Murid Para Dewa

Murid Para Dewa
Mati nya Tuan Muda Sekte Racun


__ADS_3

"Ha ha ha ha, kau benar. Aku adalah Nu Zhang orang yang kau tolak lamaran nya setahun yang lalu." Ucap Nu Zhang dengan tatapan dingin.


"Wajar saja aku menolak nya, karena aku tidak menyukai mu." Ucap Putri Chu An dengan wajah penuh emosi.


"Kau tahu, ketika aku melamar ku aku telah menyiapkan semua hal yang kau suka bahkan aku sudah memberi tahu orang yang aku kenal kalau aku akan menikah dengan mu, namun ketika itu kau menolak nya sehingga membuat hati ku hancur berkeping keping." Ucap Nu Zhang dengan tatapan dingin.


"Karena itu hari ini aku melihat mu ke Makam Kuno ini, namun kau malah bersama orang lain. Ha ha ha ha ha ha Sungguh kisah cinta menyenangkan ha ha ha ha ha." Ucap Nu Zhang yang mulai pikiran nya, ingatan nya penuh dengan amarah hingga membuat nya tidak terkendalikan lagi.


Nu Zhang pun mulai menyerang Putri Chu An dengan membabi buta sedangkan bawahan nya hanya menonton dari belakang. Wang Feng yang berniat melindungi Putri Chu An tetapi Putri Chu An menolak nya dan menginginkan melawan Nu Zhang dengan diri nya sendiri. Wang Feng hanya mengangguk setuju, walaupun dia tahu kalau Putri Chu An akan kalah dari Nu Zhang. Tetapi dia juga ingin tahu sejauh apa Putri Chu An bisa membela diri nya.


Nu Zhang bergerak ke arah Putri Chu An dengan cepat lalau dia menendang perut Putri Chu An hingga menbuat Putri Chu An terpental kebelakang beberapa meter dan terjatuh.


Wang Feng yang melihat Putri Chu An terjatuh dia pun berniat menolong nya, tetapi Putri Chu An melambaikan tanan nya bertanda kalau dia tidak perlu bantuan dari Wang Feng.


"Aku tidak akan kalah oleh ba*ingan seperti mu." Ucap Putri Chu An yang mulai bangun dari jatuh nya lalau dia mengeluarkan pedang nya dari cincin penyimpanan nya.


Putri Chu An mulai bergerak maju ke arah Nu Zhang dan mengayunkan pedang nya dari kiri ke kanan namun Nu Zhang juga bergerah maju hingga serangan pedang itu bisa di tahan hanya denga satu tangan Nu Zhang.


"Ha ha ha ha, lihatlah kau sangat lah lemah kau bahkan tidak bisa melindungi ayah dan kakek mu ketika mereka bertarung dengan ayah ku seorang diri dan pada akhir nya ayah dan kakek mu terkena racun mematikan dari Sekte Racun ku ha ha ha ha." Ucap Nu Zhang sambil memegang pedang Putri Chu An degan tangan kosong dan langsung meninju perut Putri Chu An.


"Kau… baj"ngan…………" Teriak Putri Chu An yang sudah mulai putus asa.


Wang Feng yang merasa kasihan kepada Putri Chu An, akhir nya Wang Feng pun mengilang dan tiba tiba berada di depan Putri Chu An.


"Sudah cukup, dia lebih kuat dari mu. Kalau kau terus melawan nya maka kau bisa saja mati." Ucap Wang Feng.


Putri Chu An hanya diam membisu tanpa mengucapkan sepatah kata pun.


"Siapa kau…berani sekali kau melindungi si ja*ang itu." Tanya Nu Zhang dengan eskpresi wajah yang penuh amarah.


"Apakah pantas seorang laki laki melawan seorang perempuan yang lemah." Tanya Wang Feng dengan nada dan tatapan yang dingin.

__ADS_1


"Ha ha ha ha…Tentu saja…aku bebas melakukan apapun di Dunia ini, karena aku adalah Tuan Muda dari Sekte Racun yang paling di takuti di Kekaisaran Chu ini ha ha ha ha." Jawab Nu Zhang dengan wajah yang penuh bangga.


"Cih…" Ucap Wang Feng yang kemudian langsung menhilang lalu tiba tiba muncul do depan Nu Zhang dan Wang Feng mengepalkan tangan kanan nya lalu langsung meninju wajag Nu Zhang hingga tulang hidung nya patah dan berdarah.


