Mimpi Yang Nyata

Mimpi Yang Nyata
eps 25: kehebohan di kantor


__ADS_3

" apa sih dek ,buk aku mau mandi dulu " kata cila meninggalkan semua orang yang sedang menggoda nya.


sedangkan Tama hanya tersenyum kikuk...


cila masuk ke kamar nya dan segera mandi ,sambil mandi cila tersenyum terus terusan mengingat moment hari ini.tama pun sama dia tersenyum sendiri mengingat kegiatan hari ini.


" waduhh anak ayah udah senyum senyum sendiri ni " kata Hery ayah tama. nama Ayah Tama Hery Prasetya.


" heheh..." cengingir Tama.


Tama pun mandi di kamar mandi umum ,cila mandi di kamar mandi orang tua nya .kebetulan mereka punya kamar mandi 2.


selesai mandi cila keluar dari kamar orang tua nya bersamaan dengan Tama yang sehabis keluar dari kamar mandi ,karena kamar mandi dan kamar orang tua cila berdampingan.


" tuh kan keluar nya aja sama sama ,gini nih jodoh emang " kata ibuk nya cila.


lagi lagi keluarga nya menggoda cila dan Tama .cila dan Tama duduk di depan tv bersama keluarga nya ,waktu pun menunjukkan pukul 1 8 :0 0 w i b.


" ayoo solat di masjid " ajak bapak cila pada semua orang.mereka pun pergi ke masjid di dekat sawah sambil berjalan kaki , sesampainya di masjid itu mereka sholat dan bapak nya cila jadi imam masjid nya.selesai solat mereka pulang.


Tama mengajak cila membeli sesuatu untuk di makan di rumah nanti.cila pun berpesan untuk membeli martabak saja.di sebrang sana .


" pesan rasa apa yank " kata Tama.


" ehmm pak Dhe pesan rasa coklat satu keju satu ya " pesan cila .


" iya neng ,neng cila udah nikah ya udah lama gak lihat neng cila " kata pak Dhe penjual martabak.


" belum pak ini baru lamaran ,doakan kami semoga menuju pelaminan secepatnya " kata Tama.


" Alhamdulillah aminn " kata nya.


" cila kerja di kota pak jadi udah lama gak ke kampung " kata cila.


" oo yasudah " Tama pak Dhe.


setelah menunggu beberapa menit pesanan pun datang ,cila dan Tama pulang membawa martabak keju dan coklat.


" wah kakak bawa martabak ya " kata enjel .


" wah wangi banget " kata intan membuka kotak nya.


mereka pun makan ,besok keluarga Tama akan pulang .


" hmm pak gimana cila nya tidur di rumah kita aja ,nanti keluarga bapak di jemput sopir kami waktu hari H nya " kata ayah cila.

__ADS_1


"kalau saya sih terserah istri sama cila aja " kata bapak cila Budi.


" hmm gimana buk ?" tanya cila.


" kalau ibuk sih terserah kamu " kata ibuk cila.


" yasudah cila mau yah " kata cila.


" pernikahan kan Minggu ini semoga tidak ada kendala ya " ujar bunda Tama.


"aminn " ucap semua orang.


karena sudah malam semua orang tidur ,bunda Tama dan ibuk cila tidur di kamar orang tua cila.tama ,ayah tama ,dan bapak cila tidur di karpet depan tv/ di sofa ruang tamu.cila ,enjel ,dan intan di kamar cila / enjel.


besok nya keluarga Tama sudah siap pulang ,cila pun memeluk keluarga nya .dan keluarga Tama juga berpamitan.dan berangkat.cila duduk di mobil Tama . sesampainya di kota dan di rumah keluarga Prasetya.


cila di antarkan bunda nya di kamar tamu dulu .cila merapikan barang barang nya di lemari .pelayan memanggil cila untuk keluar berkumpul bersama yang lain di ruang keluarga.


" yah Tama bawa cila jalan jalan ya " kata Tama meminta izin pada ayah cila.


