My Bully Likes Me

My Bully Likes Me
pacar kakak


__ADS_3

Gavin mengajak Elvira berkeliling kota hari ini. mereka pergi ke tempat tempat yg memang biasanya di kunjungi pasangan. senyum Elvira terus mengembang hari itu sama halnya dengan Gavin, mereka bercanda ria dan saling tertawa lepas hari ini


motor hitam milik Gavin kini sedang melaju di jalan raya yg cukup sepi, langit sudah berubah menjadi jingga dan agak gelap, terlihat dua sejoli masih saling berbagi kehangatan di jalan itu, mereka tak henti hentinya mengembangkan senyum dan melempar tawa mereka


"mau makan dulu gak sebelum pulang?" tanya Gavin di sela sela obrolan mereka


"emm.. yaudah" jawab Elvira. dan Gavin pun langsung menghentikan laju motornya di depan sebuah warung makan bakso dan langsung turun. Gavin membantu Elvira turun dari motornya, tak perlu sebetulnya tapi entah kenapa Elvira senang dengan perlakuan manis Gavin yg membuatnya serasa menjadi seorang putri kerajaan saja.


mereka masuk dan langsung duduk di meja yg berada di paling pojok, tak lupa sudah memesan tentu saja


makanan yg mereka pesan pun akhirnya tiba, mie ayam pesanan Gavin dan bakso urat pesanan Elvira. mereka makan sambil diiringi dengan obrolan seru mereka. sampai tiba tiba Elvira melihat dua sosok yg sangat di kenal nya dan sontak menepuk tangan Gavin yg duduk di depannya


"eh vin, itu aku yg salah liat apa emang kak intan sama pak fathan sih?" tanya Elvira dengan ragu. Gavin pun lalu memalingkan kepalanya ke arah yg di tunjuk Elvira


"hmm.. kayaknya bener itu kak intan sama pak fathan dah" ucap Gavin dengan yakin.


mereka pun dibuat bingung dan bertanya tanya apa hubungan dua orang yg sangat mereka kenali itu, pasalnya mereka terlihat seperti sepasang kekasih


"mereka tuh apaan sih? pacaran keknya yak" ucap Gavin dan di jawab anggukan oleh Elvira. mereka menikmati makanan yg mereka pesan dan pergi meninggalkan tempat itu.


mereka tidak langsung pulang ke rumah masing masing melainkan pergi ke taman tempat mereka pertama kali berpacaran. mereka hanya berjalan jalan sebentar karna waktu sudah menunjukan pukul 6 sore. mereka bermaksud untuk pergi ke masjid untuk sholat magrib dulu, baru setelah itu melanjutkan perjalanan lagi


****


motor ninja hitam milik Gavin berhenti di rumah besar dengan cat berwarna gading, tak perlu waktu lama sang satpam pun langsung membuka kan gerbang setelah tahu siapa yg datang


"ayo vin, kayaknya kak intan udah pulang tuh" ucap Elvira saat melihat lampu ruang tamu yg menyala. tapi ada yg membuatnya salah fokus, yaitu motor gede ber model cb 250r, yg setau nya kakaknya hanya bisa mengendarai motormatic saja

__ADS_1


begitu masuk ia melihat pemandangan yg membuat nya berfikir tak seharusnya ia masuk dan melihat pemandangan itu. intan kakaknya sedang berciuman mesra dengan se orang pria yg membelakanginya duduk di sofa


ia dan Gavin yg melihat hal itu pun mematung sejenak sebelum akhirnya tersadar dan mencoba untuk pergi tanpa suara, namun sialnya belum apa apa Elvira malah menyenggol kotak p3k yg langsung menghantam kaki Gavin yg ada tepat di belakannya


'bukk' suara bising itu sontak menghentikan aktivitas dua sejoli yg sedang memadu kasih tersebut, sedangkan Gavin melompat lompat sambil


memegangi kaki nya dan meringis ke sakitan


setengah jam kemudian ke empat orang sedang duduk dengan canggung, dengan seporsi martabak keju kesukaan intan yg sengaja di beli oleh Gavin untuknya. orang yg tadi ber ciuman dengan intan tak lain dan tak bukan adalah pak fathan, guru olah raga sekaligus wali kelas Elvira, yg tadi sore mereka lihat sedang jalan dengan intan


"emm.. El, kenalin fathan pacar... kakak" ucapan intan ter putus putus saking gugup dan malu nya dia. sedangkan Elvira menganguk dengan wajah yg tak kalah merah dari intan, ia malu sekali kenapa juga tadi ia main masuk aja dan terpaksa harus melihat adegan itu, dan kenapa juga kakaknya begitu bodoh melakukannya di ruang tamu, kenapa bukan di kamarnya saja?