Bawahan Nu Zhang yang dari tadi diam namun ketika tuan nya terluka mereka pun bergerak maju dan mengeliling Wang Feng.


"Berani Sekali kau melukai tuan muda." Ucap salah satu pengawal Nu Zhang.


"Cih, hanya sekumpulan sampah ingin melawan ku." Ucap Wang Feng yang menghilang secara tiba tiba lalu Wang Feng sudah berada di belakang salah satu pengawal Nu Zhang dan langsung menusuk nya denhan pedang yang telah dia keluarkan dari cincing penyimpanan nya.


"Cepat…" Ucap salah satu pengawal yang melihat Wang Feng sudah berada di depan nya.


Wang Feng juga melakukan hal sama untuk membunuh para pengawal itu namun Wang Feng menusuk nya berbeda beda, ada yang di tenggorokan, ada yang di ********, ada yang di mulut nya, dan masih banyak lagi.


Sekarang yang tersisa hanyalah Nu Zhang yang dari tadi melihat satu persatu pengawal nya di bunuh oleh Wang Feng dengan hanya satu kali serangan. Nu Zhang pun langsung berdiri dan hendak untuk lari.


Wang Feng yang melihat Nu Zhang yang ingin berlari, Wang Feng pun menghilang dan tiba tiba berada di belakang Nu Zhang dan menarik pakaian Nu Zhang.


"Ampuni saya…saya salah…saya akan melakukan apapun yang Tuan perintah kan." Ucap Nu Zhang yang memohon belas kasihan kepada Wang Feng dengan cara menjilat nya seperti anjing.


"Hoh…pada akhir nya kau hanya bisa menjilat seperti anjing." Ucap Wang Feng. Wang Feng pun menengok ke arah belakang dia memastikan kalau Putri Chu An baik baik saja.


Nu Zhang yang melihat Wang Feng lengah dia pun mengeluarkan pedang yang dia simpan di cincing penyimpanan nya. Dan dia berniat menusuk Wang Feng yang sedang lengah.


"Matii…" Teriak Nu Zhang yang mendorong pedang itu ke arah jantung Wang Feng.


Wang Feng yang menyadari nya dia pun langsung berbalik lagi dan menahan pedang itu hanya dengan dua jari saja.


"Semut kecil…apakah kau berencana membunuh Tuan Muda ini." Ucap Wang Feng yang kemudian dia menggerakan jari nya dengan di tambah energi listrik yang membuat pedang itu hancur berkeping keping.


"Hamba salah…mohon ampuni hamba Tuan Muda." Ucap Nu Zhang yang terduduk lemas karena dia tadi melihat kekuatan Wanf Feng yang menghancurkan pedang nya berkeping keping hanya dengan dua jari saja.

__ADS_1


"Aku ingin kau menggonggong seperti anjing sebanyak tiga kali…" Ucap Wang Feng yang memebrikan sedikit tekanan nya kepada Nu Zhang.


"Guk…Guk…Guk…" Nu Zhang yang menggonggong seperti anjing. Dia hanya bisa menuruti apa yang di perintah kan oleh Wanf Feng.


"Anjing yang pintar…" Ucap Wang Feng yang kemudian meletakan telunjuk nya ke kening Nu Zhang dan Wang Feng mengeluarkan Qi Cahaya ke telunjuk.


Tusss


Kening Nu Zhang yang menerima serangan cahaya itu pun menjadi berlubang. Dan Nu Zhang pun langsung tergeletak ke tanah dan mati di depan Wang Feng.


...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...


...……………………………………………………………………………………...


Terima kasih yang sudah membaca novel Murid Para Dewa, semoga kalian suka. Dan kalau ada kekurangan saya memon maaf sebesar besarnya.


Kalau ada saran atau keritikan silahkan komen saja. 🙏🙏


Terima kasih Sebesar Besarnya Saya Sampaikan Kepada Yang Membaca Novel Murid Para Dewa.


🙏🙏


Berikan hadiah.apa kek, biar semangakat yakan... Yok bisa yok…


Support saya dengan like nya yaa kawan kawan, Komen Juga, Tambahkan Ke Favorite jangan lupa. Semoga Kalian Sehat selalu dan di tambahkan rezeki nya.. Amin....


Semoga Kalian Semua Sehat Selalu dan di tambahkan rezeki nya… Amin……


Komen apa kek. ya ya ya ia ia ya……


YO HO HO HO HO HO HO HO HO

__ADS_1


__ADS_2