
Ke esokan hari nya…
Wang Feng tengah duduk di atas kasur yang telah di sediakan oleh Pangeran Chu Li untuk Wang Feng beristirahat.
Tok…Tok…Tok…
Terdengar suara ketukan pintu.
"Masuk." Ucap Wang Feng sambil mengelap pedang nya dengan kain berwarna emas.
Krekkkkk
Pintu terbuka dan menampakan seorang pria tua yang bernama Chu Yang.
"Tuan Feng, Pangeran Chu Li telah menyiap kan ruangan pribadi yang di inginkan tuan Feng untuk menyuling pil." Ucap Chu Yang.
"Tunjukan jalan nya." Ucap Wang Feng. Setelah itu kain lap dan pedang yang berada di tangan Wang Feng tiba tiba menghilang, karena barang tersebut telah Wang Feng simpan di cincin penyimpanan nya.
"Baik, silahkan Tuan Feng." Ucap Chu Yang, kemudian Chu Yang berjalan ke arah belakang Istana Kaisar Chu dengan di ikuti Wang Feng dan Xiao di belakang nya.
"Kemana Pangeran Li." Tanya Wang Feng.
"Pangeran Li sedang memimpin rapat tahunan Kekaisaran Chu, Pangeran Li juga meminta maaf kalau dia tidak bisa mengantar Tuan Feng." Jawab Chu Yang.
"Tidak masalah." Ucap Wang Feng.
Selang beberapa menit.
"Itu dia ruangan yang telah di siap kan." Ucap Chu Yang sambil menunjuk satu ruangan kecil yang terpisah dari ruangan lain nya.
"Sesuai dengan permintaan ku." Ucap Wang Feng dengan tersenyum lebar.
"Tentu saja Tuan Feng." Ucap Chu Yang.
"Baiklah senior bisa pergi dan tinggalkan aku dengan Xiao di sini." Ucap Wang Feng.
"Baik baik, saya pamit undur diri." Ucap Chu Yang, kemudian dia pergi berjalan meninggalkan Xiao dan Wang Feng.
"Nah Xiao, kau berjagalah di luar jangan ada siapapun yang masuk ke dalam." Ucap Wang Feng.
"Baik Tuan." Ucap Xiao dengan membungkuk hormat.
"Kau juga berjaga lah di sini." Ucap Wang Feng dengan menatap Ular Berkepala 7.
"Tentu saja Tuan Muda." Ucap Ular Berkepala 7 sambil menjulurkan lidah panjang nya.
"Ternyata kau cukup akran dengan Xiao." Ucap Wang Feng. Kemudian Wang Feng pergi masuk ke dalam ruangan itu.
"Pergilah dari pundak ku yang agung ini, cacing sialan." Ucap Xiao dengan melemparkan Ular Berkepla 7 yang berbentuk kecil ke tanah.
"Dasar kucing putih tua, andai saja kalau tuan tidak menyegel bentuk ku, pasti aku akan memakan mu hidup hidup." Ucap Ular Berkepala 7.
"Ha ha ha ha, kau hanyalah cancing tanah yang lemah, mana mungkin sanggup melawan Harimau yang agung ini." Ucap Xiao dengan senyuman di wajah nya.
"Sial, tuan tolong akuuuuu." Ucap Ular Berkepala 7 yang tak berdaya.
Sementara itu Wang Feng tengah duduk dan di depan nya ada satu tungku dan bahan bahan untuk menyuling pil.
"Menyuling Pil tingkat surgawi akan sangat menguras tenaga ku." Guman Wang Feng.
"Baiklah mulai." Ucap Wang Feng.
Kemudian Wang Feng mengeluarkan api biru di tangan kanan nya dan melempar kan api biru itu ke bawah tungku nya.
Wusss
Selanjut nya Wang Feng memasukan semua bahan bahan nya terutama Inti Raja Ular dan di atas tungku nya Wang Feng menambah kan sedikit api hitam nya.
Beberapa Menit kemudian…
__ADS_1
"Padatkan…" Ucap Wang Feng dengan tangan kanan nya di angkat ke atas.
Wussssss…Wussss……
Awan awan menjadi satu dan berubah menjadi awan gelap dan awan gelap itu hanya berada di satu titik yaitu di tempat ruangan Wang Feng menyuling Pil, terdengar suara gemuruh di awan itu seakan akan ada keributan.
"Sudah datang kah, Petir Hitam." Guman Wang Feng sambil menganggah kepala nya ke atas.
Ctarrr…Ctarrr…Ctarrr…
Ada tiga petir hitam yang menghantam ruangan Wang Feng.
Di Tempat Sekte Tombak…
"Nampak nya Kekaisaran Chu ada seorang alkemis yang begitu hebat, dan petir hitam itu menandakan kalau alkemis tersebut tengah menyuling pil tingkat surgawi." Guman Seorang Patriak Sekte Tombak yang sedang berdiri sambil memandang ke arah petir hitam itu.
