My Beloved Dragon

My Beloved Dragon
chapter 6


__ADS_3

"kunci A ya"gumam ku.


setelah 3 hari berlalu dari kejadian itu,aku terus berpikir mengenai apa yang raja spirit katakan mengenai kunci A.


apa itu kunci A? apa di dunia ini ada kunci seperti itu?


"ibu harap kalian belajar dengan baik karena senin besok kalian akan menghadapi ujian akhir semester...."ucap guru


iya benar juga aku belum belajar apapun hari ini. bahkan sampai jam pelajaran terakhir pun aku masih memikirkan tentang kunci itu.


aku harus fokus di pelajaran ini,jika tidak maka aku tidak bisa mengulas pelajaran hari ini.


"nah murid-murid tolong kalian catat ini. ini samua akan keluar di dalam ujian nanti,baiklah pelajaran hari ini cukup sampa di sini" ucap guru.


dan pada akhirnya aku tidak bisa fokus,selama seharian ini aku terus berfikir mengenai kunci A.


"andai saja ada petunjuk mengenai kunci A"gumam ku.


ah itu dia kunci aku rasa aku harus mengerti definisi dari kunci itu,jika aku sudah mengerti maka aku bisa mengetahui petunjuk lainnya.


......................


"Kumohon jangan tinggalkan diriku"


mimpi ini, sebenarnya siapa wanita itu


"Dane"ucap wanita itu dengan lembut.


mengapa ia tau namaku?


tidak biasanya Elvito sehangat ini.


"hoam...loh ini kan di" ucapku yang belum sempat ku selesaikan


"yang mulia anda sudah bangun?"ucap Alex


Alex adalah ajudan ku,ia seorang naga merah.Naga merah memiliki tinggi badan 189cm jika berada dalam wujud manusia.setiap naga memiliki kemampuan berubah wujud menjadi manusia.


"iya,apa kau tahu selama ini aku bermimpi tentang seorang wanita terus menerus"ucapku


"sudah lama anda tidak bermimpi kan, apalagi mimpi seorang wanita"ucapnya dengan senyum yang mengerikan seolah ia tahu apa mimpiku itu.


"hentikan senyummu itu,aku tahu apa pikiranmu bodoh"ucap ku kesal.


jika aku perhatikan lagi tinggi alex berbeda denganku,dan juga di wajahnya terdapat kantong mata.apa alex mengerjakan semua tugas yang aku berikan sebelum aku tertidur?


"Alex sudah berapa lama aku tertidur?"tanyaku.


"mungkin 50 tahun yang mulia,dan jika di waktu manusia mungkin 500tahun"jawabnya

__ADS_1


"50 tahun yah"gumam ku heran.


kenapa aku bangun lebih cepat dari yang seharusnya?


pada awalnya naga muda akan tidur seratus tahun untuk mencapai usia dewasa.lalu saat ia terbangun maka upacara kedewasaan akan di gelar.akan tetapi waktu untuk raja dari para naga itu berbeda.


"Alex terakhir yang ku ingat,tinggi mu hanya sebesar guci yang berada diujung sana itu."candaku sembari menunjuk guci yang ada di ujung kamarku.


"yang mulia keterlaluan baru saja saya mencapai usia kedewasaan saya,bukannya yang mulia mengucapkan selamat pada saya yang mulia malah meledek saya"gerutu Alex


wajah alex yang kesal itu masih sama dengan saat itu. Alex memiliki wajah yang tampan,tinggi badannya juga sama seperti naga merah pada umumnya tapi jumlah mana yang dimiliki olehnya lebih besar dibandingkan naga merah biasa.


"yang mulia,anda telah bangun sekarang meskipun terlalu cepat sebaiknya anda melakukan upacara kedewasaan anda yang mulia"ucap Alex.


