang berada dalam mobil.


20 mnt perjalan yang mereka tempuh untuk sampai di apartemen milik ethan, dan juga apartemen milik mereka tidak jauh untuk kesekolah hanya butuh 5 mnt menggunakan motor dan 10-15 mnt untuk berjalan kaki.


tiba di tempat parkiran ethan langsung turun dari mobil tanpa menunggu violla yang sedang menurunkan koper yang berisi barang milikanya an barang milik ethan.


"woy sethan tungguin gw anjir..nggak tau ribet apa bawa koper 3, mana gede-gede lagi sialan emg sethan" teriak violla


ethan mendengar teriakan dari violla tapi ia tidak gubris sama sekali tanpa melihat kebelakang.


mereka masuk kedalam apartemen yang sangat luas. terdapat 3 kamar didalam sana.


"kamar lo yang ada ditengah, dan gw yang dipinggir sebelah kanan" beri tahu ethan.


violla hanya menganguk dan langsung menuju kamar.


dikamar violla langsung memasukan baju-bajunya dan juga menaruh para skincare dan beberapa alat make up .


selesai mandi dan berganti baju viola menuju dapur untuka memasak makan malam, namun ia urungkan karena ethan belum menyediakan bahan makanan hanya ada beberapa buah saja.


"ETHANNN.." teriak violla dari bawah namun tidak ada jawaban lalu ia naik ketas dan menuju lantai 2.


DORRR...DORR...


violla akhirnya menggedor pintu ethan dengan keras.


ketika ingin mengetuk lagi namun diurungkan karena sang pemilik sudah membukakannya.


ethan yang muncul dengan muka bantalnya tidak mengurangi ketampanannya malah lebih tampan, dengan suara khas serak bangun tidur.


"apaan sih lo gedor-gedor pintu gw , nanti rusak lo yang ganti!!"


"isshhh..gw laper dikulkas kagak ada bahan makanan"


"yaudah sih tinggal pesen online aja ribet banget, ganggu orang tidur lu"


"nggak ada duitnya hehehe.." ucap violla dengan senyum yang menampakan deretan giginya yang rapi.


"ah.. elah nihh..nggak usah cengar-cengir lu, jelek gigi lu" ejek ethan.


"dihh apaan sih sethan orang gigi rapi gini iri loo" ucap violla sambi menuruni anak tangga.


"jangan lupa gw pesenin juga" teriak ethan dari atas.


...****************...


makanan tiba dan mereka berdua langsung memakan-makanan yang mereka pesan.


saat lagi asik-asik makan tiba-tiba ada garpu lain yang ikut mengambil makanannya lalu ia menoleh ke arah datangnya garpu, dan melototin tajam orang itu.


"ngapain sih lo ngambil makanan punya gw, padahal udh punya masing-masing" ucap ethan dengan kesal.


"punya lo keliatan lebih enak mangkanya gw nyicip makanan punya lu" balas violla dengan cengir.

__ADS_1


ethan hanya menghela nafas sudah biasa bukan wanita seperti itu? udh pesen yang sesuai seleras ehh malah lebih suka punya pasangan atau orang lain yang katanya lebih mengguga selera.


To be continue.


__ADS_2