
"Baiklah aku akan melepaskan borgor mu itu." Ucap Tetua Agung Oyu.
Ketika Tetua Agung Oyu hendak melepaskan borgor yang berada di tangan Putri Chu An, di luar ruang tahanan ada seorang penjaga Menara Iblis yang sedang patroli.
"Ah…Hormat Tetua Agung." Ucap penjaga itu yang telah menyadari kalau ada Tetua Agung yang berada di depan nya.
"Ya." Ucap Tetua Agung Oyu dengan singkat.
"Kalau boleh tahu, kenapa anda di sini." Ucap penjaga itu.
"Aku di tugaskan untuk memasukan Tetua Qiu ke dalam ruang tahanan." Ucap Tetua Agung Oyu dengan tenang.
"Ah…aku hampir lupa, kalau Tetua Agung di tugas kan untuk membawa Tetua Qiu ke dalam ruangan tahanan." Ucap penjaga itu.
"Betul sekali." Ucap Tetua Agung Oyu.
"Kalau begitu saya izin pamit, oh ya ngomong ngomong aku lupa memberikan makanan kepada gadis itu." Ucap penjaga itu yang telah berjalan dua langkah namun langkah nya terhenti karena dia melupakan sesuatu.
"Memang nya makan apa yang kau bawa, dan siapa tahanan yang sangat beruntung karena menerima makanan." Tanya Tetua Agung Oyu yang telah selesai memasukan Tetua Qiu ke dalam ruang tahanan tanpa di borgor.
"Aku akan memberikan nya ke pada gadis yang berada di belakang mu." ucap penjaga itu dengan menunjuk ke arah Putri Chu An.
"Oh, aku tak menyangka kalau wanita ini di beri makanan, yang ku tahu adalah kalau orang sudah di kurung di Menara Iblis ini orang itu tidak akan di berikan makan dan juga tidak bisa berkultivasi. Hingga hanya menunggu kematian nya saja." Ucap Tetua Agung Oyu.
"Makan lah ini." Ucap penjaga itu dengan melemparkan makanan yang di bungkus oleh plastik, ia melempar kan nya dengan keras ke arah Putri Chu An.
"Baiklah aku permisi dulu Tetua Agung." Uca penjaga itu memberi hormat lalu pergi berjalan meninggal kan Tetua Agung Oyu.
Setelah penjaga itu berjalan jauh sampai tak terlihat lagi dari mata Tetua Agung Oyu.
Tetua Agung Oyu langsung membuka pintu ruangan tahanan milik Putri Chu An lalau mengambil plastik itu dan membuka nya.
"Ini…daging manusia." Ucap Tetua Agung Oyu. Ia melihat daging manusia di dalam plastik itu.
"Apakah kau setiap hari nya di kasih daging manusia." Tanya Tetua Agung Oyu.
"Benar." Jawab Putri Chu An dengan wajah nya menunduk.
"Lalu kau memakan nya." Taya Tetua Agung Oyu.
"Tentu saja aku tidak akan memakan nya, aku mengubur plastik itu di dalam tanah." Jawab Putri Chu An.
"Huh…" Ucap Tetua Agung Oyu, kemudian Tetua Agung Oyu langsung melepaskan borgor Putri Chu An.
"Tetua Qiu kemari lah." Ucap Tetua Agung Oyu.
Tetua Qiu pun keluar sendiri dari ruang tahanan nya, karena Tetua Agung Oyu memasukan Tetua Qiu tanpa borgor dan juga pintu ruangan tahanan nya pun sengaja tidak di kunci.
"Baiklah aku akan memebuat boneka manusia dengan teknik yang aku pelajari waktu kecil." Ucap Tetua Agung Oyu.
"Tetapi kalian harus mengalirkan Qi kalian terlebih dahulu supaya boneka manusia ku memiliki Qi yang sama seperti kalian." Ucap Tetua Agung Oyu.
Kemudian Tetua Agung Oyu mengeluarkan tanah liat yang sudah di bagi menjadi dua bagian. Setelah itu Putri Chu An dan Tetua Qiu meletakan tangan kanan nya ke tanah liat yang ada di depan nya masing masing. Meletakan tangan nya bertujuan untuk mengalirkan Qi nya ke tanah liat tersebut.
Setelah selesai mengalir kan Qi nya, Tetua Agung Oyu langsung meletakan tangan kanan nya ke atas lantai yang di depan nya ada tanah liat. Tak lama kemudian muncul sinar hitam dan tak lama muncul sosok orang yang sangat mirip dengan Putri Chu An, Tetua Agung Oyu pun melakaukan hal yang sama kepada Tetua Qiu.
