Mimpi Yang Nyata

Mimpi Yang Nyata
eps 16 : menyatakan perasaan


__ADS_3

setibanya di ruangan CEO ,cila semakin bingung karena baru kali ini dia melihat Tama yang datar kepada nya ,cila gelisah dan bingung .


" tuan mau bicara apa " kata cila duduk di meja nya


" emm kemari sebentar " kata Tama sambil duduk di sofa khusus ruangan CEO


cila menghampiri Tama dan duduk di sebelah Tama


" sudah tuan " kata cila


" emm kamu tau siapa yang suka sama saya " tanya Tama


" hah mana saya tahu tuan ,saya rasa semua wanita di sini mendambakan tuan , karena tuan seorang CEO yang tampan, bijaksana dan sangat baik juga " kata cila


" saya tampan bukan " kata Tama


" iiiya tuan ,kenapa " kata cila gerogi ,kini Tama mendekat kan wajah nya ke wajah cila


" apakah kamu termasuk wanita yang menyukai saya karena harta " kata Tama


" tidak tuan ,saya lebih baik mencintai lelaki yang sederhana dari pada kaya tapi sombong tidak mau bersedekah ,saya juga tidak melihat seorang lelaki dari kekayaan nya tapi dari ketulusan hati nya " kata cila tanpa sadar bahwa Tama mengembangkan senyuman nya karena mendengar jawaban cila ,Tama paling suka tipe seperti cila


"sama saya juga sependapat dengan mu ,bukan kah saya tidak sombong " kata Tama


" tidak tuan " kata cila


" lalu " kata Tama yang membuat cila bingung


"lalu apakah saya pria yang berhati baik " timpal Tama lagi membuat cila mengerut kan kening nya


"tentu saja tuan ,anda sangat baik kepada semua orang ,waktu itu saya pernah melihat tuan sedang menolong kakek kakek di pinggir jalan ,bahkan saya juga melihat tuan berada di panti asuhan untuk memberikan mereka kebutuhan " kata cila membuat Tama terkejut bagaimana cila bisa tau


" kamu tahu dari mana" kata Tama


" tentu saja saya tahu tuan ,kan panti nya di dekat warung ,jadi saya melihat nya dengan mata kepala saya sendiri " kata cila

__ADS_1


"oooo " kata Tama berOria


" lalu " ujar Tama


" lalu apa tuan saya tidak paham " kata cila


" lalu apakah kamu juga menyukai saya " kata Tama


" etss jangan jangan kamu memang sudah menyukai saya dari dulu ya " goda Tama


deg deg deg jantung cila berdebar sangat kencang seperti sehabis lari maraton , bagaimana tidak CEO nya ini menanyakan hal seperti itu ,yaa cila memang menyukai Tama ,tapi cila tidak menyangka jika Tama akan bertanya seperti ini


" kenapa bengong " kata Tama


" eh tidak tu tuan " terbata cila


" iya kan benar kan dugaan saya "kata Tama goda lagi


" ke... kenapa tuan bicara seperti itu " kata cila


" sudahlah kamu jawab saja ,suka kan pada saya ,hayyo jujur loh " goda Tama lagi


arghhh apa yang harus aku katakan,apakah aku harus jujur jika aku menyukai bos ku ini ,tapi aku sangat malu : kata cila dalam hati


Tama yang menyadari bahwa cila malu pun mengangkat dagu cila ,kini kedua nya saling tatap ,cila yang masih malu memalingkan wajar nya yang masih merah seperti kepiting rebus


" kenapa wajah mu jadi merah ,kamu malu ya ,sudah jujur saja tidak susah kok " kata Tama


" emm iya tuan ,maaf kan saya jika saya lancang menyukai tuan " kata cila ,kini cila benar benar malu bahkan rasa nya wajah nya sudah tebal


Tama yang mendengan tuturan cila sangat senang ,bahkan Tama memegang tangan cila yang ternyata sudah dingin karena gugup


" eh tuan ,apa yang anda lakukan " kata cila gugup tangan nya di pegang Tama


" tentu saja memegang tangan mu ,apakah kau tahu bahwa aku juga menyukai mu sejak pertama kali kita bertemu ,aku selalu memikirkan mu sepanjang hari ,bahkan aku selalu mimpi tentang mu " kata Tama tidak ragu lagi mengungkapkan isi hati nya

__ADS_1


cila terngaga ,bahkan jantung nya berdegup kencang ,dia tak menyangka bahwa bos nya memiliki perasaan yang sama terhadap nya


" tidak usah menganga seperti itu kau mau makan lalat y ,atau mau di cium " kata Tama sambil menggoda cila


bukan hanya cila saja yang jantung nya berdegup kencang tapi Tama juga seperti itu tapi dia dengan berusaha memasang wajah calm down nya


" tidak tuan ,tuan bercanda nya ada ada saja " kata cila takut ke geeran


" mana ada saya bercanda ,saya serius Pricilla ,saya juga menyukai kamu ,kamu tatap mata saya apakah saya berbohong " ujar Tama serius


cila menatap mata tama,di cari nya celah kebohongan ,tapi tidak ada ,cila kembali menundukkan kepalanya


"jadi kita kan sama sama punya perasaan bagaimana jika ke tahap yang lebih serius" ujar Tama membuat cila melotot bahkan bola mata nya hampir mau copot


" Aaaa apa maksud tuan " kata cila


" tentu saja saya mau kamu menjadi kekasih saya " kata Tama


" apaa ,tuan seriusan , bagaimana dengan kekasih tuan ,saya tidak mau berurusan dengan nya " kata cila


" Dengar cila ,saya tidak pernah jatuh cinta ,kamu lh cinta pertama saya ,jika kamu tidak percaya tanyakan saja pada asisten saya sekaligus sahabat saya Tomo " tegas tama tidak main main dengan ucapan nya


"OOO,masa pria seperti tuan tidak pernah jatuh cinta dengan seorang wanita ,kan banyak wanita lain yang lebih dari saya ,di bandingkan dengan saya ,saya tidak apa apa tuan ,saya rasa saya tidak pantas menjadi kekasih tuan " lirih cila


" ya ,memangnya kamu sudah pernah jatuh cinta juga sebelumnya ,tidak ada wanita lain yang dapat memikat hati saya selain kamu ,kamu pantas saya tidak peduli pendapat orang lain ,karena saya selama ini sudah mencoba mengenal kamu " tegas dan serius Tama


" belum juga tuan,saya juga baru pertama kali ,terserah tuan saja kalau begitu " ujar cila malu


" jadi kita kekasih ya " kata Tama


" kamu mau kan jadi kekasih saya ,saya serius sama kamu , insyaallah nanti saya akan memperkenalkan kamu kepada orang tua saya " ujar tama serius dengan ucapan nya barusan.


"........"cila


bersambung :)

__ADS_1


ayo dukung author yaa ,di like, komen ,dan tambahkan ke favorit kalian ,supaya enggak ketinggalan cerita berikut nya :))


semoga suka'))


__ADS_2