
Lisa sangat kesal dengan keberanian sahabat renata . Ia merasa di injak harga diri nya sebagai cwek populer di kampus ternama itu .
Lisa and the geng menyusun rencana untuk ngerjain mereka .
" Tunggu tanggal main nya " sambil tersenyum sinis, yu gais.
mereka bergegas pergi meninggalkan ruangan itu.
Lisa and the geng terbentuk sejak satu tahun yang lalu , mereka adalah wanita wanita cantik dan modis dan menjadi wanita terpopuler di kampus.
Gaya nya terlihat mencolok di banding mahasiswi lain .
Lisa sebagai ketua di ikuti dua teman nya agnes dan helen.
Lisa merasa berkuasa di kampus berkat ayah nya sebagai Dekan di fakultas tersebut.
lisa and the geng si tukang bully , selain usil mereka terkenal kejam , mereka suka ngerjain mahasiwa atau mahasiwi yang pendiam , selain itu mereka suka mengancam kepada siapa saja yang menghalangi keinginan nya.
lisa sudah beberapa kali di peringatkan dan akan di keluarkan dari kampus , namun karena ayah nya sebagai dekan yang lebih mempunyai wewenang di atas sgalanya.
sikap nya semakin sombong dan arogan , ia memanfaatkan jabatan orang tua nya untuk berbuat seenak jidat.
Berbeda dengan reino Anak si pemilik fakultas jabatan ayah nya lebih tinggi dari orang tua lisa . Namun ia tidak pernah bertingkah , bahkan ia menjadi salah satu mahasiswa berprestasi , sikap nya ramah , namun terkadang pecicilan .
Lisa sangat mengejar - ngejar reino , namun reino tidak pernah menggubris nya.
Lisa slalu menghalalkan segala cara untuk mendekati reino , ia slalu mencari celah untuk caper terhadap reino.
Namun , sampai sekarang reino tidak pernah melirik nya sedikit pun.
Lisa memang berparas cantik .tapi tingkah nya yang membuat reino tidak menyukai lisa.
agnes dan helen hanya sebagai pesuruh lisa , namun sebenar nya mereka baik . hanya saja mereka takut dengan lisa yang slalu mengancam.
...****************...
Pagi itu lisa and the geng telah menyiapkan sebuah jebakan untuk mempermalukan lisa.
" hee.." lisa tersenyum sinis.
renata yang berada tepat di depan mereka berjalan dengan santai tanpa menghiraukan tatapan sinis yang di lemparkan lisa.
" hey , anak bawang " sambil menepuk pantat renata dengan cat merah di tangan nya. mereka cengengesan seakan puas.
renata yang tidak menyadari bahwa ia telah di kerjain lisa and the geng .
__ADS_1
" aw , sakit " meringis namun tetap berjalan tanpa menoleh sedikit pun. sebenarnya ia mau melawan tapi pemikiran nya sudah lebih dewasa.
ya jelas lebih dewasa wong ia lebih tua dari mereka hanya saja , ia mengalami kejadian yang membuat nya berengkarnasi menjadi renata.ðŸ¤
Dasar bocah gumam nya dalam hati sambil menggeleng kepala.
renata melanjut kan langkah nya memasuki sebuah ruangan dan terduduk di sebuah kursi paling depan.
" Fokus re , fokus jangan teralih dengan masalah apapun " ucap nya ngomong sendiri.
" Darrr " suara mengagetkan dari belakang.
" Eris ?" mengusap dada nya kaget.
" renata " goda nya.
" dasar temen somplak "
" hehe , ya setidak nya kamu ketawa re, gak diem.. mulu ". ejek nya.
"eh re tadi gue lihat lisa and the geng di depan lagi cengengesan , kamu gak di apa- apain kan?" tanya eris cemas.
" enggak sih , cuman tadi temen nya lisa agnes pukul pantat ku "
" hah pukul pantat, mereka lesbi?" ucap nya kaget
" ya abis nya , aneh aja pukul pantat sesama perempuan " sambil melihat ke arah pantat renata.
