
halaman terakhir dari buku yang aku baca,aku menemukan secarik kertas yang dilipat menjadi kecil. dengan rasa penasaran aku membuka kertas itu.
kertas itu berisi peta Atlantia dan simbol dari keluarga para pelindung. bukan hanya itu saja di kertas itu terdapat robekan itu artinya kertas itu bukan lah kertas utuh.
"jika Flameria merupakan keturunan dari Vermilion maka ini..."gumam ku.
belum sempat aku berbicara pelayan pribadi kakak mengetuk pintu perpustakaan ini.
"nona tuan muda edward mencari anda"ucapnya
"baik aku akan kesana sekarang"timbal ku
untuk berjaga-jaga aku akan membawa buku ini dan buku etika ini agar semua orang tidak curiga.
"tuang muda, nona sudah tiba"ucap pelayan di dalam ruangan kakak
melihat raut wajah kakak yang sepertinya sedang gelisah akan sesuatu,aku menjadi sedikit merasakan ketakutan.
"kalian keluarlah aku ingin berbicara berdua saja dengan adik ku!"ucapnya
"baik tuan muda"ucap para pelayan itu
aku tidak berani bertanya apa yang membuat kakak gelisah seperti ini.
"mephisto..apa yang kau tau tentang serpihan iblis mephisto rice?"tanya kakak.
mephisto ya?
"kenapa kakak membahas itu,aku-"jawabku yang terpotong
"jawab saja anak kecil"ucap kak erwin.
jika dua orang ini memasang wajah seram seperti ini maka dunia ini sedang tidak baik-baik saja.
"mephisto ya? aku pernah membacanya di buku mephisto adalah iblis tingkat menengah yang mengabulkan permintaan kita dengan jiwa sebagai bayarannya" ucapku.
bukankah mereka juga tahu tentang mephisto.itu kan cerita yang sering nenek bacakan ketika kami masih kecil.
"lalu apa hubungannya dengan serpihan dewi Richie?" ucap seorang wanita yang tidak lain adalah Merliah Angeline Rythem.
bahkan Merliah pun ada disini.
"tunggu kenapa kak Erwin dan Liah bisa berada di sini?"
raut wajah mereka berubah menjadi khawatir.
"aku yang memanggil erwin,karna Lady Rythem bicara mengenai mephisto dan serpihan dewi"ucap kakak
raut kegelisahan yang pudar digantikan dengan raut kekhawatiran.
"apa kau tau Richie kakak ku pingsan selama 2 hari dan selama itu iya bergumam tentang mephisto dan serpihan dewi" ucap Liah
serpihan dewi dengan iblis mephisto ya?
"aku tidak tahu akan hal itu.maaf" ucapku.
apa mungkin peta,buku cerita, mimpiku serta kardinal itu memiliki hubungan satu sama lainnya.
__ADS_1
"aku tahu"teriakku secara spontan.
"apa itu Richie?"ucap kak Edward.
"nenek,kita bisa bertanya ke nenek"jawabku
nenek dulu pernah bercerita mengenai Vermilion saat aku masih kecil,namun aku tidak terlalu ingat karna aku sibuk belajar.
"oh iya nyonya Alicia kan pernah menjadi kepala keluarga sementara,mungkin saja beliau tahu sesuatu" ucap Liah.
"benar juga,tidak mungkin kan nenek tidak tahu soal hal ini?"ucap kak erwin.
sekarang aku mengerti maksud dari 'kunci A' itu menunjuk kepada nenek,atau mungkin tidak kemungkinannya hanya 50:50.
"kalau begitu weekend ini kita akan mengunjungi rumah nenek"ucap kak Edward.
"setuju"ucap kami serentak.
......................
keributan ini terjadi karena sihir waktu.
sihir waktu sihir legenda yang hanya bisa digunakan oleh dewa.
tidak akan mungkin kan seorang ciptaan dewa seperti manusia,naga dan yang lainnya bisa menggunakan sihir waktu.sekalipun ia memiliki belahan jiwa seorang titisan dewi.
yang dikatakan tetua naga itu hanyalah omong kosong belaka.akan tetapi ekspresi dari tetua tidak menunjukkan bahwa itu adalah kebohongan. dan juga auranya tidak seperti ia sedang berbohong.
hatiku semakin bimbang?
