
Aku masih menjalani hidup seperti biasa
berangkat pagi pulang malam
karna kerjaan masih sangat banyak
dengan begitu aku bisa menikmati
hari - hari ku
cukup bahagia dengan ke hidupan
aku seperti ini
"jalan kek mumpung pulang kerja
masih siang" kata erna
"jalan kemana tanggung bulan
gini" kata sopi
"yang hemat ajj" kata tia
" kemana kita" kata ku
kami masih ngobrol masalah soal
rencana jalan - jalan
karna udah beberapa minggu
ini kita kerja selalu pulang
malam
" kita ke rumah eneng ajj yuk
bikin acara di sana kan hemat"
kata cici
"ide cemerlang" kata tia
"gimana lin kamu setuju ga" kata eneng
"setuju ajj aku mah " kata ku
akhir nya kami mutusin untuk
ngadain acara di rumah eneng
pulang kerja jam 12
kami langsung berangkat ke rumah
eneng
saking sudah biasa kalau kami
lagi ngumpul pasti selalu rame
di angkot ajj kami sangat rame
membuat orang yang ada di dalam
angkot sebel dengan kami
ada seorang penumpang cewe
dari pertama kita naik dia cemberut
terus karna kami banyak tertawa dan
bercanda di dalam angkot
__ADS_1
"biasa ga sih ga berisik" kata cewe itu
dengan mata melotot dan
terlihat sangat marah
"biasa ajj kali mbak mata nya
ga usah berlebihan" kata sopi
"ga suka turun ajj biar kita yang
bayar ongkos nya" kata erna
"kalian lagi ngomongin aku" kata
cewe itu
"owh jadi mbak merasa lagi kami
omongin" kata ku
"ya" jawab cewe itu
" bagus deh mbak kalau merasa
jadi kita ga usah repot - repot
negur mbak" kata ku
cewe itu jadi marah karna dia ga
nyangka kalau aku bakalan berani
melawan nya
"kalian berisik tau ga" kata cewe itu
" aduh mbak kalau mau adem naik
di dalam angkot itu aku dan cewe
itu jadi adu mulut
kita sadar kalau kita tadi emang
berisik di angkot tapi cewe itu ga
ada hak marah - marah
dari cara bicara nya cewe itu
sudah sangat ke terlalu an
aku semakin emosi
"bang berenti" kata ku
aku sengaja menghenti kan angkot
biar aku leluasa biaca dengan cewe itu
"ngapain lo berentiin angkot nya"
tanya cewe itu
aku ga menjawab malah menatap dia
dan dia sangat ke takutan waktu
melihat aku marah
"nih bang" kata cewe itu
cewe itu bangun dan membayar
__ADS_1
ongkos angkot dia turun dari
angkot itu karna takut kena amukan
aku
aku dan teman - teman ku malah
tertawa melihat nya
"jalan bang" kata erna
sopir angkot itu kembali
menjalan kan angkot nya
"gila jangan kan dia aku ajj takut
lait kamu marah" kata sopi
"mata kamu kaya singa yang mau
makan mangsa nya" kata tia
"masa aku seseram itu" kata ku
"serem banget" kata erna
"ga nyangka aku kamu bisa marah
kaya gitu" kata eneng
"tuh orang nyebelin banget "
kata ku
"jadi ga takut kita kalau kemana -
mana sama kamu" kata erna
"Bener" kata cici
"kalian pikir aku bodygat kalian
apa " kata ku
"bisa di bilang gitu deh" kata tia
"selain bisa naklukin cowo kamu
juga bisa bikin ema - ema rempong
mati kutu" kata eneng
"ga gitu juga kali" kata ku
kami jadi kembali ngobrol dan
bercanda di dalam angkot
karna saat ini yang naik angkot
cuma kami ajj ga ada yang lain
sopir angkot juga enjoy dengan
keberadaan kami
dia malah mau ngantar kami sampai
ke dalam karna rumah eneng
lumayan jauh dari jalan raya
😃😃😃😃😃
__ADS_1
...Bersambung...