My

My
perhatian


__ADS_3

" aku jalan ke sana dulu ya" kata sumi


sumi lari membiar kan aku dan arif


ngobrol berduaan


"sering joging" tanya arif


"ya kalau lagi libur kerja ajj" jawab ku


"kok cuma berdua" kata arif


"ya berdua ajj" kata ku


arif merasa kan kalau aku sedikit cuek


karna aku ga mau terlalu memberi


banyak harapan pada orang


"boleh ga aku main ke rumah kamu"


tanya arif


"boleh kok" kata ku


"Bener ya nanti aku pasti main


ke rumah kamu" kata arif


meski aku cuek dan sedikit jutek


tapi arif masih tetap mengajak aku


ngobrol sampai sumi kembali dari


dia lari pagi


"asik banget ngobrol nya" kata sumi


sumi duduk di samping ku karna


posisi arif sedang berdiri di hadapan


ku


"udh lari lari nya" tanya arif


"udh ach cape" jawab sumi


"masa baru ajj sebentar udah cape"


kata arif


sumi malah tertawa


dan aku cuma melihat arif dan sumi


sedang ngobrol


"lin ngapain bengong terus" tanya sumi


"siap yang bengong" kata ku


arif terus memperhati kan aku


di sana kami banyak ngobrol meski


obrolan kami tidak terlalu penting


buat aku


"udah jam 9 Pulang yuk" kata ku

__ADS_1


"ga kerasa ya udah siang" kata sumi


"jangan dulu pulang lah kita cari


sarapan dulu" kata arif


"gimana lin" tanya sumi


"ga deh aku mau langsung pulang


ajj kalau kalian mau pada sarapan


dulu silah kan" kata ku


"ya lin ga asik ach" kata sumi


"aku ada kerjaan besok harus udah


beres" kata ku


aku sengaja beralasan seperti itu


karna aku ga mau ikut ajak kan


arif dan sengaja aku mau membiar


kan sumi dan arif berdua


karna aku yakin sumi ada hati pada


arif


"kalian berdua ajj sarapan aku


Pulang dulu" kata ku


"lin apa ga bisa sebentar ajj" kata arif


aku ada banyak kerjaan" kata ku


tampa menunggu jawaban dari


arif dan sumi aku langsung


melangkah pergi meninggal


kan mereka berdua


*


*


*


*


*


*


Aku kira kata - kata arif cuma becanda


tapi ternyata dia ga becanda arif datang


ke rumah dengan rudi


aku ga bisa nolak atau melarang nya


aku mempersilah kan arif dan rudi


masuk


kita sih asik ngobrol karna keluarga ku

__ADS_1


cukup ngerti dan ga pernah ada


larangan siapa pun yang mau main


ke rumah ku


Sejak saat itu aku dan arif jadi


sering bertemu


hampir setiap hari arif selalu menjemput


aku waktu pulang kerja


ya aku sih ga keberatan meski aku


sedikit merasa risih dengan


penampilan nya yang selengehan


ga seperti cowo temen - teman ku


semua berpenampilan rapi dan keren


tapi entah kenapa aku merasa nyaman


ga tau dari mana awal nya kami semakin


dekat


arif emang ga pernah menyata kan


cinta dengan kata - kata dia lebih


memperlihat kan nya dengan cara lain


kedekatan kami sudah lebih dari


sekedar teman


perhatian dan cara sikap arif pada


ku sudah di kata kan kalau aku dan arif


seperti orang yang pacaran


"aku boleh tanya sesuatu ga" kata ku


"boleh" jawab arif


"sebenar nya kamu anggap ke


dekatan kita ini apa" tanya ku


"lin - lin kamu itu kaya anak kecil


pake harus nanya lagi" kata arif


"wajar dong aku kan mau ke


pasti an" kata ku


"lin aku itu cinta sama kamu


apa aku harus kaya orang - Orang


yang menyata kan cinta dengan


kata - kata yang romantis" kata arif


😃😃😃😃😃


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2