"itu bukan ide yang buruk, mengingat sekarang kau lebih tinggi dariku, segera kamu siapkan upacaranya,aku percayakan semua nya padamu,oh iya sebelum itu tolong siapkan air dan pakaian ku!"ucapku


"baik yang mulia"jawab Alex


wanita itu siapa dia? senyumnya yang hangat dan lembut membuatku rindu.kenapa aku memikirkan wanita itu lagi.


sebaiknya aku cepat aku akan menyelesaikan tugasku yang belum sempat ku selesaikan.


"yang mulia ada apa? kenapa wajah anda terkejut seperti itu?tanya Alex


"sepertinya ada yang aneh denganmu,tidak biasanya kau mengerjakan tugasku hingga tuntas.sepertiny ada yang kau inginkan?"tanyaku


"ah yang mulia tahu saja"ucapnya


"sudahlah apa yang kau inginkan?"tanyaku


"sebenarnya saya ingin kita bisa belajar di dunia manusia yang mulia"jawabnya


perkataan alex itu membuatku teringat lagi dengan wanita itu.jika aku ke Atlatia apa aku bisa bertemu dengannya?


"baiklah,segera siapkan semuanya"ucapku


"baik yang mulia"jawab alex dengan senyum yabg gembira


"tapi sebelum itu lakukan dulu persiapan upacaranya"ucapku


tanpa banyak tanya,alex pergi menyiapkan semuanya. Sepertinya aku ingin jalan-jalan sebentar.


aku keluar dari kastil dan merubah wujud ku, aku terbang ke arah selatan dan disaat itu aku melihat taman bunga yang ada di mimpiku.


Forget me not,satu kata itu yang membuatku berhenti di taman ini.


"indahnya"gumam ku.


aku memutuskan untuk duduk di bawah pohon besar itu namun aku melihat bunga yang memiliki warna ungu kebiruan yang terlihat anggun dan cantik. lalu kata itu terlintas lagi dipikirkan ku.

__ADS_1


"Forget me not"gumam ku


aku tidak tahu kenapa kata itu terlintas ketika aku melihat bunga ini. Bagiku bunga ini sama saja seperti bunga yang lain, tapi setiap aku melihat bunga ini perasaan aneh itu muncul.


angin yang berhembus lembut di taman ini membuatku tanpa sadar membuat mataku terpejam.


"Dane coba lihat cantik kan,apa kau tahu,bunga ini memiliki arti yang sangat bermakna"


sekarang aku mengerti kenapa bunga itu menarik perhatianku.


"Forget me not,itu nama bunga ini dane,dan maknanya adalah kesetiaan dane"


kesetiaan, mendengar hal itu aku pun terbangun.


"bunga ini,aku akan membawanya ke kastil"ucapku.


......................


seperti biasa kak Erwin datang menunggu dan berdiri di depan kelas.meskipun kak Erwin berpakaian seperti itu,ia memiliki karisma yang terkesan keren.


ah iya apa aku tanya saja sama kak Erwin ya,kalau ka Erwin tidak tahu baru aku tanya pada kak Edward.


"kak apa kakak tahu definisi kunci?"tanyaku pada kak Erwin


"hah kunci ya kunci bocah"jawabnya


padahal terlihat jelas kalau dia tak tahu tuh.


"apa-apaan jawaban kakak itu"ucapku.


aku bertanya pada orang yang salah seharusnya aku bertanya saja pada kak Edward saja tadi.


"kak Edward"sapa ku dari kejauhan


mendengar sapaan ku kak Edward tersenyum.


aku berlari menghampiri kak Edward dan meninggalkan kak Erwin di belakang ku.


"kak apa kakak tahu apa definisi kunci? tanganku.


"definisi kunci ya, ah iya kunci itu adalah alat untuk mencapai suatu maksud Richie"jawab kak Edward


"oh begitu ya kak, terimakasih ya kak"ucap ku


lagi-lagi kak Edward tersenyum hangat,selama ini ia tak pernah tersenyum hangat seperti itu.


"aduh bocah kenapa kau meninggalkanku sih"gerutu kak Erwin


"Erwin hentikan itu,ayo cepat kita pulan"ajak kak Edward

__ADS_1


__ADS_2