Mertuaku Mantan Pacarku

Mertuaku Mantan Pacarku
bab 7 kantin bersejarah


__ADS_3

2 hari kemudian


Langit begitu cerah secerah wajah ranti yang begitu bersinar . Mata nya kembali berbinar , kesehatan nya kini sudah pulih.


hari ini adalah hari pertama ranti masuk kembali ke kantor setelah 2 hari kemarin dirinya terbaring sakit . Untung saja walau pun ranti sebatang kara namun banyak yang menyayangi nya di tambah teman baik nya Mira begitu sangat peduli terhadap ranti.


Nampak nya hari ini akan berbeda cerita dengan biasanya , tidak terdengar lagi suara klakson yang berbunyi nyaring dengan gaya usil nya bagas .


ya , hari ini ranti di jemput Arya untuk pergi ke kantor bersama , sudah nampak di sebrang sana mobil mewah berwarna hitam garang yang begitu mengkilap.


" Ranti melangkah kan kaki nya dan tersenyum kepada arya "


arya membukakan pintu untuk ranti sambil tersenyum dan berbinar .


" bruuummm " suara laju mobil arya.


di perjalanan


" ran "


" iya , pak ".


" jangan bilang pak dong, lagian kan kita seumur biar gak kaku " omel nya sambil menyetir


" oh iya , maaf kebiasaan " ungkap nya tertawa


kedua nya terdiam lama seakan bingung untuk mengawali pembicaraan . perasaan arya kalut , masih ada rasa takut untuk mengungkapkan semua nya sekarang.


begitu pun dengan ranti , dia terlihat canggung dan seolah tidak mengerti dengan semua perlakuan arya terhadap nya.


Aku kan perempuan masa iya aku yang mengawali, lagian takut salah mengartikan kebaikan nya arya " bisik nya dalam hati ranti.


" mmmm ran " terlihat cara bicara arya yang gugup


ranti hanya menoleh dan tersenyum


" Sebenarnya.. " ucap nya terpotong


" Sebenarnya apa..?" tanya ranti


" Masa kamu gak ngerti sih ran..." masih fokus sambil mengendalikan kemudinya


" Ya kan kalo gak ngomong mana aku ngerti. " ungkap ranti makin membuat arya gugup.

__ADS_1


" ya sudahlah, nanti istirahat temui aku di kantin ya."


tak lama mereka sampai di kantor , semua mata tertuju pada mobil mewah yang ternyata ranti keluar dari mobil itu bersama sang atasan tampan yang menjadi incaran kaum hawa disana.


jelas saja hari itu ranti menjadi perbincangan hangat di kantor .


" eh eh tadi gue lihat karyawan baru yang dari desa itu turun dari mobil bersama pak arya " ucap salah satu karyawan dengan ketus


" Masa sih ,, selera pak arya kampungan seperti itu " ungkap salah satu nya


" sudah lah positif thinking aja dulu , mungkin gak sengaja ketemu di jalan " ucap salah satu nya lagi


Ranti yang dari tadi di perhatikan orang orang dan di bicara kan hanya berjalan santai dan seakan tidak terjadi apa pun.


Malah Mira yang heboh membalas semua ucapan ketus dari mereka .


" sudahlah mir, gak penting juga"


" abis nya , kesel banget emang nya kenapa kalo kamu sama pak arya ? pak arya nya juga gak papa deket deket sama kamu , atau mungkin jangan jangan.." ucap mira sambil menyenggol tangan ranti sembari cengengesan .


" apaan sih mir , ah kamu tuh ya " pipi nya memerah malu


" kamu kenapa pipi nya jadi merah, emang aku ngomong apa?,,. mmm mmm " senggol nya lagi tangan ranti


...****************...


" hahh.. akhir nya "


suara helas nafas ranti sambil menggeliatkan tangan nya


" Hari ini pekerjaan begitu banyak dan melelahkan " keluh nya kepada mira


" Maklum lah kamu kan gak kerja selama 3 hari , jadi ya begini "'ucap mira


Mereka bergegas pergi ke kantin seperti biasa setiba nya di sana ranti melihat kesana kemari seperti ada yang dia cari.


