
pagi ini Elvira sudah berada di sekolahnya dan tengah duduk manis sambil membaca buku bersama Ganendra dan via, teman sekelas Elvira. tak lama setelah mereka duduk dan membaca datanglah monika yg lalu ikut duduk walau tak ikut membaca dan cuma memperhatikan Ganendra yg sedang serius membaca. Elvira sadar akan pandangan monika yg berbeda pada Ganendra dan hanya tersenyum simpul melihat sahabatnya yg sepertinya sedang jatuh cinta itu
"duarr!!" teriak Reza yg sontak membuat mereka kaget
"yaampun! Za kaget gw" timpal monika sambil mengelus dadanya
"ahhaha maaf, ma-" Reza menggantung ucapannya kala ia melihat penampilan baru Elvira yg dengan rambut pendek dan tanpa kaca mata. Elvira yg menyadari tatapan Reza pun menoleh dan tersenyum manis. sedangkan Reza, ia terpesona oleh kecantikan Elvira yg seolah bertambah berkali kali lipat. Reza merasakan wajahnya memanas dan ruam merah pun muncul di pipi dan telinganya, terlihat semakin jelas karna kulitnya yg terbilang cukup putih
Gavin dan Raka masuk perpus mengekori Reza. dan sama seperti Reza Gavin dan Raka pun seolah tersihir oleh kecantikan natural gadis itu *masya Allah, cantik banget si, calon pacar jadi pengen cepet cepet ngehalalin* batin Gavin yg pipinya juga bersemu merah seperti Reza
"loh, El elo potong rambut, lepas kaca mata juga lagi, makin cantik aja" ujar Reza menggoda Elvira dengan tatapan genit
Elvira hanya menanggapi ucapan Reza dengan tersenyum. Elvira malah asyik memandang Gavin yg terlihat terpesona olehnya, ia jadi salting dengan tatapan Gavin. (ya iyalah siapa coba yg gak salting di liatin cowok seganteng Gavin, authornya juga mau :V )
__ADS_1
"i.. ih.. vin, kamu kenapa liatin aku kayak gitu" gugup Elvira, ia bukannya tak suka di tatap seperti itu oleh Gavin, tapi ia jadi merasa salah tingkah saat di tatap oleh cowok se ganteng Gavin, atau karna ia menyukainya?, entah lah yg jelas wajah Elvira sudah seperti kepiting rebus saat itu ia bahkan tak bisa berfikir jernih karnanya
" gak, lo.. lo cantik banget hari ini" ujar Gavin dengan tak melepas pandangan dari wajah gadis itu, namun perlahan pandangan Gavin turun ke leher jenjang nan mulus milik Elvira. pikirannya melantur kemana mana, ia mulai memikirkan menghisap dan menggigit leher itu yg pasti akan meninggalkan jejak di atas kulit yg se putih susu itu, ia pun menelan salivanya untuk meredakan tenggorokannya yg mendadak kering. dan memalingkan pandangannya ke arah lain karna takut ia jadi memikirkan hal yg tidak tidak, pasalnya ia merasakan sesuatu mulai bangkit di balik celananya, entah mengapa ia seperti ini hanya karna memikirkan mencium leher mulus itu, padahal biasanya ia menonton video praktek proses produksi manusia pun ia tak sampai seperti itu
semua orang yg melihat itu pun kompak bersorak "cie, cieeee.." lalu terkikik akan interaksi dari Gavin dan Elvira. semua kecuali Reza yg entah mengapa merasa tidak senang akan hal itu
.......
jam pun sudah menandakan waktu pulang sekolah, dan Gavin serta teman temannya sudah berada di parkiran tempat biasa mereka memarkirkan motor mereka. mereka sudah siap dan tengah duduk di atas motor masing masing, namun entah kenapa Gavin tak kunjung memberi instruksi untuk berangkat, yah Gavin adalah semacam ketua untuk mereka
"duluan aja sono lu pada, lagian kenapa pada nungguin gw si?" tanya Gavin bingung, pasalnya teman temannya itu memang selalu menunggunya dan minta arahan, padahal Gavin tak pernah menyuruh mereka untuk menunggu perintahnya, bahkan tek pernah ingin di anggap boss oleh teman temannya, itu inisiatif mereka sendiri
" kan elu ketua nya" ucap Raka dengan nada dan di akhiri oleh kekehan
__ADS_1
"yeh, lu pada. kan dah gw bilang gw bukan ketuanya dan lo semuagak perlu nunggu perintah gw!" ucap Gavin meyakinkan teman temannya
"yaudah, kita duluan yak ke beast camp nya" pamit Raka yg langsung melajukan motor begitu dijawab anggukan oleh Gavin, dan Reza mengekor di belakangnya
"lah, lu kenapa masih di sini?" tanya Gavin bingung melihat Ganendra yg masih setia fuduk di moge miliknya
"lu mau nunggu Elvira kan?, sama gw juga mau nungguin si ika" jawab Ganendra yg membuat Gavin meng gelengkan kepala
"terpesona juga lu akhirnya sama si ika" ucap Gavin sambil tersenyum sinis
"ah, lu juga sama, terpesona ama si Elvira!" ucap Ganendra penuh kemenangan
"iya nih, niatnya gw mo nembak dia di beast camp nanti ucap Gavin sambil mengelus dagunya dengan wajah serius. Ganendra kaget dengan yg Gavin katakan. *dia serius?, Gavin everens si jomlo ganteng sejak lahir yg gak pernah suka sama cewek itu?* batin Ganendra. yah, Gavin memang belum pernah punya perasaan lebih pada gadis manapun, padahal ia selalu di kejar kejar oleh semua gadis selama ini, namun ia sama sekali belum pernah berpacaran sama sekali, aneh bukan?
__ADS_1
tak lama kemudian dua orang yg sedari tadi mereka tunggu datang juga. tak menunggu lama, mereka pun segera menghampiri dua gadis yg sedang mengobrol itu "gw juga hari ini niat mo nembak" ucap Ganendra yg hanya di balas kekehan oleh Gavin, lalu mereka pun saling tatap dan tersenyum penuh arti