
setelah 10 menit menulusuri jalan yang padat penduduk mereka telah sampai di sebuah mall yang tak jauh dari sekolahnya dan juga apartment yang mereka tinggali.
mereka membeli kebutuhan pokok yang mereka butuhi dan beberapa cemilan untuk menemaninya saat menonton film.
sampai ada ibu-ibu dekat mereka dan berbicara bahwa mereka pasti menikah karena hamil diluar nikah karena violla dan ethan masih memakai seragam sekolahnya.
violla kesal dan berbicara kepada ibu-ibu itu bahwa tuduhkan mereka tidak seperti itu.
''ibu kalo ngomong dijaga dong main tuduh saja dan tidak tahu faktanya '' ucapnya dengan nada kesal.
'' owhh tersindir yahh..hahaha mangkanya jadi perempuan itu jangan mau disentuh seenaknya'' sindir ibu itu.
''heh ibu kami ini adik kakak ya jangan nuduh seperti itu'' potong ethan dengan alasan adik kakak agar tidak dicurigai.
''alasan saja kalian ini..bilang aja malu kan kalian'' ucap ibu-ibu satunya.
''apa perlu kami memanggil kedua orang tua kami kalau kami ini adik kakak?'' ucap kembali ethan.
''memang siapa orang tua kalian hah? palingan juga dari kalangan bawah'' sindir ibu itu dan menertawakan mereka.
'' Arkan Bayu Bravaska dan Almira Rosalina Putri '' balas ethan yang menghentikan tawa dari para ibu-ibu itu.
''Bravaska? tidak mungkin '' ucap salah satu ibu-ibu itu.
''apa yang tidak mungkin? mungkin saja bisa kan hahaha...'' balas ethan girang karena telah membuat para ibu-ibu itu kicep.
sama halnya violla ia menahan tawa karena melihat muka para ibu-ibu ini panik.
setelah mendengar nama itu mereka meminta maaf dan pergi.
violla dan ethan masih menertawakan para ibu-ibu itu dan berhenti untuk melanjutkan belanja.
dilihat troli mereka yang ke 3 sudah penuh mereka mengakhiri belanja dan menuju kasir namun ethan mengantarnya sampai violla mendapatkan giliran dan ethan pergi menunggu diluar tak lupa memberi kartu black card-nya kepada violla.
saat ethan menunggu sambil membeli teh pochi yang tak jauh disana ia melihat ada geng carla sedang berjalan yang seperti habis belanja baju ternama disana. dan ethan buru-buru bersembunyi agar tidak ketahuan.
setelah violla membayar semua itu dan mendorong troli yang isinya belanja ia mencari Ethan berada pasalnya tadi ia masih melihat ethan duduk disalah satu kursi yang disediakan tak jauh dari sana.
''mana nih orang kok nggak keliatan batang hidungnya''
setelah berkeliling mencari akhirnya ia ketemu ethan sedang bersembunyi entah ngapain.
dengan ide violla ia mendekati ethan diam-diam dan..
BWAA..
langsung saja ethan terpanjat dari tempatnya dan menoleh kebelakang yang ternyata violla.
''ngagetin aja sih lu'' kesal ethan dan mengelus dadanya karena kaget tadi.
''abisnya lo kurang kerjaan banget Ngapain juga sembunyi di sini? '' tanya violla.
'' tadi gue ketemu ama karena geng carla jadi bersembunyi di sini Nanti ketahuan lagi'' balas ethan dan violla beroriah.
''yaudah cepet deh ayo gw mau sekalian mau belanja skincare gw dulu abis soalnya '' ucap violla dan diangguki oleh ethan.
__ADS_1
setalah belanja kebutuhan mereka menuju parkiran dan menaruh bawaan belanja ke bagasi.
tapi mereka tak sadar bahwa ada yang melihat mereka dari kejauhan.
''itu ethan kan? ama siapa dia bawa belanjaan banyak banget'' ucap salah seorang.
''mungkin kakaknya? kan dia punya kakak'' jawab carla yah mereka adalah carla dan teman-temannya yang ethan lihat.
''nggak mungkin kan kakaknya sibuk masa iya belanja bareng gini lagi pula ya tuh cewek pake seragam sekolah kita tau'' ucap temanya.
''bener juga tapi siapa? '' dan ucap carla dan temanya mengangkat bahunya.