"Sungguh mirip sekali." Guman Putri Chu An.
"Baiklah mari ikut dengan kami, kita akan menuju ke kediaman pribadi ku." Ucap Tetua Agung Oyu.
"Baik." Ucap Putri Chu An yang sekarang keadaan nya sudah membaik karena luka luka nya telah di sembuhkan oleh Tetua Qiu.
Tetua Agung Oyu pun meletakan boneka manusia nya ke ruangan Putri Chu An dan Tetua Qiu. Setelah meletakan boneka manusia itu, Tetua Agung Oyu langsung membuat portal teleportasi yang menuju ke kediaman nya.
Sementara itu di Kediaman Pemimpin Kota Zuru.
__ADS_1
Saat ini Pemimpin Chu Yang tengah bersiap siap untuk menuju Ibukota Kekaisaran Chu, tentu saja Wang Feng dan Xiao ikut dengan nya. Karena Wang Feng juga telah berjanji kepada Putri Chu An kalau dia akan menyembuh kan ayah nya dan juga kakek nya.
"Lapor pemimpin." Ucap seorang pengawal.
"Katakan." Ucap Pemimpin Chu Yang.
"Tiga kuda telah di persiapkan dan kuda tersebut siap berjalan ke Ibukota Kekaisaran Chu." Ucap pengawal.
"Baiklah, kau bisa pergi sekarang." Ucap Pemimpin Chu Yang.
Kemudian penjaga itu pun pergi dari pandangan Chu Yang.
Chu Yang pun berjalan ke arah kamar Wang Feng, namun di perjalanan Chu Yang berpapasan dengan Wang Feng dan Xiao yang selalu di belakang Wang Feng.
"Ah…kebetulan sekali Tuan Feng." Ucap Pemimpin Chu Yang.
"Ada apa senior." Ucap Wang Feng.
"Kuda telah di siapakan dan kita akan ke Ibukota dua jam lagi." Ucap Pemimpin Chu Yang.
"Kenapa harus pakai kuda, bukannya akan lebih cepat kalau kita terbang." Tanya Wang Feng.
"Waktu perjalan memakai kuda dari Kota Zuru ke Ibukota Kekaisaran Chu hanya 30 menit saja." Jawab Pemimpin Chu Yang.
"Bukan nya lebih cepat terbang." Ucap Wang Feng.
"Kita harus menghemat tenaga kita, aku juga tidak tahu apa yang terjadi ketika kita sampai di Ibukota Kekaisaran Chu." Ucap Pemimpin Chu Yang.
"Huh…baiklah aku akan mengikuti apa yang di lakukan oleh Senior Yang." Ucap Wang Feng.
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
...……………………………………………………………………………………...
Kalau ada saran atau keritikan silahkan komen saja. 🙏🙏
Terima kasih Sebesar Besarnya Saya Sampaikan Kepada Yang Membaca Novel Murid Para Dewa.
🙏🙏
Berikan hadiah.apa kek, biar semangakat yakan... Yok bisa yok…
Support saya dengan like nya yaa kawan kawan, Komen Juga, Tambahkan Ke Favorite jangan lupa. Semoga Kalian Sehat selalu dan di tambahkan rezeki nya.. Amin....
Semoga Kalian Semua Sehat Selalu dan di tambahkan rezeki nya… Amin……
Komen apa kek. ya ya ya ia ia ya……
YO HO HO HO HO HO HO HO HO Ho Ho Ho
...--------------------------#####--------------------------...
Tingkat Kultivasi di Dunia Kultivator
Pembentukan tubuh (Awal, Menengah, Puncak)
Pembentukan Tulang (Awal, Menengah, Puncak)
Pembentukan Qi (Awal, Menengah, Puncak)
Prajurit (Awal, Menengah, Puncak)
Jendral (Awal, Menengah, Puncak)
Kaisar (Awal, Menengah, Puncak)
__ADS_1
Half Saint (Awal, Menengah, Puncak)
Saint (Awal, Menengah, Puncak)
Holy Saint (Awal, Menengah, Puncak)
Tyrant (Awal, Menengah, Puncak)
Holy Tyrant (Awal, Menengah, Puncak)
............
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
Tingkat Artefak
TINGKAT PERUNGGU
TINGKAT PERAK
TINGKAT BERLIAN
TINGKAT EMAS
TINGKAT ROH
TINGKAT BUMI
TINGKAT LANGIT
TINGKAT SURGAWI
TINGKAT LEGENDA
TINGKAT KUNO
TINGKAT DEWA
TINGKAT ILAHI
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
Tingkatan Pil
1
2
3
4
5
6
7
8
Surgawi
ilahi
...
__ADS_1