
pagi hari cila terbangun jam 5 dan langsung menunaikan shalat subuh lalu dia merapikan rumah nya ,lalu mengambil sepotong roti dan susu dan memakan nya cila bersiap siap ke kantor dan hendak mengunci pintu ,tiba tiba ada yang memanggil nya.
" Hay kak " sapa ija
" ya ampun kamu ini mengagetkan saja " kata cila mengelus dada nya.
" kamu mau kemana ?" tanya cila.
" kakak tidak lihat aku mengenakan seragam sekolah " kata ija.
" oh iya ,lalu kenapa kau kesini " kata cila
" apa kakak mengusir ku " canda ija.
" tentu saja tidak ,kan aku hanya bertanya" kata cila.
" iya tau kok,aku mau mengantar kan kakak ke kantor sekalian aja kak gpp kok. " kata ija .
" apa enggak ngerepotin nih " kata cila ragu.
" enggak dong ,Ayuk " kata ija menepuk tempat duduk sepeda motor nya .
cila pun sudah naik dan ija sudah mulai memutar kunci dan untuk berangkat .
" cila " panggil seseorang.
cila pun menoleh dan turun dari motor ija. ija juga mengerutkan dahi nya,karena cila belum cerita apa pun.
" siapa kak ?" tanya ija.
" aku pacar nya " kata Tama santai dan membuat cila melotot.
" ooo kakak kok gak bilang sih sama aku dan ibuk ,berapa lama udah pacaran nya ,kakak jangan macem macem ya sama kak cila nanti kalau kenapa kenapa aku yang bakalan maju duluan" ancam ija.
"apa sih dek orang dia baik kok ,baru kemarin pagi kok ,kakak belum sempat bilang" kata cila tidak enak.
" tenang aku bakal jagain cila kok,aku mah beda sama pria yang lain yang suka mempermainkan perasaan wanita " kata Tama bangga.
" janji ya jangan sampai bikin kak cila sampe nangis dan kecewa" kata ija serius,ija sudah menganggap cila sebagai kakak nya sendiri .sama hal nya dengan cila yang sudah menganggap ija adik nya sendiri,karena rindu dengan enjel ,untung saja ada ija yang bisa menggantikan nya.
" siap janji " kata Tama menyodorkan jari nya ke ija dan mereka pun berjanji,cila hanya melongo melihat nya.
" apa sih ,kamu kenapa kesini " kata cila.
" kok gitu sih yank ,aku mau jemput kamu lah ,tapi udah ada ija ya yasudah gpp lh " kata Tama .
" kok kakak tau aku dari mana " kata ija selidik.
" tauu dong ,sebelum pacaran sama cila aku tuh udah cari informasi semua tentang cila " kata tama.
" wah asli dong kayak detektif" kata ija.
" detektif apaan" kata cila.
" kakak kerja apa?" tanya ija.
" aku bos nya cila ,CEO nya dia " kata Tama.
" wahh enak dong " kata ija.
__ADS_1
" jangan lupa makan makan nya ya " kata ija.
" oke kalau ada waktu bisa kok ajak kamu sama ibuk kamu " kata Tama.
" kakak sama pacar nya aja ya ,aku udah telat nih daaaa " kata ija meninggalkan sepasang kekasih baru itu.
cila menghela nafas nya .dan menghembuskan dengan lembut.
" ayo naik " kata Tama.
" iya iya " kata cila pasrah.
di dalam mobil sangat hening dengan pemikiran nya masing masing.setiba nya di depan gedung cila turun.
" aku turun di sini aja ya takut ada yang lihat " kata cila.
" yaudah " kata Tama.
cila berjalan kaki menuju kantor dan masuk ,Tama pun setelah memarkirkan mobilnya juga masuk mengikuti cila ,dan untung saja lift masih buka ,cepat cepat Tama masuk menyusul cila yang di dalam nya .
yaa aku kira cila doang ,ternyata ada karyawan lain juga : kata Tama dalam hati.
sesampai nya di ruangan kerja ,semua bekerja seperti biasa .
malam pun tiba kini cila bersiap siap menghadiri rumah Tama .sambil menunggu jemputan Tama.tak lama Tama pun datang.
" wah cantik bangat calon istri aku " kata Tama melihat cila dari ujung kaki sampai kepala.cila yang mendapat pujian hanya tersenyum malu.
cila memakai dress biru muda dan jilbab dengan warna yang senada dengan baju nya.tama pun kebetulan memakai warna baju yang sama dengan cila.
