
"Jadilah bawahan ku, maka kau akan ku perlakukan dengan baik." Ucap Wang Feng.
"Kalau kau menginginkan ku menjadi bawahan mu, maka kau harus kalah kan aku terlebih dahulu." Ucap Ular Berkepala 7 dengan sangat percaya diri bisa mengalahkan Pria yang di depan nya itu. Karena Ular Berkepal 7 sangat yakin kalau dia tidak akan bisa di kalahkan oleh seorang manusia, apalagi dia hanyalah pria berusia 18 tahun.
"Apakah kau meremehkan ku Ular tua." Ucap Wang Feng dengan cepat segera melayang di udara. Setelah berada di udara Wang Feng mengangkat Pedang nya tinggi tinggi dengan kedua tangan Wang Feng menggenggam genggaman Pedang itu dengan erat. Setelah itu Wang Feng Wang Feng mengayunkan Pedang nya dari atas ke bawah dan dari atas Wang Feng ada Pedang besar berwarna emas yang Wang Feng ciptakan dari Qi pedang nya. Pedang Besar itu seakan akan jatuh dari atas ke bawah dengan tekanan yang sangat kuat.
"Tekanan yang sangat kuat…Akkhhhh…Sebelum nya aku belum pernah merasakan tekanan yang sangat kuat ini." Guman Ular Berkepala 7. Tanah di sekitar Ular Berkepala 7 itu ikut retak karena menerima tekanan dari Pedang Besar Wang Feng.
Di udara Wang Feng yang melihat Ular Berkepala 7 sedang kesakitan karena menahan tekanan yang di hasilakan oleh Pedang nya, Wang Feng hanya tersenyum lebar melihat penderitaan Ular Berkepala 7 itu.
"Ha ha ha ha ha ha ha, Kau tidak akan sanggup untuk menahan tekanan Pedang ku ini. Menyerah lah dan jadi anak buah ku, maka hidup mu akan terselamatkan." Ucap Wang Feng, walaupun Wang Feng mengucapkan nya dengan nada pelan tetapi dia menambahkan Qi nya kepada suara nya itu yang mengakibatkan suara Wang Feng sangat lah terdengar jelas dan memberikan tekanan terhadap Ular Berkepala 7 itu.
Ular Berkepala 7 yang sudah mulai putua asa, dia juga tidak ingin secepat nya mati. Ular Berkepala 7 pun sudah membulatkan tekad nya kalau dia akan menjadi bawahan seorang manusia. Walaupun dia sangatlah kuat tetapi di hadapan Pria yang kali ini dia lawan dia bukanlah apa apa.
"Sa ya bersedia mengikuti tuan." Teriak Ular Berkepala 7. Ular itu berteriak supaya Wang Feng mendengar nya.
"Huh…keputusan yang tepat." Ucap Wang Feng yang kemudian menjentikan jari nya dan seketika itu Pedang besar yang Wang Feng buat tadi telah hilang entah kemana.
Ular Berkepala 7 yang merasakan kalau tekanan yang di berikan nya telah menghilabg diapun menghela nafas nya.
"Huh…Sungguh kuat, aku tidak tahu kalau ada manusia yang mempunyai kekuatan seperti tadi. Bahkan Jiwa ku hampir rusak karena tekanan yang tadi." Ucap Ular Berkepala 7 itu yang mengakui kalau pria yang di depan nya ini sangat lah kuat melebihi diri nya.
Setelah mendengarkan ucapan Ular Berkepala 7, Wang Feng pun langsung kebawah turun.
Tak…
Wang Feng telah turun dan sekarang Wang Feng berada di hadapan Ular Berkepala 7.
Ular Berkepala 7 yang langsung menundukan seluruh kepala nya memberi hormat karena di depan nya ada Wang Feng yang telah di akui sebagai tuan nya.
"Tuan" Ucap Ular Berkepala 7.
__ADS_1
"Langsung saja aku akan memberikan mu kontrak jiwa." Ucap Wang Feng yang langsung menempelkan jari nya ke salah satu kepala Ular Berkepal 7 itu.