Di Tempat Sekte Pedang…
"Petir Hitam itu menandakan ada seorang alkemis yang sedang menyuling Pil tingkat surgawi, tetapi siapa alkemis tersebut. Bukannya Kaisar Chu sebelum nya hanya bisa menyuling Pil tingkat 8, dia juga sekarang sedang sakit. Lalu siapa alkemis tersebut." Ucap Patriak Sekte Pedang sambil duduk santai di temani oleh secangkir teh hangat nya dan memandang petir hitam itu.
Di Tempat yang di penuhi oleh aura kegelapan yang sangat kental dan juga kuat, ada seorang wanita tua dengan rambut hitam panjang dan memiliki dua tanduk di kepala nya dan dua gigi taring tajam. Wanita itu sedang duduk di atas kursi yang besar dan di tangan kanan nya ada kepala manusia yang terpisah dari badan nya dan di tangan kiri nya memegang satu kaki yang terpisah dari badan nya.
"Hoh…Nampak nya Kekaisaran Chu ada orang yang sangat menarik." Ucap Wanita itu dengan menjulur kan lidah nya dan memakan kepala manusia itu.
Seluruh orang yang berada di wilayah Ibukota Kekaisaran Chu menyaksikan fenomena yang mengerikan itu, sebelum nya orang orang itu tidak pernah sekali pun melihat tiga petir hitam itu, bahkan para master juga hanya mengetahui dari buku saja, mereka juga baru pertama kali melihat nya secara langsung dengan mata kepala mereka sendiri.
Bommmm
Terjadi ledakan di ruangan yang Wang Feng gunakana untuk Menyuling Pil.
"Huh…hah…walaupun aku telah menggunakan Qi ku untuk melindungi tubuh ku dari petir hitam itu, tetapi tetap saja aku mengalami luka." Ucap Wang Feng dengan memegang dada nya dengan tangan kanan nya. Kondisi Wang Feng saat ini mengalami banyak darah yang keluar dan pakaian nya yang robek robek hanya menyisah kan bagian kain yang menutup ******** nya saja.
"Sungguh petir yang mengerikan." Guman Wang Feng.
"Untung nya Pil nya berhasil di buat, kalau saja gagal maka pasti akan gagal." Guman Wang Feng dengan ekspresi polos nya.
"Tuan, Apakah anda baik baik saja." Tanya Xiao yang berada di hadapan Wang Feng dan Ular Berkepala 7 berada di pundak Xiao.
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
...……………………………………………………………………………………...
Terima kasih yang sudah membaca novel Murid Para Dewa, semoga kalian suka. Dan kalau ada kekurangan saya memon maaf sebesar besarnya.
Kalau ada saran atau keritikan silahkan komen saja. 🙏🙏
Terima kasih Sebesar Besarnya Saya Sampaikan Kepada Yang Membaca Novel Murid Para Dewa.
🙏🙏
Berikan hadiah.apa kek, biar semangakat yakan... Yok bisa yok…
Support saya dengan like nya yaa kawan kawan, Komen Juga, Tambahkan Ke Favorite jangan lupa. Semoga Kalian Sehat selalu dan di tambahkan rezeki nya.. Amin....
Semoga Kalian Semua Sehat Selalu dan di tambahkan rezeki nya… Amin……
Komen apa kek. ya ya ya ia ia ya……
YO HO HO HO HO HO HO HO HO Ho Ho Ho
...--------------------------#####--------------------------...
Tingkat Kultivasi di Dunia Kultivator
Pembentukan tubuh (Awal, Menengah, Puncak)
Pembentukan Tulang (Awal, Menengah, Puncak)
Pembentukan Qi (Awal, Menengah, Puncak)
__ADS_1
Prajurit (Awal, Menengah, Puncak)
Jendral (Awal, Menengah, Puncak)
Kaisar (Awal, Menengah, Puncak)
Half Saint (Awal, Menengah, Puncak)
Saint (Awal, Menengah, Puncak)
Holy Saint (Awal, Menengah, Puncak)
Tyrant (Awal, Menengah, Puncak)
Holy Tyrant (Awal, Menengah, Puncak)
............
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
Tingkat Artefak
TINGKAT PERUNGGU
TINGKAT PERAK
TINGKAT BERLIAN
TINGKAT EMAS
TINGKAT ROH
TINGKAT BUMI
TINGKAT LANGIT
TINGKAT SURGAWI
TINGKAT LEGENDA
TINGKAT KUNO
TINGKAT DEWA
TINGKAT ILAHI
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
Tingkatan Pil
1
2
3
4
5
6
7
8
Surgawi
ilahi
__ADS_1
...