Murid Para Dewa

Murid Para Dewa
Keluar dari Makam Kuno dan Kemarahan Tetua Kedua Sekte Racun


__ADS_3

Sementara itu Wang Feng yang sedang duduk santai di bawah pohon sedang menonton pertaruangan antara Oroc dengan Raja Ular.


Cukup lama Wang Feng menyaksiakan Otoc bertarung dengan raja ular, dan hasil nya pasti sudah di ketahui kalau Oroc lah pemenang nya.


Setelah Raja Ular mati, Wang Feng pun mengambil Inti Raja Ular, dan menyimpan mayat nya ke dalam cincin penyimpanan nya.


Wang Feng pun kembali menuju tempat Putri Chu An dan sekelompok orang tadi.


Setelah sampai di sana, Wang Feng melihat kalau sekolompok orang orang itu telah pulij dari luka luka nya dan pakaian nya pun bersih.


Sekelompok orang itu terkejut karena mereka melihat Wang Feng telah kembali. Bukannya Wang Feng ingin mengalahkan Raja Ular itu, namun kenapa dia sudah kembali dengan cepat.


"Tuan Feng, apakah kau sudah membunuh Raja Ular." Tanya Putri Chu An yang sedang duduk di atas batu.


"Tentu saja…Raja Ular bukan lah apa apa." Jawab Wang Feng dengan bangga.


"Apakah kau bercanda, bahkan kau belum satu jam pergi dan sekarang sudah kembali lagi. Apakah kau hanya pergi sebentar terus berbohong seakan akan kau sudah membunuh Raja Ular itu." Ucap salah satu orang dari kelompok itu yang membawa pedang di samping pinggang nya.


"Apakah aku terlihat berbohong kepada mu." Ucap Wang Feng dengan tatapan yang tajam mengarah kepada orang yang tadi.


"Itu…" Orang yang tadi merasa tertekan seakan akan banyak pedang mengarah kepada nya.


"Sudah…sudah…maaf kan bawahan saya tuan." Ucap ketua kelompok itu.


"Huh…akan ku maafkan." Ucap Wang Feng.


"Baiklah sekarang sebaik nya kita keluar dari Makam Kuno ini." Ucap Ketua kelompok itu.


"Oh iya…sebelum kita pergi berpisah, aku akan mengenalkan kepada kalian kalau kami adalah murid dari Sekte Pedang." Ucap Ketua kelompok sambil mengarahkan tangan kanan nya bertujuan untuk bersalaman dengan Wang Feng.


"Nama ku Feng." Ucap Wang Feng dengan mengarahkan tangan nya dan mereka pun bersalaman.


"Baiklah, kita akan berpisah. Terima kasih sebelum nya karena telah menolong kita." Ucap ketua kelompok.


"Sama sama." Ucap Wang Feng.


Kemudian Kelompok dari Sekte Pedang itu pun pergi ke arah berlawan dengan Wang Feng dan Putri Chu An.


"Ketua, kenapa anda bersikap sangat sopan kepada anak tadi." Tanya salah satu orang kelompok itu yang kini mereka yang sudah jarak nya jauh dan sedang berdiri melingkar.


"Aku tidak tahu, tapi aku punya pirasat kalau orang tadi sangat lah kuat." Jawab Ketua kelompok itu dengan wajah serius.


"Ah…aku tahu kalau ketua mempunyai pirasat yang begitu akurat." Ucap salah satu orang dari kelompok Sekte Pedang.


"Lebih baik kita keluar dari Makam Ini." Ucap ketua kelompok Sekte Pedang.


"Baik…" Ucap serempak bawahan nya.


"Akhir nya kita sudah keluar dari Makam Kuno itu." Ucap Wang Feng yang sudah keluar dari Makam Kuno.


"Kau benar…Aku sangat ingin membersihkan badan ku dengan air hangat." Ucap Putri Chu An.


Semua orang yang memasuki Makam Kuno itu pun telah keluar semua nya dan Makam Kuno itu telah tertutup kembali dan akan di buka tiga tahun lagi.


Namun dari kerumunan orang orang ada seorang kakek tua yang sedang marah dan menghancurkan apapun yang berada di dekat nya.


Kakek tua itu memiliki rambut berwarna merah, janggut nya putih panjang dan membawa tombak di punggung nya.


"Sialan…siapa yang telah membunuh Tuan Muda dari Sekte Racun." Teriak kakek tua itu dengan mengeluarkan aura nya.


