My

My
rumah eneng


__ADS_3

Aku masih menjalani hidup seperti biasa


berangkat pagi pulang malam


karna kerjaan masih sangat banyak


dengan begitu aku bisa menikmati


hari - hari ku


cukup bahagia dengan ke hidupan


aku seperti ini


"jalan kek mumpung pulang kerja


masih siang" kata erna


"jalan kemana tanggung bulan


gini" kata sopi


"yang hemat ajj" kata tia


" kemana kita" kata ku


kami masih ngobrol masalah soal


rencana jalan - jalan


karna udah beberapa minggu


ini kita kerja selalu pulang


malam


" kita ke rumah eneng ajj yuk


bikin acara di sana kan hemat"


kata cici


"ide cemerlang" kata tia


"gimana lin kamu setuju ga" kata eneng


"setuju ajj aku mah " kata ku


akhir nya kami mutusin untuk


ngadain acara di rumah eneng


pulang kerja jam 12


kami langsung berangkat ke rumah


eneng


saking sudah biasa kalau kami


lagi ngumpul pasti selalu rame


di angkot ajj kami sangat rame


membuat orang yang ada di dalam


angkot sebel dengan kami


ada seorang penumpang cewe


dari pertama kita naik dia cemberut


terus karna kami banyak tertawa dan


bercanda di dalam angkot

__ADS_1


"biasa ga sih ga berisik" kata cewe itu


dengan mata melotot dan


terlihat sangat marah


"biasa ajj kali mbak mata nya


ga usah berlebihan" kata sopi


"ga suka turun ajj biar kita yang


bayar ongkos nya" kata erna


"kalian lagi ngomongin aku" kata


cewe itu


"owh jadi mbak merasa lagi kami


omongin" kata ku


"ya" jawab cewe itu


" bagus deh mbak kalau merasa


jadi kita ga usah repot - repot


negur mbak" kata ku


cewe itu jadi marah karna dia ga


nyangka kalau aku bakalan berani


melawan nya


"kalian berisik tau ga" kata cewe itu


" aduh mbak kalau mau adem naik


di dalam angkot itu aku dan cewe


itu jadi adu mulut


kita sadar kalau kita tadi emang


berisik di angkot tapi cewe itu ga


ada hak marah - marah


dari cara bicara nya cewe itu


sudah sangat ke terlalu an


aku semakin emosi


"bang berenti" kata ku


aku sengaja menghenti kan angkot


biar aku leluasa biaca dengan cewe itu


"ngapain lo berentiin angkot nya"


tanya cewe itu


aku ga menjawab malah menatap dia


dan dia sangat ke takutan waktu


melihat aku marah


"nih bang" kata cewe itu


cewe itu bangun dan membayar

__ADS_1


ongkos angkot dia turun dari


angkot itu karna takut kena amukan


aku


aku dan teman - teman ku malah


tertawa melihat nya


"jalan bang" kata erna


sopir angkot itu kembali


menjalan kan angkot nya


"gila jangan kan dia aku ajj takut


lait kamu marah" kata sopi


"mata kamu kaya singa yang mau


makan mangsa nya" kata tia


"masa aku seseram itu" kata ku


"serem banget" kata erna


"ga nyangka aku kamu bisa marah


kaya gitu" kata eneng


"tuh orang nyebelin banget "


kata ku


"jadi ga takut kita kalau kemana -


mana sama kamu" kata erna


"Bener" kata cici


"kalian pikir aku bodygat kalian


apa " kata ku


"bisa di bilang gitu deh" kata tia


"selain bisa naklukin cowo kamu


juga bisa bikin ema - ema rempong


mati kutu" kata eneng


"ga gitu juga kali" kata ku


kami jadi kembali ngobrol dan


bercanda di dalam angkot


karna saat ini yang naik angkot


cuma kami ajj ga ada yang lain


sopir angkot juga enjoy dengan


keberadaan kami


dia malah mau ngantar kami sampai


ke dalam karna rumah eneng


lumayan jauh dari jalan raya


😃😃😃😃😃

__ADS_1


...Bersambung...


__ADS_2