
Kami pergi berempat dan tujuan kami
ke tempat wisata
tapi sebelum masuk ke tempat wisata
ambon ngajak aku ke mall
lebih dulu
untuk membeli makanan
aku ke pikiran untuk membuat ambon
ilpil sama aku
dan berpikiran kalau aku cewe matre
semua aku beli sampai yang ga
penting aku beli
tapi rencana ku gagal bukan nya
bikin ambon ilpil tapi ambon
malah mendukung aku
ambon ga pernah jera untuk
menarik perhatian aku
"apa yang aku mau dan apa yang aku
harap kan aku bisa dapat kan dari
ambon tapi aku sama sekali ga dapet
kenyamanan dari ambon
aku malah merasa nyaman jalan dengan
arif , cowo kere, dengan dandanan
selengehan "kata hati ku
meski aku menganggap ini hanya
hiburan semata tapi aku merasa
sangat bersalah karena aku
jalan dengan cowo lain di
belakang arif
*
*
*
*
*
Dan ke esokan hari nya waktu aku
lagi berduaan dengan arif tiba - tiba arif
nanya dan itu membuat aku kaget
"kemarin kemana lin" tanya arif
__ADS_1
deg
kaget bukan main , aku kaget dan campur
takut
"jangan - jangan arif tau kalau aku
kemarin jalan sama ambon" kata hati ku
"kok bengong" kata arif
karna aku sama sekali ga menjawab
pertanyaan arif
"maafin aku ya lin " kata arif
mendengar arif minta maaf aku
semakin merasa sangat bersalah
harus nya aki yang minta maaf
karna aku yang udah berbuat salah
"aku janji lain kali aku akan ngajak
kamu jalan biar kamu ga bosan"
kata arif
"maafin aku ya , kalau selama ini
aku terlalu banyak nuntut kamu
harus nya aku tau ke adaan kamu"
"aku yang salah lin aku ga pernah
bisa bahagiain kamu aku ga bisa
ngasih yang lebih sama kamu
tapi aku janji aku akan berusaha
agar aku dapat kerjaan , supaya aku
bisa bahagiain kamu dan merasa
bangga punya cowo kaya aku" kata arif
"ya aku doain supaya kamu dapat
kerjaan" kata ku
"trimakasih lin kamu udah mau
nerima aku apa ada nya" kata arif
aku menjawab dengan senyuman
arif meluk aku sangat erat dan aku
semakin yakin kalau arif benar - benar
serius sama aku
meski sampai sekarang arif ga pernah
ngajak aku ke rumah nya dan
memperkenal kan aku pada
__ADS_1
keluarga nya
ibu dan sodara - sodara ku selalu
membanding - banding kan arif
dengan ambon
hanya ayah yang ga pernah ikut
campur
tapi tetap saat ini orang yang aku
sayang arif
arif kenal sama semua teman - teman
aku yang di tempat kerja
semua teman - teman ku tau tentang
hubungan ku dengan arif
tapi arif paling dekat dengan tia
karna orang yang pertama aku
kenalin sama arif tia
arif pernah main ke rumah tia sendiri
itu pun ga di rencana kan
waktu itu arif pulang ngelamar kerja
dan kebetulan tempat nya dekat
dengan rumah tia
"eh arif tumben " kata tia
"ganggu ga" kata arif
"ga kok ,, ada apa" tanya tia
"ga, ada apa - apa kok
tadi aku abis ngelamar kerja di sana
ya kau mampir ajj ke sini" kata arif
"owh gitu " kata tia
"sekalian ada yang mau aku tanyain
tentang lin" kata arif
Arif banyak bertanya tentang aku
pada tia
karna arif merasa ga yakin sama aku
dengan ke adaan arif yang seperti ini
sebenar nya arif merasa minder
dengan kondisi nya
😃😃😃😃😃
Bersambung
__ADS_1