
sore nya cila terbangun dan melihat jam yang sudah menunjukkan pukul 15:00 wib .cila menghampiri Tama untuk ujin pulang ...
"maaf tuan jika saya tidur terlalu lama ,hmm apakah saya sudah boleh pulang tuan " tanya cila
" tidak apa apa ,lagipula kamu terlihat sangat lelah di hari pertama mu bekerja jadi wajar saja ,kamu pulang naik apa " kata Tama
"terimakasih tuan,saya berjalan kaki tuan rumah ibuk saya tidak terlalu jauh dari kantor ini ,lagi pula untuk naik taksi saya belum punya uang tuan " kata cila
"ya ,apakah kamu mau minta gaji setengah mu dulu ,tidak apa apa jika kamu mau " kata Tama kasihan pada cila jika berjalan kaki
"tidak ,tidak usah tuan ,saya sudah terbiasa jalan kaki ,lagian Deket kok " kata cila tidak enak
"emm kamu bareng saya saja pulang nya " kata Tama membuat cila membelakkan mata nya
__ADS_1
"ah eh tidak tuan ,jangan saya tidak enak,tuan bos saya ,nanti apa tanggapan orang lain terhadap saya nanti nya " kata cila
"no,saya tidak terima penolakan dari kamu,tidak usah mengkhawatirkan apa yang di pikirkan orang lain, lagipula kerjaan ku sudah selesai ,ayo pulang " kata Tama sambil membereskan leptop nya
"baiklah tuan" lemah cila yang tidak bisa lagi menolak ajakan bos nya itu
mereka berdua berjalan keluar gedung bersamaan,karyawan pun menatap dengan heran dan bingung ,bahkan ada karyawan yang menjabat sebagai office girl cemburu melihat cila dan menatap cila dengan tatapan tidak suka ,ya dia Santi ,Santi menyukai Tama sudah dari dulu dan selalu ingin mendapat jabatan sekretaris Tama ,tapi selalu di tolak Tama ...
" heh lihat sekretaris baru itu ,baru pertama kali bekerja saja sudah sombong udah Deket sama CEO " kata Mia teman nya Santi
"bener tuh dia pakai pelet pasti,CEO dingin gitu mana ada dia mau sama sekretaris itu ,lagian cantikan kamu san" kata Mia mengompor
"iya lah cantikkan aku " kata Santi sambil membusungkan dada nya percaya diri
__ADS_1
Tama dan cila sudah dalam mobil dan berjalan menuju jalan kota ...
" dimana rumah mu " tanya Tama
" tidak jauh dari gang warung makan itu tuan ,masuk saja nanti kelihatan rumah warna oren " kata cila sambil menunjukkan
"oke" kata Tama
Tama melajukan mobil nya ke warung makan yang pernah dia kunjungi dan masuk ke gang yang agak kecil ,dan tampak lah rumah warna oren.
"ini ya rumah nya " kata Tama menepikan mobil di depan rumah buk Sri
" iya tuan , terimakasih karena sudah mau mengantar pulang saya " kata cila sambil tersenyum manis
__ADS_1
" sama-sama " kata Tama sambil membalas senyuman manis dari cila
cila turun dan masuk kerumah tanpa melihat kebelakang ,tama pun masih terus tersenyum melihat punggung cila ,dan sudah menghilag dari pandangan nya ,lalu melajukan mobil ke arah rumah nya untuk pulang....