
"kamu yang waktu itu di warung makan? " tanya cila
" eh maksud nya bapak " kata cila
" kamu benar " balas Tama dengan senyum manis nya
deg deg deg
hati cila sedikit luluh melihat senyuman Tama
"hmm mengapa bapak terima saya jadi sekretaris bapak ,saya enggak punya pengalaman pak ,saya juga cuma Tamatan SMA saja " kata cila
"saya tau kamu tidak punya pengalaman nanti asisten pribadi saya akan membantu kamu dan kamu bisa bertanya pada saya dan asisten saya ,nanti jika ada yang mau di pertanyakan ,kamu bisa belajar mulai hari ini ,dan tidak apa apa saya hanya mau membantu kamu " kata Tama serius dengan ucapan nya
" terimakasih pak ,tapi saya jadi tidak enak kepala karyawan lain , seharusnya saya jadi pegawai office atau para staf atau ob " kata cila gemetar
" sama sama ,kamu tidak usah sungkan ,saya yang punya wewenang di sini, tidak ada yang bisa menentang saya " kata Tama santai
" hmm baiklah ,jadi saya mulai bekerja sekarang pak?" tanya cila .
" iya ,duduk disana ,itu meja kerja kamu " kata Tama
" hmm apa iya pak kenapa tidak di ruang lain saja ,saya takut mengganggu bapak nanti nya dan saya enggak enak kalau bapak tidak nyaman " kata cila lembut .
"tidak usah berfikiran macam macam ,saya malahan senang ada kamu di sini " kata Tama tidak sadar dengan omongan nya
" hah ...eh maksud bapak apa " kata cila bingung dengan ucapan Tama barusan .
__ADS_1
" tidak apa apa ,tidak perlu di bahas " kata Tama gugup
" baiklah pak". kata cila sambil melangkah kaki nya menuju meja tempat dia sekarang bekerja
" oh ya jangan panggil saya bapak ,saya masih muda gini di bilang bapak " kata Tama di sela canda nya
" iya pak ,eh tuan " kata cila
" tuan ,emm tidak masalah " kata Tama
author:. sebenernya bapak sama tuan sama aja sih wkwkwk cuma kalau bapak ya kan kayak udah punya anak gitu terus tuan sih kayak gimna ya heheh kayak jomblo lah hhh
Tama berjalan menuju meja cila dan memberikan lebaran lembaran berkas yang harus di cap.
" ini pekerjaan pertama mu ,tinggal cap saja ,jika sudah selesai taruh saja di meja saya " kata Tama
cila mengerjakan nya dengan cekatan karena terlalu bersemangat ,Tama yang melihat pun jadi menyunggingkan senyuman nya ,waktu pun berlalu cila sudah selesai dengan kerja nya dan akan menepati waktu makan siang
" ini pak berkas nya sudah saya cap semua " kata cila ramah
" hmm ya taruh saja di sana " tunjuk Tama di meja sebelah kiri
cila yang ingin kembali ke meja nya terhenti karena ajakan Tama
" ini kan waktu makan siang ,gimana kalau kamu ikut saya makan siang bersama " kata Tama serius
" bapak ajak saya ya" kata cila sambil berbalik
__ADS_1
" ya iyalah lagian sama siapa lagi saya bicara disini cuma ada saya dan kamu " kata Tama
" baiklah terimakasih tuan " kata cila
"kamu yang teraktir ya " canda Tama
cila diam dan tidak enak ...
" maaf tuan saya pinjam uang tuan dulu, saya belum punya uang,nanti kalau udah gajian saya ganti " kata cila sambil menundukkan kepalanya
" hhh kamu ini serius sekali ,saya hanya bergurau saja ,kan saya yang ajak, saya yang teraktir dong " kata Tama
" terserah tuan saja " kata cila
di saat mereka keluar ,Tomo langsung mengajak makan siang bersama dan langsung di tatap tajam oleh Tama karena rencana nya makan berdua gagal
" yuk tam makan di kantin ,yuk cila " ajak Tomo juga
" eh iya tuan " kata cila
tomo yang mendapat tatapan mengerikan pun mengerti maksud Tama
hhhh gak sia sia dong gue ajak makan siang bersama ,ternyata Tama udah ngerencanain makan berdua sama cila ,gue mau liat seberapa bucin nya dia suka sama cewek hhhh ; batin Tomo .
yaa Tama tidak pernah pacaran sebelum nya ,jadi hal ini begitu langkah guysss
bersambung:)
__ADS_1