
di dalam mobil cila masih mengingat hangat nya keluarga tama,bahkan mereka menerima cila di dalam keluarga itu, cila sangat senang ,bahkan sepanjang perjalanan cila terus tersenyum ,Tama yang melihat cila terus tersenyum pun tahu apa sebab nya.
" kamu kesurupan yaa sayank " kata tama
cila masih belum menyadari jika Tama berbicara.tama pun menggeleng kepala nya ,lalu Tama memegang tangan cila ,membuat cila kaget dan melepaskan tangan Tama.
" kenapa ?" tanya cila malu.
" aku tadi panggil kamu ,kamu kenapa senyam senyum terus " kata Tama.
" ehmmm gpp cuma senang aja " kata cila.
" terserah asal kamu bahagia" kata Tama sambil mengelus kepala cila ,membuat jilbab cila berantakan.
" tuh kan berantakan" kata cila
merapikan jilbab nya yang sudah di acak Tama, sebenarnya cila juga malu di perlakukan romantis itu .cuma cila tidak mau memperlihatkan nya kepada tama.cila memalingkan wajah nya ke arah jendela.
sesampainya di kontrakan cila .
" makasih " kata cila sambil tersenyum manis.
" masa makasih dong ,gak ad lebih ya" ujar Tama.
" maksud kamu apa" ujar cila tidak paham keinginan Tama.
" gpp belum boleh soal nya " kata Tama malu.cila menyadari jika Tama ingin di cup pipi nya.
" yaudah halalin aja " kata cila keceplosan.
"eh maksud aku gak gitu " kata cila kebablasan.
" hahah gpp kok sayank aku paham" kata Tama.
" udah malam ni byeee aku pulang dulu " kata Tama.
" byee " mata cila.
Tama pun melajukan mobil nya dan sekarang sudah tidak terlihat lagi dari hadapan cila.cila masuk ke rumah lalu ke wc untuk cuci kaki dan muka karena sehabis dari luar ,lalu cila mengambil air wudhu untuk solat isya,dilihat nya jam sudah menunjuk kan pukul set 9 .
selesai solat cila mengutak ngatik handphone nya ,dan mengirim pesan ke ibu nya kejadian hari ini ,cila sangat sangat senang.
semoga ini terus berlanjut: kata cila
__ADS_1
lalu cila pergi ke kamar nya dan merebahkan tubuh nya di tempat tidur yang berukuran kecil itu,hanya muat untuk satu orang saja.
tak lama cila pun terlelap di alam tidur nya.
*****
sedangkan Tama di rumah nya pun sama sambil mengingat orang tua nya yang sepemikiran dengan nya untuk segera menikah.tama sangat bahagia selama bersama cila ,yaa walaupun masih terbilang baru.
Tama melihat handphone nya sudah pukul 9 malam ,Tama ingin menelpon cila ,tapi setahu Tama cila tidur cepat jadi Tama menaruh kembali handphone nya .Tama merebahkan tubuh nya juga di kasur nya yang besar.
Tama pun ikut terlelap.
" cila saya serius sama kamu ,saya mau menikahi kamu ,apa kamu terima" kata tama dengan wajah serius dan gugup.
"hmmm saya takut saya tidak pantas dengan kamu tam " kata cila lirih .
" kenapa kamu bilang seperti itu sayank,saya tidak butuh apa apa dari kamu ,saya hanya butuh kamu terima saya dan jadi pendamping saya seumur hidup dan kita membesarkan anak anak kita bersama nanti " kata Tama tegas.
" jadi tolong jangan kamu bilang tidak pantas bersanding dengan saya cila,saya serius sama kamu cila ,bahkan saya sudah melamar kamu,hanya karena omongan orang itu kamu percaya bahwa saya seperti itu " kata tama lagi meyakin kan cila .
" terimakasih sudah mau menerima segala kekurangan ku,maaf jika aku sempat meragukan mu" kata cila menangis .
Tama sebenar nya ingin memeluk cila ,tapi belum tidak boleh ,jadi Tama menepuk pundak cila dan berkata ....
" iyaa" kata cila sambil menghapus air mata nya.
" jadi kamu mau kan menikah dengan saya ?" tanya Tama kepada cila.
" mau " kata cila malu .
mereka sedang berada di taman dan duduk sambil melihat bintang di langit ,angin yang sejuk menembus baju yang mereka pakai ,cila pun kedinginan dan memegang badan nya.tama yang tahu cila kedinginan segera melepas jaket nya dan memberikan nya ke cila.
" pakai ini nanti kamu sakit ,saya tidak mau pernikahan kita batal "kta Tama bercanda sedikit.
" terimakasih ,kamu pria yang sangat baik yang pernah aku temui " kata cila sambil memasang jaket Tama di badan nya.
" sama sama,tentuuu " kata Tama tersenyum.
cila pun meyederkan kepala nya ke bahu Tama .tama dengan senang hati menerima nya.
Tama terbangun dari tidur nya karena silauan cahaya matahari dari balik jendela kamar nya menembus gorden nya.tama duduk di tepi ranjang.dan mengingat ingat mimpi nya barusan.
" ahh mimpi lagi ,semoga mimpi yang indah ini jadi nyata juga sama seperti mimpi kemarin,dan aku tidak sabar ingin hal itu terjadi " kata tama sendiri.
__ADS_1
Tama beregegas mandi dan solat ,lalu bersiap siap kerja ,lalu dia turun ke bawah untuk sarapan.
Tama berjalan sambil terus tersenyum ,ayah Tama pun bingung dengan anak nya yang pagi pagi sudah seperti apa.
" wah anak ayah pagi pagi sudah senyum melulu " kata ayah Tama.
" hehehe lagi senang aja yah " kata Tama.
" yaa iya lah nama nya juga udah di restu orang tua kan enak " timpal adik nya Tama intan.
" haduh jadi ingat masa muda deh yah ,yaa begini deh anak yang baru jatuh cinta " kata bunda nya tama.
" iya Bun ,ayah juga sama " mata ayah Tama .
mereka pun tertawa dan bercanda canda sambil sarapan ,yang biasa nya hanya keheningan kali ini mereka sambil membahas cila.
Tama berangkat ke kantor ,tapi dia pergi ke kontrakan cila dulu ,dan ternyata cila sudah pergi duluan ,dilihat nya jam sudah pukul 07.00 pagi .
" yaa telat deh jemput nya ,tapi gpp lh ,eh dia jalan kaki atau gimna berangkat nya " pikir Tama.
Tama melajukan mobilnya nya ke kantor ,sesampai nya di kantor ,banyak karyawan yang menyapa Tama bahkan Tama balas dengan senyuman.karyawan terheran heran baru kali ini Tama membalas sapaan karyawan .
yaa Tama kan bos yang dingin dan cuek , semenjak bertemu cila ,Tama berubah 💯% .
Tama sudah melihat cila yang sedang melihat lihat berkas yang perlu di atur.
" pagi darling " kata Tama menghampiri cila
" pagi " kata cila dengan senyuman manis nya .
" sayank jangan senyum seperti itu yaa di depan orang lain ,hanya boleh di depan saya aja " kata Tama .
" kenapa?" tanya cila polos.
" nanti akan ada yang tertarik sama kamu ,dan saya tidak mau hal itu terjadi" kata Tama cemburu.
" hhhh yaudah ,kok jadi posesif sih " kata cila.
" gpp dong " kata Tama .
bersambung:))
jangan lupa di like dan vote kalian ya:)
__ADS_1
terimakasih:)