"lanjutkan saja pestanya"ucap Alex.
setelah alex berbicara seperti itu,salah satu tetua naga, menghampiri ku.
"yang mulia,saya ingin menyampaikan sesuatu secara pribadi, bisakah anda bertemu dengan saya sebentar di ruang lotus nanti setelah peta usai?"ucap tetua naga merah.
"baik,nanti saya akan menemui anda tetua"ucapku.
jika benar aku yang menggunakan sihir waktu maka mimpi itu bukanlah mimpi biasa melainkan potongan ingatan.
aarrgghh pikiran ku makin kacau jika memikirkan hal ini.
lebih baik aku keluar dulu saja.
"huft... akhirnya aku bisa bernafas lega"gumam ku.
balkon memang tempat yang pas untuk menghindari kerumunan pesta.
anginnya terasa sangat segar.
angin kencang berhembus secara tiba-tiba.sekuntum bunga kecil terbawa angin mendarat di balkon tempatku bersandar.
"bunga"gumam ku.
bunga kecil berwarna putih nan harum,jelas sekali bunga ini bukan berasal dari kastil ini.
wangi harum bunga itu terasa sangat lembut.
__ADS_1
angin yang kencang datang kembali dan menerbangkan bunga kecil nan rapuh itu.sesaat aku memejamkan mata
"Daniel aku merindukanmu"
suara wanita yang selalu saja hadir ini,suara lembut memanggil namaku.Perasaan yang sama sekali tidak pernah aku rasakan selama ini,muncul secara tiba-tiba ketika ia mengatakan rindu.
"yang mulia"
suara teriakan keras dari orang di belakang ku membuat ku tersentak.Teriakan khas dari naga yang penuh dengan semangat ini tak lain adalah Alex.
"apa"jawab ku ketus.
terlihat wajah Alex yang takut dan gugup itu.bukan hanya itu di belakang ada salah satu tetua mengikuti Alex.Sepertinya ia ingin mengatakan sesuatu mengenai hal tadi.
"yang mulia tetua naga hijau ingin menghadap anda" ucap Alex
naga hijau ya,naga hijau atau naga emerald merupakan naga dengan sihir angin dan sekaligus guru strategi militer ku saat aku masih calon raja naga waktu itu.
Hanya naga emerald saja lah yang tidak memiliki elemen turunan.
"saya menghadap raja agung Elvito" salam dari tetua naga hijau
"guru ada apa?"tanyaku
jika tebakan ku benar ia pasti akan membicarakan mengenai sihir waktu yang ada dalam diriku.
"Alex kau bisa pergi ke aula sekarang!"ucapku
"baik yang mulia"jawab alex yang seolah mengerti apa yang aku maksudkan itu.
seketika Alex yang telah menghilang dari pandang kami.Disaat itu tetua naga baru merasa lega.
"yang mulia,saya tau ini lancang tapi apa anda keberatan jika saya melihat sihir di dalam diri anda?"tanya nya
sepertinya ia akan mengecek apakah benar aku bisa menggunakan sihir waktu.
"baiklah,apapun hasilnya kau haru mengatakan hal yang sejujurnya!"jawab ku.
"baik yang mulia" ucapnya
tetua naga memulai merapal mantra khusus,dan benar saja seketika angin menyebar ke seluruh tubuhku.angin yang sangat lembut ini, menginginkan ku pada wanita itu.
"yang mulia?"ucapnya
"ya? apa kau merasakan sihir yang aneh tadi?"tanyaku penasaran
tetua yang diam saja menampakkan ekspresi bingung,dan ia tidak tahu harus mulai dari mana hingga akhirnya...
"yang mulia sebenarnya anda memiliki sihir yang belum pernah dimiliki oleh raja-raja seblum anda"ucapnya
"apa itu sihir waktu?"tanyaku
"bukan hanya sihir waktu tetapi masih ada sihir belum diketahui yang mulia" jawabnya
bukan kah eksistensi dari sihir waktu juga hanya sebuah legenda saja.
tetapi mengapa ada sihir yang selevel dengan sihir waktu di dalam tubuhku?
__ADS_1