Mimpi Yang Nyata

Mimpi Yang Nyata
eps 24 : seharian bersamamu


__ADS_3

keesokan pagi nya semua sedang beraktivitas ,ada yang mandi , membersihkan rumah ,solat ,dan waktu nya makan bersama.karena meja makan keluarga cila cuma untuk 4 orang jadi mereka memutuskan untuk makan di bawah karpet .mereka makan sambil tertawa bahkan ada yang tersedak ,mereka kelihatan keluarga yang sangat lengkap sekarang .sehabis makan mereka memutuskan untuk ke jalan jalan di sawah kecuali cila dan Tama.


karena Tama mengajak cila untuk jalan berdua saja ,dan di setujui oleh semua orang .cila mengajak Tama ke suatu pondok yang tinggi di sana ,cila dan Tama berjalan untuk menuju ke atas .saat menuju atas ada batu yang licin membuat cila hampir terjatuh.


" awwwhh " kata cila terjatuh tapi tidak jadi karena sudah di tangkap Tama dari belakang


.


" buka mata mu sayang kau tidak jadi jatuh karena aku sigap memegang mu " kata Tama .


cila pun membuka mata nya ,mata mereka pun saling bertemu .


deg...deg...degg...


jantung kedua nya berdegup kencang ,Tama yang tersenyum manis membuat cila tersipu malu ,mereka tidak menyadari jika keluarga mereka melihat kejadian mereka dari bawah sana ,semua tersenyum melihat adegan mesra sepasang kekasih itu.


cila menyadarkan lamunan nya supaya tidak gugup.


" hmmm terimakasih " kata cila berdiri .


" sama sama " kata Tama.


cila dan Tama melanjutkan naik ke atas dan sampailah di sebuah pondok yang lumayan besar ,cila mengajak Tama untuk duduk di pondok yang terlihat bersih itu ,karena warga selalu membersihkan nya .


" sudah lama aku tidak kesini " kata cila sambil menghirup udara segar alami .


" iya ,saya juga jarang pergi ke tempat seperti ini ,sungguh momen yang langkah " kata Tama sambil melihat pemandangan dari atas.


" sangat indah dan alami " kata Tama takjub.


" tentu saja ,ini bukan kota ,disini semua nya masih alami dan asri bahkan bersih ,nanti kita sering sering ke sini ya " ajak cila.


" tentu saja setelah kita menikah kita akan sering berkunjung ke rumah orang tua mu dan berkeliling di sini " kata Tama.


" oh ya apa yang kau bawa dari tadi ?" tanya Tama sedari tadi pasal nya cila membawa pelastik.


" oh ini tadi aku sengaja membeli cemilan di toko untuk kita berdua " kata cila.


"OOO oke " kata Tama.


cila dan tama bercerita dan bercanda di pondok itu.kini waktu menunjukkan pukul 12:00 wib.


" ayyuk solat " kata cila.


" kita mau solat dimana " kata Tama.


" di pondok ini ,lihatlah kebelakang ada alat solat bukan " kata cila dan Tama mengangguk setelah melihat nya.

__ADS_1


" lalu dimana kita wudhu " kata Tama.


" ada disana ayo " ajak cila tanpa sadar memegang tangan Tama .


Tama yang di pegang pun dengan senang hati memegang tangan cila juga


tangan nya sangat lembut : batin tama.


" nah sampai ,eh maaf aku tidak tahu " kata cila sadar dia memegang tangan Tama.


" tidak apa apa malahan aku senang memegang tangan mu yang lembut itu " kata Tama .


cila dan Tama mengambil wudhu di pohon yang di pasang pipa untuk berwudhu.lalu kembali ke pondok untuk melaksanakan solat zuhur .Tama menjadi imam nya .setelah selesai solat mereka duduk kembali di pinggir pondok untuk menikmati keindahan alam lagi.


" nah sekarang kita makan deh cemilan nya " kata cila sambil membuka pelastik yang dia bawa.