" astaga re , pantesan ... mereka nempelin cat merah di celana lo."
" masa sih , " sambil melirik ke belakang
" ya tuhan , ada ada aja tuh kelakuan cewek gatel, sabar ya re " .
" udah , udah gak papa bisa di bersihin kok."
" untung saja belum ada orang yang lihat re, bisa bisa kamu di ketawain satu kampus ".
" untungnya , aku punya sahabat sepertimu ris." ucap nya tersenyum. Sambil bergegas ke toilet untuk membersihkan cat di celana nya
terkadang eris tak habis pikir dengan renata yang selalu di ganggu tapi, ia tidak pernah membalas atau marah . Hati mu terbuat dari apa re, pantas saja kalo kak reino sampai tergila - gila.
Waktu istirahat telah tiba Lisa and the geng bersiap untuk menyaksikan peristiwa memalukan renata. Mereka menunggu renata lebih dulu keluar dari ruangan .
" itu lis , itu dia si renata "
__ADS_1
" hhiiiiihi " sambil cengengesan
" jadi gak sabar gue " ucap lisa dengan wajah puas.
tapi ternyata mereka salah tidak ada kejadian yang aneh.
" lho kok , mereka gak menertawakan si renata" ucap lisa kesal
kedua teman nya hanya mngerutkan dahi dan mengangkat kedua tangan nya.
di lihat nya dari jauh , tidak ada bekas cat menempel di celana renata.
lantas lisa memarahi agnes dan helen.
" Kalian tuh Goblok, gak bisa di andelin " sembari marah dan meninggalkan kedua teman nya.
" lisa tuh bener - bener ya , lama - lama aku gak tahan kalo harus di injak injak seperti ini " ucap agnes.
" ya , gimana lagi nes , emang lo mau kalo sampe di keluarkan secara tidak hormat di kampus ini ,hah ? ayo ikuti lisa dan minta maaf ."
Dengan terpaksa mereka mengejar lisa dan memohon - mohon agar mendapat maaf nya.
" lisa , maafkan kami , kami telah berbuat salah tolong maafkan. " wajah mereka memelas.
" kalian harus berlutut dan mencium kaki ku " tegas lisa sambil menunjuk
mereka pun menuruti kemauan lisa dengan pelan mereka menundukan kepala di hadapan lisa dan mencium kaki lisa.
Tampak dari jauh reino yang memperhatikan tingkah lisa , lalu ia menghampiri mereka.
" Apa - apaan ini lisa? kamu tuh bener ya , sahabat sendiri aja di jadikan budak, kalo gini caranya mana bisa aku menyukai wanita penjahat seperti mu." ucap reino kesal dan meninggalkan lisa.
" tunggu rei , ini gak seperti yang kamu lihat , mereka hanya lagi berlatih drama ,rei... rei.." kaki nya tersandung dan terjatuh.
" tolong rei,, aw sakit " wajah nya memelas , namun reino tidak peduli sedikit pun . ia terus melangkahkan kaki nya menuju sebuah kantin
lisa meringis dan menjerit " reino.... awas kamu ya "
" Semua ini gara gara kalian " ucap nya kembali membentak helen dan agnes.
helen dan agnes membangunkan tubuh lisa yang terjatuh ke lantai dan membawa nya ke ruang P3k . walau pun sudah di tolong lisa masih tetap saja menggrutu dan menyalahkan kedua teman nya.
" Dasar tidak tahu terimakasih " bisik agnes
" hussss " sigap helen menyenggol tangan agnes.
__ADS_1
" kenapa gak mati aja sekalian , tanggung kalo cuma bengkak " ucap agnes sembari melangkah membawa minyak pijat.
lisa yang terbaring kesakitan dengan bibir manyun di tekuk . Ia sosok yang sangat manja , teman nya helen dengan sabar nya mengoleskan minyak pijat di kaki lisa.