
...Pak Amri yang hanya di beri tugas sebagai supir pribadi Renata....
...Pagi itu Renata yang pergi di jemput reino . Pak amri yang sigap mengetahui kepergian sang majikan. Pak amri menghampiri tuan wiratmaja yang sedang terduduk santai di ruang keluarga....
..." Tuan hari ini saya mau meminta izin pulang sebentar anak saya sakit pak"...
..." Ya sudah, pergi saja saya izinkan kamu untuk ambil cuti selama tiga hari dan kamu boleh membawa mobil itu."...
..." Oh, tidak papa tuan ,saya izin untuk hari ini saja "...
..." Urus dulu anak mu sampai sembuh, saya kasih izin selama tiga hari."...
..." Baik tuan, terimakasih tuan ,terimakasih " Dengan tubuh membungkuk seakan senang . Namun pada kenyataan nya ia menyusun rencana yang tidak terduga....
...Pak amri bergegas keluar memasuki mobil dan di nyalakan nya . Senyum nya menyeringai sinis rencana nya akan di mulai. Ia berpura- pura pergi dari rumah wiratmaja....
...Mobil itu di lajukan dengan cepat dan berhenti di sebuah rumah yang tak jauh dari rumah wiratmaja. Rumah itu sengaja di sewa oleh pak chakra untuk mempermudah rencana busuk nya....
...Dia memasuki rumah sederhana itu untuk mengganti pakaian nya....
...kini penampilan nya sudah berbeda balutan kemeja lengkap dengan balutan jas dan topi di pakai nya nampak rapi ....
...Ia melangkahkan kaki nya menuju rumah wiratmaja. ia melewati jalan belakang yang sudah di siapkan nya untuk lebih mudah memasuki rumah itu....
...Ia merencanakan dengan sangat matang bukan harus susah payah seperti pencuri . Bahkan mulai dari tangga dan peralatan lain nya sudah di siapkan....
...kaki nya memijak tangga yang di arahkan memasuki jendela tepat dimana kamar renata . Di buka nya jendela itu dan bergegas masuk ke dalam....
...Ia menghampiri sebuah laci dan mencoba membuka nya....
...Bibir nya menyeringai , laci itu tidak di kunci....
...Tangan nya langsung mengobrak abrik seisi laci dan benar saja barang yang ia cari benar-benar ada di laci itu....
...Dua bingkai foto ranti bersama arya masih tersimpan rapi . Pak amri segera mengeluarkan benda pipih di saku nya dan mengambil potret dua bingkai itu....
...Tak lupa juga memotret beberapa barang bukti untuk menyeret Renata keluar dari keluarga wiratmaja....
...Langkah nya kembali bergegas keluar dari kamar renata melewati jendela tadi....
__ADS_1
...Dan bergegas berlari ke arah rumah sederhana tempat dimana ia menyimpan mobil keluarga wiratmaja....
..." brukkk" Suara pintu mobil di tutup....
...langsung melaju cepat untuk mencari keberadaan renata....
...Dari yang ia dengar tadi pagi, renata akan pergi ke taman. Pak amri langsung mengarahkan kemudi nya menuju taman terdekat dan benar saja sesampainya di taman. Terlihat dua insan yang tengah terduduk di atas rerumputan....
...Dengan mata di balik kaca hitam melihat tajam . Tangan nya memegang benda pipih dan memotret nya dari jauh....
...Melihat ada pergerakan dari seseorang yang di awasi . Pak amri kembali menyalakan mobil nya .Namun kali ini ia tidak mengikuti renata melainkan melaju menuju suatu tempat yang berlawanan arah....
...Tak lama kemudian telah sampai di sebuah rumah mewah ,dan megah....
..."Tin...tinnn " Seketika gerbang mewah itu terbuka untuk pak amry....
...Pak amry langsung bergegas masuk ke dalam dan menuju sebuah ruangan yang telah di janjikan sang tuan....
..."Tokkk...tok " Suara mengetuk pintu....
..." Masuk " Terdengar suara tegas dati dalam ruangan....
