Merried With Old Best Friend

Merried With Old Best Friend
Bertemu nenek sumini dan kakek surya


__ADS_3

Happy Reading.


Pagi harinya Violla bangun terlebih dahulu , ia terbangun karena suara kicauan burung di pagi hari.


Violla keluar untuk melihat suasana dipagi hari yang sejuk dan sedikit dingin yang jarang ia temukan di kota, rasanya Violla ingin menginap disini sampai besok namun ia urungkan karena Ethan besok sudah kembali bersekolah tidak mungkin ia menyuruh Ethan tidak bersekolah nanti yang ada nilai suaminya turun , walaupun Violla sebal dengan Ethan namun ia tetap khawatir.


“ Hoammm... sejukkk bangettt gilaa” ucap Violla sedikit teriak.


Mendengar suara teriakan Violla tidur Ethan terusik , ia sidikit membuka matanya yang mana sebenarnya ia sangatlah enggan untuk membuka dan ingin melanjutkan tidur dan tenggelam dalam mimpi indahnya, namun karena ia khawatir dengan Violla takut terjadi apa-apa jadi ia membuka mtanya sedikit dan pelan-pelan, bahaya kalo Violla kenapa-kenapa bisa-bisa dirinya dihajar habis oleh bunda,mamanya dan juga ayahnya.


Setelah beberapa detik ia akhirnya membuka matanya dengan sempurna dan langsung menyusuli Violla.


“ kenapa bego lo Vi teriak pagi-pagi gini bikin orang jantungan aja, kalo lo kenapa-kenapakan gw yang di salahin” omel Ethan.


Setelah Ethan samperin Violla ternyata Violla sedang berendam kaki di aliran sungai.


Violla merasa ada suara yang ia kenal lantas menengok kebelakang dan benar saja kalau itu Ethan, Violla yang mendengar perkataan Ethan hanya senyum kuda saja.


“gapapa , lagian itu teriakan bisa menghilangkan stress tauu..apalagi ini tempat Cuma ada kita berdua doang jadi gapapa nggak menganggu orang” jawab Violla.


“kan tetep aja gw yang lagi tidur jadi terusik tau” kesal Ethan.


“ iya-iya gw minta maaf dah”.


Setelah perbincangan mereka selesai mereka berdua hanya diam saja dan masuk kedalam pikiran mereka masing-masing. Saat mereka diam Ethan mempunyai ide yaitu ingin menyeburkan Violla kedalam sungai tersebut, untung saja sungai tersebut tidak dalam hanya sebatas paha saja kedalamannya.


Dalam hati Ethan sudah berhitung satu sampai tiga dan...


BYURRRR...


“ ETHANNNN ANJIMMM...dingin ini bego “ teriak kesal Violla.


Yang mendorong pun hanya tertawa terbahak-bahak , tidak ada niatan ingin menolong sama sekali padahal kondisi sungai tersebut kalau pagi sangatlah dinginseperti air es.


“HAHAHAH...kasian deloo jadi basah HAHAHA” takberdosa sekali Ethan melihat istrinya sedang kesusahan apalagi karena dirinya.


Saat Ethan sedang asik tertawa ia tidak menyadari bahwa Violla sedang mendekati Ethan dan Violla pun menarik Ethan kedalam sungai itu juga.


“ANJIRRR LO istri yang durhaka sama suami”.


“heh nyadar diri bego lo tuh juga durhaka sama istri enak aja nyalahin gw, impas kita berdua”.


Setalah itu mereka lanjut untuk bermain air, saat sedang enak-enak bermain tiba-tiba saja ada seseorang yang mendatangi mereka berdua.

__ADS_1


“ lohh nak Vivi kapan datangnya nak, apa kabar? “ sapa oarang itu.


Ethan dan Vivi seketika berhenti bermain dan menoleh ke arah sumber suara.


“ ehh...nek sumini dan kakek surya, saya datangnya kemarin sore nek, kek, dan juga aku baik-baik saja” balas Violla.


“ lohh nak Vivi udah gede aja ya padahal kemaren ketemu masih kecil lohh”.


Violla hanya menangapi dengan senyuman saja karena ia tidak tahu ingin membalasnya dengan kata seperti apa.


“ lohh itu nak Akbar? Kok mukanya beda ya ,yang ini lebih ganteng dan lebih muda” tanya kakek surya.


“ ohh nggak kek itu bukan bang Akbar tapi.. suami aku kek, aku udah nikah beberapa hari yang lalu” jawab Violla.


Kakek surya dan nenek mira terkejut mendengar perkataan Violla, “ yang bener nak Vivi? Kok bisa kamu masih umur belasan kan?”.