"emm.. tan, ini Elvira adik aku yg sering aku ceritain" ucap intan, yg tentu saja baik Elvira maupun fathan sudah saling mengenal dengan baik


"iya aku udah kenal, dia murid aku" ucap fathan dengan senyum canggung. intan terkejut, namun dapat dengan cepat menguasai diri lagi, pasalnya ia sudah tahu kalau fathan mengajar di sekolah adiknya itu


butuh waktu lama bagi mereka untuk membiasakan diri, dan mengobrol dengan lebih santai. mereka sudah memperkenalkan diri masing masing dan sedang mengobrol sambil menonton tv, martabak yg tadinya terabaikan pun kini sudah ludes tak bersisa


"mamah sama papah lagi ke luar kota kak, gak ada siapa siapa juga di rumah" ucap Gavin santai


"oh, yaudah nginep aja kamu dari pada di rumah sendirian" ucap intan yg membuat semua orang melongo dengan ucapannya yg sangat savage itu, lagi pula kakak mana yg mengizinkan pacar adiknya menginap di rumah?


alhasil Gavin pun akhirnya sedang berada di kamar Elvira ia tak bermaksud menginap, hanya main saja sebenarnya.


mereka sedang menonton drama korea, yg sebenarnya Elvira yg menonton, tapi Gavin iseng ikut saja. awalnya mereka buasa saja sampai tiba dimana adegan berciuman, Gavin pun langsung menelan salivanya seraya menatap layar tv besar yg sedang menampilkan adegan tersebut dan menatap wajah Elvira lekat. Elvira sebetulnya tahu kalau Gavin sedang menatapnya, ia juga tahu apa yg ada di fikiran Gavin, namun ia memilih untuk tidak menengok dan tetap diam saja lebih baik


Elvira sudah tak tahan dengan tatapan Gavin sampai akhirnya ia menoleh. "apa?" tanya Elvira dengan nada suara yg aneh. "Elvira.." panggil Gavin dengan suaranya yg mendadak menjadi sangat berat, ia pun lalu memegang wajah gadis yg berstatus pacarnya itu dan

__ADS_1


'cuupp'


ciuman lembut mendarat di bibir manis Elvira, sangat lembut sampai ia terbuai dan mulai membalasnya. cukup lama mereka berciuman sampai tidak sadar kalau posisi mereka sudah tiduran, dengan Gavin yg berada di atas badan Elvira


ciuman itu terus berlanjut hingga sangat lama, sampai tak sadar kalau tangan Gavin sudah menjalari tubuh Elvira dan tengah meremas payudara nya. ciuman itu perlahan turun ke leher jenjang nan mulus milik Elvira. Elvira mendesah karna perlakuan Gavin tersebut


saat sedang asyik bercumbu tiba tiba ponsel milik Gavin berdering yg membuat mereka tersadar dan menghentikan aktivitasnya


Gavin kaget akan apa yg di lakukannya, ia sungguh sangat amat menyesal, ia tak mau merusak gadis yg sangat ia cintai, bagai mana mungkin? kenapa ia bisa melakukan itu?, ia dengan tak henti hentinya meminta maaf pada Elvira, dan merutuki dirinya sendiri


"El, maaf, maaf banget gw bener bener gak sadar" rintih Gavin, ia marah pada dirinya sendiri, ia takut Elvira akan marah dan membencinya


'cuupp'


tanpa di sangka sangka Elvira malah justru mencium kembali bibir Gavin yg sontak membuat Gavin terkejut


"El!!" bisik Gavin agak keras dan ngegas


"vin.. gak papa" ucap Elvira dengan tatapan sayu


"El.. jangan begini, pliss" rintih Gavin. sungguh, ia takut tak bisa menahan diri lagi


"emang kenapa sih..?" tanya Elvira dengan nada suara agak kecewa


"nggak boleh El, dosa, kita belum nikah!" ucap Gavin tegas Gavin yg membuat Elvira malu akan kelakuannya sendiri


.....

__ADS_1


Gavin baru saja sampai di rumahnya dan langsung masuk ke kamarnya untuk memuaskan hasratnya yg memang sudah mengebu sedari tadi. yah.. kita tau lah dia ngapain.


********


__ADS_2