..." kriiiiieettt...." Pintu di bukanya , dan nampak terlihat seorang paru baya terduduk di depan meja yang menghadap jendela....
..." Duduk, gimana sudah beres dengan apa yang saya suruh." ...
..." Sudah, tuan " Sambil memperlihatkan beberapa potret yang di dapat nya....
..." Bagus."...
...Dua potret yang dia dapat merupakan poto lawas ranti dan arya....
...Bibir nya menyeringai menakutkan....
..." Benar saja dugaan ku selama ini, dia adalah ranti si gadis kampung itu." Ucap pak chakra penuh kebencian....
...Namun mata nya melotot tajam ketika di perlihatkan potret selanjutnya. Tangan nya bergetar penuh amarah yang tertahan....
..." Kenapa tuan?" Wajah pak amri terlihat takut dengan ekspresi sang tuan....
__ADS_1
..." Ada hubungan apa gadis penyihir ini dengan pria di samping nya?" ...
..." Saya , kurang tahu pasti tuan, namun yang saya dengar dia adalah pacar nya non renata."...
..." Dasar goblokk... kenapa baru bilang,, hah " Amarah nya seakan membludak saat mengetahui cucu kesayangan nya menjalin asmara dengan renata....
..." Maaf tuan ." Dengan perasaan masih bingung karena pak amri tidak mengetahui pasti hubungan apa yang terikat antara pak chakra dan pemuda itu....
..." Asal kamu tahu, pemuda itu adalah cucu ku, dia pewaris tunggal keluarga chakra jaya. Mulai hari ini tugas mu saya tambah, saya tidak mau tahu kamu harus bisa menghancurkan hubungan mereka. PAHAMM !!" Tegas nya penuh ancaman....
..." Baik, tuan " ...
...Pak chakra melambaikan tangan nya ke arah pintu sebagai kode untuk perintah keluar....
...Pak amri dengan cepat keluar dari ruangan tersebut dan bergegas pergi. ...
...Kali ini ia pergi kerumah nya menemui istri dan anak nya dengan wajah berkeringat dingin dan nampak wajah memerah ....
..." Pak , pulang " kedatangan nya di sambut oleh sang istri dengan senyuman....
..." Iya, bu " Sambil terduduk lesu di sebuah kursi kayu....
..." Ada apa pak?" melihat sang suami yang nampak aneh , dengan segera mengambilkan segelas minum....
...Pak amri yang terlihat memikirkan sesuatu hanya berdiam tanpa kata....
...Istri nya semakin di buat kebingungan . Tidak biasa nya pak amri bersikap seperti ini. Namun seolah enggan bertanya dan memberi kesempatan untuk suami nya menenangkan diri....
...Tangan nya mengusap lembut punggung pak amri yang seketika memberi ketenangan dalam jiwa lelaki itu....
..." Terimakasih, bu . Bapak mau istirahat dulu." Senyum simpul kepada sang istri sambil melangkah menuju kamar....
..." Iya , pak biar ibu memasak dulu untuk makan malam nanti bapak istirahat saja di kamar ." Walau sebenarnya hati terus bertanya- tanya. ...
...Seakan penuh beban pak amri menjatuhkan tubuh nya di atas ranjang dan mengusap wajah nya kasar....
...Jika menuturkan kata hati nya ,ia sudah tidak mau jika harus mencelakai renata . Bagi nya renata adalah gadis yang baik jauh dari apa yang pak chakra kira. Tapi apa boleh buat kebutuhan untuk menghidupi keluarga lebih utama dari segala nya....
...Aku harus memikirkan cara yang bijak tanpa harus menyakiti apalagi sampai mencelakai non renata. batin nya....
__ADS_1
...Tapi permintaan sang tuan seakan mendesak nya . Hati nya terus berkelahi dengan keadaan. Situasi yang sangat membuatnya frustasi. Satu sisi dia takut dengan sang tuan kejam . Sisi lain dia tidak tega jika harus berbuat keji kepada majikan nya yang begitu baik ....
...Apalagi non renata, Hati nya kembali terenyuh sesaat ketika mengingat kebaikan renata...