
" mas bantuin aku ke kamar mandi ,badan ku rasa nya remuk semua ,bahkan kaki ku lemas " keluh cila.
"iya " dan cup Tama mengecup pipi cila dengan gemas.
" iihhh masss udah dong cium nya " ujar cila kesal dengan Tama .
" hhh lagian kamu lucu banget honey kalau lagi malu " ujar Tama .
" mass aku tu mau mandi " ujar cila merasa tidak nyaman dengan bagian bawah nya .
" iya iya " ujar Tama berangkat dari tempat tidur dan memakai bokser nya yang berada di lantai .
" sebentar ya mas siapin air panas dulu buat kamu " ujar Tama berjalan ke kamar mandi dan menyalakan keran air panas.
" ayoo udah mas siapin " ujar Tama berjalan ke arah cila dan menggendong cila dengan mesra .
" mass turunnn,cila bisa sendiri " ujar cila malu untuk pertama kali nya dia di gendong Tama apa lagi di posisi cila yang tidak berbusana .
" honey kaki kamu tu lemas ,kamu lupa ya " ujar Tama .
" oh iyaa " ujar cila .
sesampainya di kamar mandi ,Tama menurunkan cila di buthup , Tama bingung karena cila terus menunduk .
" honey kamu kenapa hemmm ?" tanya Tama .
" hah emang nya aku kenapa " ujar cila .
" Kamu tu dari tadi cuma nunduk aja " ujar Tama .
" hemm aku malu mass " ujar cila merona .
" hahaha kamu ngapain malu honey ,aku tu udah liat semua yang ada di tubuh kamu " ujar Tama menggoda .
" iihhh mas ngeselin , sana mandi " kesal cila .
" mau mandi bareng kamu honey " goda Tama.
" gak mandi di shower aja " ujar cila kesal .
" beneran gak mau di temenin mandi nya " ujar Tama menggoda.
" ihhh mass nanti aku gigit loh " ujar cila .
" yaudah gigit aja kalau kamu bisa ,lagian mas suka kok kamu gigit mas kayak semalem " goda Tama membuat cila tidak bisa lagi berkata kata .
__ADS_1
" hahahah " tawa Tama menuju shower .
Tama senang mengerjai istri kecil nya itu .
" ihh ngapain juga sih aku mendesah semalem , kuatt lagi ...ihhh malu kannn " cemberut cila di dalam buthup .
saat cila mau buang air kecil tiba tiba cila berteriak kesakitan.
" auuu ...auuu " ringis cila .
Tama yang baru selesai mandi langsung melilitkan handuk nya batas pinggang dan menghampiri cila.
" kenapa yank " khawatir Tama .
" ini mass sakit bangattt " rengek cila .
" apa nya ?" tanya Tama pura pura polos.
" punya aku mass " ujar cila .
" sini mass lihat " ujar Tama membuka kedua paha cila .
" jangan ahh " ujar cila menepis tangan Tama .
" yaa aku malu mass " ujar cila .
" ya ampun honey kan udah aku bilang aku tuh udah liat setiap lekuk tubuh kamu " ujar Tama
" yaudah " ujar cila .
Tama pun terbelalak melihat di depan nya yang sedikit berlendir dan berdarah bahkan sedikit robek akibat perbuatan nya semalem.
" yaudah selesaiin dulu mandi nya ,baru nanti di obatin " ujar Tama
" iya " ujar cila
Tama memandikan cila dengan telaten dan mengangkat cila dan mendudukkan cila di sofa .Tama mengambil baju untuk nya dan untuk cila .Tama Mengganti pakaian nya dulu di depan cila membuat cila terdiam dan malu .
" sini aku pakeiin baju untuk kamu " ujar Tama .
" iya " ujar cila pasrah .
lalu Tama memakaikan pakaian untuk cila dengan telaten ,lalu Tama membersihkan tempat tidur yang ada bercak darah bekas kegiatan mereka semalam.
" aku pesan obat nya dulu ya " ujar Tama lembut .
__ADS_1
" mas beli nya di mana ?" tanya cila.
" nich aku lagi pesan lewat gojek " ujar Tama .
" mas tau obat itu dari mana ?" tanya cila.
" yaa dari google honeyy " ujar Tama .
dan selang berapa menit akhirnya yang di pesan datang.
toktoktok.
" iya sebentar bi " ujar Tama .
" ini dari gojek kata nya punya den Tama " ujar bibi Siti ramah menyerahkan kresek di tangan nya.
" iya Bii, lanjutan lagi perkejaan nya " ujar Tama ramah mengambil kresek di tangan Bii siti.
" iya den " ujar Bii situ lalu turun ke bawah .
bii siti sudah bekerja di rumah Tama sekitar 10 tahun.
" nich udah ada obat nya , sini aku obatin " ujar Tama membuka selimut yang cila pakai .yaa cila memang belum memakai celana nya .
" hati hati mass " ujar cila takut.
" iya , gak usah takut " ujar Tama dan mulai memoleskan salep itu ke **** ********** milik cila.
" auuu ...auuu sakit mas " keluh cila dan memegang lengan Tama dengan kuat.
" sabar honey nich sebentar lagi udahan kok " ujar Tama .
" nah selesai " ujar Tama .
" makasih mass " ucap cila .
" iya ,mas ambilkan celana kamu dulu " ujar Tama menuju lemari dan memasangkan celana cila dengan hati hati.
bersambung:)
jangan lupa di like dan vote ya teman-teman
makasih udah mau nunggu kelanjutannya
terimakasih:))
__ADS_1