***
setelah sampai mereka membereskan belanjaan mereka tadi ketempat seharusnya.
selesai membereskan ethan mencomot salah satu snack dan menuju ruang tv dan menonton sepak bola kesayangannya.
begitu pula dengan wanita cantik yang sehabis membereskan dapur ia bergabung dengan ethan diruang tv dan mengganti saluran tv.
ethan kesal dan mengambil remot dan mengganti ke saluran sebelumnya tapi violla tak mau kalah sampai remot itu terbanting dan berbarengan dengan suara bel apartment yang menandakan ada orang datang.
ethan menghela nafas mengalahkan dari violla dan menuju pintu siapa tamu malam-malam.
dilihat dari layar ethan membesarkan bola matanya sebab ada 3 orang sahabatnya datang. buru-buru ethan kembali dan menyuruh violla ke kamarnya di atas.
violla yang asik memakan snack nya kaget karena ethan tiba-tiba datang dan menyuruh kekamar.
''ngapain sih nyuruh gw kekamar orang lagi enak-enak juga, pengen begadang gw besok libur kan'' ucap violla santai.
''ngapain sih!!''
''itu..anu..eee..itu loh...'' ucap ethan terbata-bata.
''aaa..eee apa sih yang bener napa'' gereget violla.
''ada sahabat gw cepet keatas nanti ketahuan '' ucap ethan.
mendengar ucapan ethan mata violla membulat besar karena ada sahabatnya ethan datang.
''bilang kek dari tadi'' balas violla buru-buru keatas dan ketika violla menutup kamar bersamaan pula pintu terbuka dengan berisikan sahabat-sahabatnya.
...****************...
POV
sahabat ethan.
mereka sehabis pulang sekolah dan menuju markas karena itu kebiasaan mereka setiap hari kemarkas lalu pulang ke rumah atau nongkrong ditempat lain.
dan hari ini mereka bosan dan ingin ngopi dan makan tapi ingin mengirit duit akhirnya angga bersuara.
''woyy gimana kalo kita ke ke rumah ethan? kan mayan ngopi ama makan gratis'' usul angga dan disetujui levi dan kenzo.
''bener juga lu ngga, kalo ama big bos mah semua paket lengkap, cuss lah ke rumahnya'' balas kenzo.
__ADS_1
mereka bertiga menuju rumah bravaskan menggunakan motor masing-masing.
sesampainya dirumah Bravaska mereka tak menemukan ethan .
''assalamualaikum tan, om ,ethan... yuhuu..'' ucap kenzo sambil memasuki rumah.
karena mereka dulu sering kesini jadi gini kalo dateng berasa rumah sendiri.
''waalaikumussalam ehh ada kenzo, angga, dan levi ngapain? nyariin ethan? '' jawab bunda.
''pasti lah bun ngapain lagi kalo kita kesini selain nyariin dia? massa nyariin bi uci, si angga kali yang nyari katanya kangen masaknya hahaha'' ucap kenzo.
''sialan lu, nggak kok bunda hehehe'' balas angga sambil mengeplak pala kenzo.
''hahaha..kalian ini, owh ya si ethan nggak ada disini dia lagi keluar entah kemana'' bohong bunda tidak mungkin ia jawab kalo ada di apartemen bisa marah anak itu kalo ketauan.
''tumben banget tuh anak, yaudah deh bun kita pulang ya..soalnya yang dicari nggak ada'' ucap pamit angga.
''nggak makan dulu? ini kan udh waktunya makan malam'' tawar bunda.
''nggak deh bun makasih kita cuma nyari ethan aja'' tolak kenzo.
dijawab oleh bunda dengan anggukan dan mereka pamit pergi dari rumah itu.
''ehh tumben dia nggak ada yak?'' tanya angga.
''mana gw tau emang gw angin'' balas kenzo dan mendapatkan geplakan dari angga.
''di apartment kali dia biasanya juga gitu kalo nggak dirumah ke apartment dia'' ucap levi yang dari tadi diam.
''bener juga lo'' ucap berbarengan kenzo dan angga.
mereka langsung tancap gas melewati jalan macet di ibu kota menuju apartment ethan.
sesampainya disana mereka memencet bell yang disediakan namun tidak kunjung dibukakan.
sampai angga mencoba memencet password pintu apartment ethan namun salah.
''lahh diganti ama tuh bocah '' seru angga.
''masa sih salah pencet kali '' jawab kenzo.
''dih nggak percayaan banget sama sabahat sendiri. sok buka coba bisa apa enggak'' ucap kesal angga.
setelah beberapa lama mencoba memang tidak bisa dan kenzo menggaruk kepala belakangnya.
''hehehe emang nggak bisa denk'' malu kenzo.
''dibilang diganti juga nggak percaya amat''.
''kan siapa tau gitu''.
karena levi pusing melihat keributan kedua temannya dia menggeser keduanya dan memasuki password ke pintu itu dan berhasil.
Titt.. bunyi pintu terbuka dan mereka masuk..
__ADS_1
To be Contngga