" loh kok bisa sama warna baju nya " kata cila ketika masuk dalam mobil.
" itu arti nya kita jodoh sayank " kata Tama.
sesampai nya di rumah Tama ,cila melongo melihat rumah Tama yang besar ,sewaktu memasuki rumah Tama sudah di sambut eh satpam.cila dan Tama turun .cila melihat pekarangan rumah yang sangat luas dan banyak di tumbuhi bunga ,bahkan di sebelah langsung terlihat ada kolam renang.
"ayok " ajak Tama dan di angguki oleh cila.
" assalamualaikum " kata Tama dan cila bareng.
" waalaikumsalam " kata bunda nya tama.
" wah kamu cantik banget nak " kata bunda nya Tama." ayo masuk " kata bunda nya Tama memegang tangan cila masuk ke ruang makan.
" yah lihat calon mantu kita cantik ya " ujar bunda Tama ,wajah cila sudah mulai merah mendengar bunda nya Tama bicara seperti itu.
" iya Bun cantik ,pinter dong anak kita pilih nya" kata ayah nya Tama.
" iya dong siapa dulu orang nya " kata tama membusungkan dada ke depan bangga dengan pilihan nya.
" ayoo nak kita ke ruang makan " ajak bunda Tama .
semua nya sekarang sudah berada di ruang makan.
"nama kakak siapa ?" tanya adik Tama bernama intan.
" cila " kata cila tersenyum manis .
" ayo duduk di samping aku kak " kata nya .
__ADS_1
" ehh duduk samping bunda aja dong " Kata bunda Tama.
" kan pacar aku ,jadi duduk di sebelah aku lah " kata Tama tak mau kalah.
"kenapa jadi ribut ,cila duduk di sebelah bunda ,dan intan di sebelah kiri nya ,nah kamu di depan bunda duduk nya " kata ayah Tama mengatur posisi duduk.
" ayah terbaik " kata bunda Tama.
"iye lah tu " kata Tama pasrah.
mereka pun makan dengan tenang . Tama sesekali melirik ke arah cila yang fokus dengan makan nya .
selesai makan semua berkumpul di ruang keluarga .
" kamu orang mama nak , pekerja orang tua kamu apa ?" tanya ayah nya Tama .
"saya dari kampung K tuan ,ibu saya ibu rumah tangga,bapak saya seorang guru di SMP " kata cila tersenyum ramah .
" ooo yaudah ,jangan panggil tuan ,panggil ayah aja sama kayak Tama dan intan ." kata ayah tama.
" iya bunda juga , panggil bunda ya " kata bunda Tama.
" iya Bun... yah " kata cila gerogi dan malu.
"kamu kerja jadi sekretaris nya Tama ya" tanya bunda nya Tama .
" iya tan ...eh iya Bun " kata cila.
" kamu gak usah sungkan nak " kata ayah nya Tama .
" iya yah " kata cila.
" nanti secepat nya atur pernikahan mereka yah bunda gak sabar pengen punya cucu " kata bunda tama.
cila mendengar nya langsung terdiam tidak bisa berkata apa apa ,orang tua cila sama dengan orang tua Tama yang ingin anak nya menikah secepatnya.
" bagaimana kalau Minggu depan kita lamar cila ke rumah orang tua nya " kata ayah tama.
" ide bagus yah " kata Tama bersemangat.
"hmm apa tidak kecepatan ya yah " kata cila.
" enggak nak kami sudah lama menjodohkan Tama ,dia gak mau terus ,jadi di saat udah punya calon mantu kami mau secepatnya nak " kata ayah Tama menjelaskan.
"hmm yasudah nanti cila bilang sama orang tua cila dulu." kata cila.
" umur kakak berapa " kata intan .
" umur kakak baru 19 tahun , September ini udah 20 tahun " kata cila ramah.
" wah sepantar dong kita kak ,tapi karena status nya kakak ipar jadi panggil nya kakak aja deh" kata intan .
" terserah kamu aja yang penting nyaman " kata cila.
"udah malam ,cila pamit pulang dulu ya yah...Bun... " kata cila salam ke orang tua Tama.
"iya hati hati nak " kata bunda nya Tama.
"assalamualaikum " kata Tama dan cila barengan.
__ADS_1
" waalaikumsalam " kata penghuni rumah.
bersambung:))