
"lin kok kerja sih" kata ratna
"lah emang kerja kan" kata ku
ga ngerti maksud pembicaraan ratna
"ga ke rumah arif" kata ratna
"mau ngapain ke rumah arif" kata ku
"emang kamu ga tau
kakak nya arif kan meninggal" kata
ratna
"aku ga tau
kakak nya yang mana yang
meninggal" tanya ku
"kakak nya yang cewe
aku dapat kabar dari cowo aku"
kata ratna
"aku ga tau ini ajj aku baru
denger dari kamu" kata ku
"ya udah sekarang kamu
minta ijin ajj jangan kerja"
kata ratna
"ga lah nanti ajj" kata ku
aku mengira kalau yang meninggal
itu kakak nya arif yang waktu itu
aku pernah main sama arif
ke rumah nya
tapi setalah aku dapat kabar
dari eci ternyata yang
meninggal kakak nya yang
masih gadis
"ci bener kakak arif meninggal" tanya ku
"iya" jawab eci
"siapa" tanya ku
"nimi" jawab eci
"owh jadi yang masih gadis
aku kira yang di sana" kata ku
aku masih ga percaya kalau yang
meninggal itu nimi
"lin sekarang arif udah kerja
loh" kata eci
"bagus lah,, kerja di mana" kata ku
"di restoran xx "jawab eci
"gila tuh lepas dari aku dapet
kerja kenapa ga waktu sama
aku di kerja" kata ku
kamu nyesel putus sama arif"
__ADS_1
tanya eci
"putus dari arif sama sekali ga nyesel"
kata ku
"ya aku bisa liat sih sama
sekali ga ada penyesalan" kata eci
"ya buat apa nyesel" kata ku
"asal kamu tau ajj waktu kalian
putus arif frustasi banget
sekarang dia berubah darastis
rajin ibadah , dan sekarang dia
sering ceramah aku kalau aku
lagi pake baju sexi" kata eci
"bagus lah mau jadi ustad kali
dia" kata ku
"emang bagus tapi buat
ngelupain kamu arif harus
mengurung diri di kamar
sampai satu bulan" kata eci
di rumah aku eci banyak cerita
tentang arif
sampai - sampai aku merasa
penasaran pengen ke temu arif
bahkan aku pernah berharap bisa
dan setiap aku lewat di depan
restoran xx itu aku di mana arif
kerja aku suka mecari - cari dia
aku pengen banget ke temu arif
tapi allah sama sekali ga pernah
mempertemu kan kami lagi
dan allah mendengar doa aku
akhir nya arif hadir lagi di kehidupan
ku , arif sering nelpon dan chat aku
"lin gimana kabar kamu" tanya arif
"baik" jawab ku
"kok sekarang jadi galak gitu" kata
arif
arif sering menelpon aku dan chat
aku tapi jarang aku tanggapin
karna waktu itu aku lagi asik
kembali berpetualang
dengan para cowo - cowo yang
lagi dekat sama aku
waktu itu aku lagi punya
3 cowo
__ADS_1
ke tiga - tiga nya lumayan
punya masa depan yang
mapan
dan akhir nya aku ketemu arif
lagi, arif ngebantuin aku sampai
rumah waktu aku pulang kerja
karna arif mau tau di mana rumah
aku sekarang
karna aku sudah pindah rumah
arif tiba - tiba muncul dengan
penampilan yang berbeda
arif semakin kurus dan sekarang
rambut arif gondrong
"arif" kata ku
aku sangat kaget melihat
penampilan nya yang sekarang
"ya lin ini aku" kata arif
aku mengajak arif masuk
dan mempersilah kan arif duduk
"lin sekarang kamu makin
cantik" kata arif
"bisa ajj" kata ku
di rumah ku , aku dan arif banyak
ngobrol
dan arif pun banyak bertanya
tentang aku
"pacar kamu yang sekarang
siapa" tanya arif
"ada deh" kata ku
"mau main rahasia - rahasia an
nih sekarang" kata arif
aku malah senyum ga berkata
apa - apa
"pasti punya pacar kan" kata arif
"ya sekarang aku lagi deket
sama dia" kata ku
"bagus lah kalau gitu" kata arif
"owh ya sendiri nya sekarang
punya pacar orang mana" tanya ku
"aku belum punya pacar lin
aku belum bisa move one" kata arif
aku jadi diam setelah mendengar
jawab dari arif
😃😃😃😃😃
__ADS_1
Bersambung