Middle Of The Night

Middle Of The Night
Chapter 02 [Mencari jalan pulang]


__ADS_3

..."Apa kalian sudah menemukan putri ku?"...


Beberapa prajurit yang sedang berdiri di hadapannya tidak menjawab dan hanya menundukan kepala.


..."Sungguh!?" Dia berdiri, kemudian berteriak sangat kencang....


Lima prajurit itu menganggukan kepalanya.


..."Maafkan kami Baginda Raja. Kami sudah berusaha mencari Nona Elora, tapi hasilnya nihil, entah harus kemana lagi kami mencarinya!" Suaranya terdengar lirih penuh penyesalan....


..."Apa menurut kalian meminta maaf saja cukup!" Dia berteriak....


Beberapa prajurit semakin menundukan pandangganya karena merasa takut dengan seorang pemimpin, yang kini berdiri di hadapan mereka.


..."Naga itu membawa Putri ku bersamanya! dan kalian berbicara seolah sudah memutari dunia ini? cepat cari kembali! aku tidak mau jika kalian pulang dengan tangan kosong lagi. Atau nyawa kalian sebagai gantinya!" Ucapnya penuh penekanan....


..."Ba-baik Baginda. Kami akan segera mencarinya lagi, dan kami pastikan ... kami pulang membawa Tuan putri kembali kesini." Ucap mereka dengan sangat bersungguh-sungguh....


Mereka segera bergegas pergi, meninggalkan Charles yang kembali duduk denga wajah sendu penuh keterpurukan.


..."Dimana kau Elora? sunggu jika terjadi sesuatu kepada mu! aku tidak akan mampu memaafkan diriku sendiri." Charles berbisik pelan....


Pria itu menghempaskan punggung pada sandaran kursi kebesarannya yang berada di belakang. Sampai tepukan seseorang terasa dan kembali membuatnya duduk tegap seperti semula.


..."Aku tahu ini sulit, tapi bisakah kamu tidak seperti ini? aku merasa sangat rapuh jika kau sangat terpuruk!" Seorang wanita dengan mahkota kecil yang melingkar di keningnya bersimpuh....


Charles tersenyum tipis, kemudian mengusap rambut panjang milik sang istri.

__ADS_1


..."Aku tidak terpuruk, ... aku hanya sedang memikirkan cara! bagaimana aku bisa menangkap Naga itu, dan membunuhnya dengan segera, agar Elora dan Rakyat kita aman dari kelakuan bringas nya."...


Charles berusaha lebih tegar lagi, agar istrinya tidak terlalu bersedih. Meski jauh di dalam hatinya di menjerit dan berteriak menginginkan Elora segera kembali.


***


Mata Elora kembali mengerjap, saat kesadarannya kembali tertarik sepenuhnya. Dia mengubah posisi bersandar menjadi duduk, kemudian menoleh kearah samping. Tempat dimana pria yang berdarah-darah di temukan ya tadi.


..."Kemana dia?" Elora bangkit, pandangannya meneliti sekitar....


Hutan itu kembali terlihat kosong, dan tidak menyisakan siapapun sejauh mata memandang, hanya tinggal dirinya sendiri di dalam hutan sana.


Elora kembali melangkahkan kaki, mengikuti jalanan kecil, berharap agar dia bisa keluar dari dalam sana.


..."Astaga sebenarnya aku ini ada dimana? kenapa aku tidak mengingat sesuatu sama sekali!" Elora menggerutu kesal....


Dia terus berjalan, sambil terus mengumpat karena tak kunjung menemukan jalan keluar. Apalagi di tambah rasa kesalnya kepada pria yang beberapa waktu lalu dia temukan, dia benar-benar pergi tanpa sepatah kata pun hanya untuk mengucapkan kata perpisahan.


Dia tersenyum, dengan cepat Elora berlari kencang, berusaha mendekati mereka dan berharap bisa segera keluar dari dalam hutan sana.


..."Nona Elora!"...


Seseorang menghentikan langkahnya, seraya berteriak.


..."Akhirnya kami bisa menemukan mu! hari sudah semakin larut, dan Baginda sudah sangat mencemaskan anda!" Ucapan itu sontak membuat Elora menghentikan langkah kakinya....


Dia terdiam untuk beberapa saat, menatap beberapa pria berpakaian bak prajurit perang. Mereka memakai baju besi juga pedang panjang di tangannya.

__ADS_1


..."Mari pulang Nona." Salah satu dari mereka tampak berjalan lebih mendekat lagi....


..."Ka-kalian, ... me-mengenal ku!?" Elora menunjuk dirinya sendiri dengan ekspresi wajah yang terlihat sangat kebingungan....


..."Tentu saja kami mengenal anda! Anda putri dari Raja kami!" Katanya sambil tersenyum....


Elora menggeleng-gelengkan kepalanya, kemudian di muncul beberapa langkah, berusaha menjauh dari gerombolan prajurit itu.


..."Tidak mungkin jika aku adalah putri Raja!" Cicit Elora dengan wajah yang kini terlihat semakin bingung....


..."Mungkin dia hilang ingatan, kita tidak tahu apa yang terjadi setelah Naga itu membawa Putri Elora bersamanya!" Salah satu prajurit itu berbicara kepada temannya....


..."Sebaiknya Nona Elora segera ikut dengan kami. Selain Baginda dan Ibu Ratu sudah sangat ketakutan karena anda menghilang, ... disini juga terdapat beberapa hewan buas, yang mungkin saja bertemu anda, dan menjadikan putri Raja Charles kami sebagai santapan malam mereka."...


Deg!!


Jantung Elora terasa berdebar semakin kencang. Dia menoleh kearah belakang, kemudian kembali menatap para prajurit itu.


..."Disini ada Singa?" Elora berusaha memastikan....


..."Siluman Naga pun ada Nona, jadi sebaiknya mari ikut bersama kami."...


Elora mengangguk-anggukan kepala, kemudian dia berjalan terlebih dulu.


..."Aih kenapa aku tidak mengingat apapun!" Elora menggaruk kepalanya....


..."Tidak usah terlalu di buat pusing Nona, ingatan Anda akan kembali seiring berjalannya waktu." Ucap salah satu dari mereka....

__ADS_1


Elora terus berjalan, di ikuti beberapa orang yang mengawalnya dari belakang.


..."Sungguh aku ini siapa?" Batinnya kembali bertanya....


__ADS_2