“ iya nek aku udah nikah di umur belasan tapi aku nikah karena permintaan terakhir papa nek aku tidak mungkin tidak menuruti permintaan papa” jawab Violla dengan nada sedih.


“lohh emang pak David kenapa?”


“ papa beberapa hari lalu kecelakaan dan dalam keadaan kritis nek dan permintaan terakhir papa yaitu menikahkan Violla dengan anak teman sahabatnya, dan ini perkenalkan Ethan Ravazie Bravaska “ jawab Violla dengan memperkenalkan suaminya.


'' Ya allah turut berduka cita ya nak, maaf nenek sama kakek nggak bisa dateng ke pemakaman pak David, owh iya salam kenal ya nak Ethan, nenek dan kakek disini bekerja sebagai penjaga rumah inj kalau keluarga pak David tidak dateng kesini ” ucap nek sumini.


"Owhh ya sudah. Oh ya kalian sudah makan? Mau makan bareng bersama kami?" tanya nek sumini.


" tidak usah nek, bentar lagi kita pulang nek mau mempersiapkan barang-barang kita mau pindah ke apartemen supaya bisa mandiri tidak tergantungan dengan orang tua " kali ini bukan Violla yang menjawab lantaran Ethan.


" baik, semoga Pernikahan kalian langgeng ya sampai maut memisahkan kalian, dan untuk Emang jaga Violla ya soalnya Violla sudak kakek dan nenek anggep cucu " ucap kakek surya.


" wahh pasti itu kek, Yaudah kami masuk dulu ya mau mandi sekalian ambil barang lalu pergi" balas Ethan.


" iya, kami pergi dulu ya assalamu'alaikum " ucap kakek.


"Waalaikumsalam" ucap Ethan dan Violla berbarengan.




Selesai mereka mandi mereka Sekarang pulang menuju jakarta, selagi menuju jakarta tiba-tiba saja perut Violla berbunyi yang menandakan cacing dalam perut nya sedang meminta jatah makan.


" Than gw laper pen makan ” adu violla.

__ADS_1


" buset nggak sopan bener manggil gw than lu kira gw orang utan " kesel Ethan.


" iya deh minta maaf gw , tapi serius gw laper".


" nggak-nggak! Makan dirumah aja nanggung mau nyampe makan dirumah aja" .


"Ishh pelit banget sihh, nggak punya duit ya, gw bayar sendiri dehh, ayoo berhenti perut gw laper!!" kesal Violla sambil menarik-narik tangan Ethan yabg sedang mengemudi mobil.


'' nggak Violla, lepas!! Nanti kita berdua kecelakaan!! Mau lo seperti papa lo!!" bentak Ethan.


Violla yang mendengar bentakan Ethan menjadi takut sekaligus marah karena membawa-bawa nama papanya.


"Yaudah sihh nggak usah bawa-bawa nama papa gw, sakit tau rasanya" ucap Violla yang air matanya mulai turun.


"Yaudah gw minta maaf, Sekarang mau makan apa? " tanya Ethan.


Namun bukanya mendapatkan balasan dari Violla malah dirinya di diamkan oleh Violla, Ethan ingin membujuknya namun tidak tahu bagaimana caranya, jadi Ethan dan Violla sama-sama diam Sekarang di dalam mobil.




Sesampainya dirumah mereka berdua tetap diam saja tidak ada yang ingin saling menegur.


"Assalamu'alaikum" ucap mereka berdua berbarengan lalu mereka saling mandang ketika saling mandang Violla terlebih dahulu membuang mukanya lantaran kesal dengan Ethan, memang dari awal ketemu Ethan selalu bikin Violla naik darah tinggi.


Ketika mereka mengucapkam salam bundanya melihat Violla dengan wajah yang bermusuhan dengan Ethan.


"Lohh kok Violla pulang dari honey moon mukanya seperti lagi sedang bermusuhan dengan Ethan? Apa Ethan menyakiti kamu saat honeymoon? Atau Ethan terlalu keras memasukannya? '' tanya bundanya dengan pertanyaan konyol.


" apaan sih bun kok pertanyaannya ambigu banget orang kita berdua nggak ngapa-ngapain juga'' balas Ethan.


"Terus itu Violla Kenapa? '' Tanya Lagi bundanya penasaran.


" nggak kenapa-kenapa kok bun'' Jawab Violla tersenyum, Lalu Violla pamit keatas untuk istirahat.


Ketika istri nya sudah keatas barulah Ethan berbicara.


''Bunda kepooo ihh sama urusan anak muda ooo..." ucap ethan langsung menuju keatas juga.


"DASARR ANAK DURHAKA KAMU'' Teriak sang bunda dari bawah.


To be continued

__ADS_1


__ADS_2