Triinggg
Cahaya putih memasuki kening Ular Berkepala 7 dan suara teriakan terdengar sangat keras yang berasal dari mulut Ular Berkepala 7.
"Ahkkkkkkk……" Teriak Ular Berkepala 7 yang kesakitan. Karena setiap Binatang Iblis yang telah di beri Kontra Jiwa maka awal awal akan terasa sakit yang sangat menyakitkan tetapi setelah rasa sakit itu sembuh maka semua akan terbayar karena setiap binatang iblis yang telah di Kontrak Jiwa nya maka akan menerobos.
Wusssss
Ular Berkepala 7 telah menerobos ke tahap Saint Puncak.
"Selamat kau telah menerobos, walaupun belum menuju ranah Mitos." Ucap Wang Feng.
"Terimakasih tuan." Ucap Ular Berkepala 7.
"Kalau boleh siapa nama mu." Tanya Wang Feng.
"Nama hamba adalah Oroc." Ucap Oroc.
"Baik tuan." Ucap Oroc.
"Oh iya, apakah aku bisa mengambil Bunag Lotus Api itu." Tanya Wang Feng sambil menatap Oroc.
"Ten tu saja sil ahka n ambil tuan." Jawab Oroc dengan gugup karena ketakutan telah di tatap oleh tuan nya.
"Bagus…Nanti aku akan membuatkan mu Pil yang bisa membantu mu menerobos ke ranah Mitos." Ucap Wang Feng.
"Terima kasih tuan." Ucap Oroc dengan bahagia. Karena ketika dia bertarung dengan Wang Feng dan telah mengetahui kekuatan nya maka kemungkinan benar kalau tuan nya itu bisa membuat Pil yang dapat membantu nya menerobos ke ranah Mitos.
Wang Feng berjalan menuju Bunga Lotus Api itu, ketika sudah Lima langkah Wang Feng berjalan dan akhir nya dia sudah berada di dekat Bunga Lotus Api. Dia pun langsung memetikan nya dengan tangan nya di aliran Qi nya. Karena ketika memetik tanaman herbal yang langka harus menggunakan Qi untuk memetik nya supaya tanaman herbal itu tidak layu.
__ADS_1
Setelah berhasil memetik nya, Wang Feng langsung menyimpannya ke dalam cincin penyimpanan nya.
Drururuu Drururu Drurururu
Suara keras yang berasak dari dalam tanah yang seakan akan ada cairan yang akan keluar dari tanah.
Wang Feng yang mengetahui kalau Magma itu akan naik lagi dia pun sesegera mungkin harus pergi menuju ke atas.
"Tuan, silahkan naik ke punggung ku." Ucap Oroc yang mengeluarkan kedua sayap nya.
"Baiklah." Ucap Wang Feng yang kemudian langsung melesat ke punggung Oroc. Walaupun Wang Feng bisa melayang di udara, tetapi ketika bawahan nya menawarkan sesuatu maka dia tidak boleh menolaknya.
Dan Oroc pun terbang ke udara dengan Wang Feng yang tengah duduk santai di punggung nya.
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
...……………………………………………………………………………………...
Terima kasih yang sudah membaca novel Murid Para Dewa, semoga kalian suka. Dan kalau ada kekurangan saya memon maaf sebesar besarnya.
Kalau ada saran atau keritikan silahkan komen saja. 🙏🙏
Terima kasih Sebesar Besarnya Saya Sampaikan Kepada Yang Membaca Novel Murid Para Dewa.
🙏🙏
Berikan hadiah.apa kek, biar semangakat yakan... Yok bisa yok…
Support saya dengan like nya yaa kawan kawan, Komen Juga, Tambahkan Ke Favorite jangan lupa. Semoga Kalian Sehat selalu dan di tambahkan rezeki nya.. Amin....
Semoga Kalian Semua Sehat Selalu dan di tambahkan rezeki nya… Amin……
__ADS_1
Komen apa kek. ya ya ya ia ia ya……
YO HO HO HO HO HO HO HO HO Ho Ho Ho Ho