" pasti cari pak arya " goda nya kepada ranti sambil mengangkat alis mata


" ssuuutttt , kalo ngomong di saring nanti orang lain pada denger." balas nya ketus


" haha, kalo iya juga gak papa, lagian masa kamu gak ngerasa kalo pak arya tuh suka sama kamu, jadi cwek kok gak peka " celoteh nya tak henti.


ranti yang hanya mengaduk aduk makanan nya seakan pura pura cuek padahal hati nya gelisah memikirkan arya yang tadi pagi mengajak nya bertemu di kantin.

__ADS_1


sudah hampir setengah jam aku disini , arya kemana? dasar cwok omongan nya emang gak bisa di pegang , ungkap ranti dalam hati nya yang merasa kecewa.


dia menepuk jidat nya sendiri , berfikir apa aku ini, belum apa apa udah baper lagian belum tentu juga arya benar menyukai ku , hah dasar ucap nya kembali dalam hati.


Dan betapa kaget nya ranti ketika ada suara dari panggung kantin di depan sana . di kantin itu memang bergaya ala cafe musikal sehingga banyak karyawan yang mengunjungi.


" lagu ini adalah lagu khusus untuk wanita di meja belakang sana " ungkap pria tampan yang tak asing itu, ia ternyata pak arya


semua pengunjung bersorak dan bertepuk tangan arya yang di kagumi banyak perempuan , dan sosok arya yang biasa nya tegas kali ini ia akan bernyanyi untuk seseorang yang nampak sederhana , namun memang di akui ranti memiliki paras yang cantik dan anggun.


semua mata menoleh ke belakang dimana meja yang di duduki oleh ranti dan mira.


" jreng....jreng" suara gitar di petik


" oh , tuhan ku cinta dia , ku sayang dia , rindu dia inginkan dia , utuhkanlah rasa cinta di hati ku... hanya pada nya untuk dia "


semua terhanyut dengan suara arya yang merdu di iringi petikan gitar yang terasa menyatu sempurna dengan lagu yang begitu manis. seakan mereka merasakan indah nya ungkapan lagu itu.


Ranti


pipi nya memerah , dan tidak menyangka ungkapan itu arya sampaikan di depan semua orang , tubuh nya bergetar jantung nya berdebar , mulut nya seakan tak mampu berkata lagi , Mira yang memeluk ranti seakan ikut terhanyut .


" mmm ran pak arya so sweet banget ya "


arya menghampiri ranti dan berlutut di depan ranti layak nya sang pangeran berlutut pada sang putri .


ranti sangat terharu dengan perlakuan arya yang begitu gentle padahal arya adalah staff di kantor itu sedangkan ranti hanyalah karyawan biasa.


ranti menatihkan tubuh arya dan langsung memeluk nya .


" terimakasih arya , terimakasih atas perlakuan mu yang begitu romantis " ranti terisak


" lho kok malah sedih , kamu sangat spesial dan harus di perlakukan spesial " ungkap nya sambil mengusap air mata yang terjatuh.


" jadi ini , apa arti nya kamu mau jadi pacar ku " tanya arya meyakinkan.


" kalo aku tolak, pasti tadi aku tidak akan memeluk mu ya " jawab nya tersipu


arya memeluk nya dan beranjak membawa ranti ke atas panggung dia membuat pernyataan di depan semua orang.


" Sekarang dia resmi menjadi pacar ku , jika ada salah satu dari kalian yang mengganggu nya berarti sama dengan mengganggu ku " arya kembali memeluk ranti dan mencium kening nya.


semua bersorak untuk tanda jadi mereka suasana kantin menjadi bising tidak ada satu pun karyawan yang menyangka pak arya yang tegas bisa berlaku seromantis ini.

__ADS_1


padahal selama ini arya tidak pernah terlihat menggandeng wanita dan baru kali ini arya menyatakan perasaan nya terhadap wanita yang bahkan di depan umum .


__ADS_2