" nanti aja ,kan baru sampai cila juga pasti masih capek " kata ayah Tama.


" iya tam ,kamu ini gimana sih ,nak kamu istirahat saja " kata bunda cila.


" gpp kok Bun " kata cila tidak enak menolak tawaran Tama .


cila dan Tama berpamitan .


Tama mengajak cila ke kantor dulu . sesampainya di kantor semua sudah tahu bahwa sang CEO akan menikahi sekretaris nya.


Tama izin ke wc dan di angguki oleh tama.sesampai nya di WC ada yang mendorong nya ke depan.cila terkejut.


" huh dasar tidak tahu malu ,Tama itu punya aku ,kamu pakai tubuh kamu kan,huh dasar wanita murahan "bentak Santi


plakk


cila menampar Santi , hati nya sakit karena di katai wanita murahan.


" jaga mulut kamu jika kamu tidak ingin di pecat " bentak cila tidak kalah tinggi.


" wah sudah berani yaa kamu " kata Santi menarik jilbab cila ,cila pun menarik rambut Santi.


terjadilah perkelahian di WC itu ,Tama yang ada keperluan sebentar saja langsung menyusul cila ke depan pintu WC wanita.dan bertapa terkejut nya Tama mendengar omongan Santi .


Tama masuk dan mendorong Santi dan memeluk cila .cila meringis kesakitan pada lengan nya akibat terjatuh tadi.

__ADS_1


" pak dia itu hanya mata duitan " kata Santi tidak terima Tama membela cila.


" dasar wanita tidak tahu diri ,cila itu calon istri saya,saya lebih mengenal dia dari kamu ,saya tahu kamu selama ini mengejar ngejar saya ,saya selalu sabar , tapi kali ini saya tidak akan kasih kamu ampun " teriak Tama emosi.dan membuat semua orang menuju wc dan terkejut kejadian itu.


"cila tidak pernah memberikan tubuh nya kepada saya,beda lagi dengan kamu yang sudah tidur dengan banyak pria di klub " kata Tama memburu marah.


semua orang kaget dengan perkataan tama.bahkan Santi mengira ngira Tama tahu dari mana.


" kamu pasti berpikir kan saya tahu dari mana ,pria yang tidur dengan kamu saja semua nya rekan bisnis saya ,mereka juga tahu kamu karyawan saya "bentak Tama lagi.


Tomo yang sudah tahu pun datang langsung menghampiri Tama .


" Tama biar saya yang urus ,kita pecat saja " kata Tomo.


"pecat saja kalau bisa masukkan saja dia kepenjara dengan tuduhan ingin mencelakai orang yang tidak bersalah" kata Tama membawa cila keluar dari kerumunan orang.


"bubar semua nya ,dan kamu ikut saya " kata Tomo tegas.


semua pun bubar ,sebelum itu Santi kembali berbicara.


"cila kamu itu bukan siapa siapa ,bahkan hanya orang yang tidak berpendidikan ,kamu tidak pantas bersanding dengan Tama " kata Santi.


plakkk


Santi di tampar oleh Tomo dengan kuat dan membuat Santi tersungkur.


" cukup " kata tomo menyeret Santi ke luar dan membawa Santi ke penjara.


cila menangis sesenggukan di dada Tama ,Tama membawa cila keluar kantor dan membawa cila ke dalam mobil nya.di dalam mobil cila masih memikirkan perkataan Santi .


" sayank udah dong nangis nya ,aku akan memberi dia pelajaran nanti nya " kata Tama geram mengingat perkataan Santi.


" apa masih sakit ?" tanya Tama dan cila hanya diam saja tidak bicara.


Tama mengelus rambut cila yang sudah berantakan di buat Santi tadi ,Tama juga memegang lengan cila yang memerah akibat cila terjatuh tadi.


Tama membawa cila ke taman kota......


 


**bersambung:\)


jangan lupa like dan vote ya aa:\)


terimakasih**:\)

__ADS_1


 


__ADS_2