"Tetua kedua, aku meminta mu untuk tarik kembali aura mu." Ucap Chu Yang yang sedang berhadapan langsung dengan tetua kedua Sekte Racun. Di belakang Chu Yang juga ada lima tetua bersama nya.

__ADS_1


"Apa…kalian harus bertanggung jawab atas kematian Tuan Muda Sekte Racun." Ucap tetua kedua.


"Apa…apakah kau bercanda, belum tentu Tuan Muda Sekte Racun mati. Mungkin dia terkunci di dalam Makam Kuno itu karena dia telat untuk keluar." Ucap Chu Yang.


"Ha ha ha…aku tidak mau tahu, yang pasti Tuan Muda Sekte Racun telah mati di area Kota Zuru ini dan semua Kota Zuru ini akan kena imbas nya." Ucap tetua kedua Seke Racun.


"Apakah kau bercanda kakek tua sialan." Teriak Chu Yang dengan ekspresi marah dan langsung melesar maju ke arah tetua kedua dengan tangan kanan Ch Yang di depan dan membentuk cakar.


Tetua kedua langsung mengambil tombak dari punggung nya dan menahan serangan yang di lakukan oleh Chu Yang dengan tombak nya.


Bommmm


Terdengar suara yang keras yang di akibatkan oleh Chu Yang dan Tetua kedua Sekte Racun.


Serangan Chu Yang berhasil di hentikan Oleh Tetua kedua Sekte Racun, yang membuat Chu Yang mundur dua langkah ke belakang.


"Kau berada di ranah Kaisar Puncak." Ucap Chu Yang sambil memegang tangan kanan nya yang kesakitan akibat benturan tadi dengan tombak tetua kedua Sekte Racun.


"Ha ha ha ha ha, lihat lah perbandingan aku dengan mu. Kau hanya lah berada di Ranah Kaisar Awal dan ingin bertarung dengan ku. Ha ha ha." Tetua kedua Sekte Racun tertawa karena menertawakan Chu Yang.


"Berani sekali kau menertawakan Pemimpin Yang." Ucap salah satu tetua yang berada di belakang Chu Yang.


...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...


...……………………………………………………………………………………...


Terima kasih yang sudah membaca novel Murid Para Dewa, semoga kalian suka. Dan kalau ada kekurangan saya memon maaf sebesar besarnya.


Kalau ada saran atau keritikan silahkan komen saja. 🙏🙏


Terima kasih Sebesar Besarnya Saya Sampaikan Kepada Yang Membaca Novel Murid Para Dewa.


Berikan hadiah.apa kek, biar semangakat yakan... Yok bisa yok…


Support saya dengan like nya yaa kawan kawan, Komen Juga, Tambahkan Ke Favorite jangan lupa. Semoga Kalian Sehat selalu dan di tambahkan rezeki nya.. Amin....


Semoga Kalian Semua Sehat Selalu dan di tambahkan rezeki nya… Amin……


Komen apa kek. ya ya ya ia ia ya……


YO HO HO HO HO HO HO HO HO Ho Ho Ho


...--------------------------#####--------------------------...


Tingkat Kultivasi di Dunia Kultivator


Pembentukan tubuh (Awal, Menengah, Puncak)


Pembentukan Tulang (Awal, Menengah, Puncak)


Pembentukan Qi (Awal, Menengah, Puncak)


Prajurit (Awal, Menengah, Puncak)


Jendral (Awal, Menengah, Puncak)


Kaisar (Awal, Menengah, Puncak)


Half Saint (Awal, Menengah, Puncak)


Saint (Awal, Menengah, Puncak)

__ADS_1


Holy Saint (Awal, Menengah, Puncak)


Tyrant (Awal, Menengah, Puncak)


Holy Tyrant (Awal, Menengah, Puncak)


............


...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...


Tingkat Artefak


TINGKAT PERUNGGU


TINGKAT PERAK


TINGKAT BERLIAN


TINGKAT EMAS


TINGKAT ROH


TINGKAT BUMI


TINGKAT LANGIT


TINGKAT SURGAWI


TINGKAT LEGENDA


TINGKAT KUNO


TINGKAT DEWA


TINGKAT ILAHI


...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...


Tingkatan Pil


1


2


3


4


5


6


7


8


Surgawi


ilahi


...

__ADS_1


__ADS_2