" hmmm kau saja yang makan ,aku sudah lama tidak memakan Snack Snack " kata Tama melihat cila mengeluarkan Snack yang banyak.


" kenapa ?" tanya cila .


" karena aku menjadi pola makan dan tubuh ku ,supaya tidak berlemak sayank " kata Tama .


" ohh yasudah " kata cila tidak bersemangat lagi ,padahal cila ingin mengajak Tama makan bersama cemilan yang dia beli ,bahkan cila membeli banyak.


" apa kau suka makan cemilan seperti ini ?" tanya Tama.


" hemm " kata cila sambil memakan kripik.


" kenapa di ambil ?" tanya cila .


" aku mau coba juga ,tidak apa apa sekali sekali makan seperti ini " kata Tama sambil membuka Snack nya dan memakan nya .


" jangan dipaksakan jika kau tak terbiasa " kata cila tersenyum.


" tidak kok ,aku sendiri yang mau " kata Tama tidak mau membuat cila kecewa.


" apa kau sering menekan cemilan ?" tanya Tama.


" hmmm tidak juga ,jarang kok " kata cila jujur .


setelah memakan Snack nya dan habis ,Tama bersendawa dan membuat cila tertawa..


" hahahah kamu lucu sekali " kata cila.


" apa sih sayank kan aku cuma sendawa dan itu juga aku malu tahu karena sendawa nya tidak bisa di ajak kompromi" kata Tama malas.


" hahahah tidak apa apa ,kita jalan jalan ke sawah yuk ini sudah sore " kata cila.

__ADS_1


" oke " kata Tama.


cila dan Tama turun dan mulai berkeliling sawah ,cila sambil melompat lompat seperti anak kecil,sedangkan Tama yang melihat nya hanya menggelengkan kepalanya saja .Tama senang melihat cila tertawa lepas.


semoga aku selalu bisa membuat mu bahagia ; batin tama.


" kita lihat air terjun itu yuk " ajak cila dan Tama hanya mengangguk kepala.


sesampainya di depan air terjun cila dan Tama duduk di batu batu besar depan air terjun.tama pun senang karena sudah lama tidak liburan ke tempat yang seperti ini,yaa sekaliam refreshing pikir Tama.


" apa kau suka ?" tanya cila.


" eh tentu saja suka ,enak ya di sini ,nanti kita refreshing ke sini aja atau keluar ,atau nanti bulan madu nya yang banyak pemandangan alami nya " kata Tama membuat cila malu karena Tama menyebutkan bulan madu.


" ayo pulang sekarang sudah mau petang nich " kata cila.


" iya ,yukk" ajak Tama.


cila dan Tama kembali berjalan , sesampainya di rumah cila ....


" assalamualaikum " ucap Tama dan cila barengan .


" waalaikumsalam ,udah pulang ya bersenang senang nya " kata ibu cila .


" heheh udah buk " kata cila menyalami ibu nya dan Tama juga menyalami ibu cila .


cila dan Tama masuk, sudah ada mereka yang tersenyum melihat sepasang kekasih yang baru pulang itu.


"wah enak yaa kalau jatuh langsung di tangkap oleh pangeran nya " kata enjel.


" iya kamu bener dekk" timpal intan.


"kalian tahu dari mana kakak jatuh ?" tanya cila.


"tahu lah kami semua melihat kejadian kalian dari bawah " ujar bunda Tama.


wajah cila seketika berubah jadi merah .lagi lagi adik nya menggoda nya.


" tuh tuh lihat wajah kak cila udah merah nahan malu yaa kak " kata enjel


" cie ...cieee " kata enjel dan intan.


" apa sih dek ,buk aku mau mandi dulu " kata cila meninggalkan semua orang yang sedang menggoda nya.


sedangkan Tama hanya tersenyum kikuk...


**bersambung:)

__ADS_1


jangan lupa di like dan vote ya ;)


terimakasih**:)


__ADS_2