My Crazy Presdir Kejam

My Crazy Presdir Kejam
Episode 13 pria mesum


__ADS_3

Kita bertemu sayang !" Seru Justin dengan suara menyeramkan berserta senyuman mematikan.


Lauren maju mendekat, ragu-ragu dan tampak ketakutan menatap cowok berwajah ganteng di depan nya


.wajah lauren kelihatan takut dan pucat


, "Kau terlihat senang melihatku. Kau pasti sering memikirkanku". Kan kata Justin dengan senyum


"Aku tidak senang. Aku terkejut malah aku ketakutan !". sangkal lauren dengan mundur .


Justin bangkit mendekat lauren, lauren mundur ketika Justin berdiri dekat lauren. Saling berhadapan


"Bagaimana kau datang ke sini tanya dr lauren


"Seperti yang kau lihat. Aku tertembak di lengan ku, aku ingin kau merawat ku , kau tau, aku selalu mencari mu meminta pertanggungjawaban mu balas ", Justin dengan senyum



Pertanggungjawaban ku ?? Apa maksud mu kata lauren dengan kaget


Kau ingat tidak waktu itu, kau masuk ke mobil ku, waktu kau di kejar berapa orang, siapa yang menolong mu tanya Justin menatap lauren


Lauren cemberut, "Lalu apa?". Oh ya aksu sudah mengucapkan terima pada mu


Apa kau benar-benar lupa, kau memukul ku dengan vas bunga, gara gara itu kata dokter, kepala ku sering sakit kadang aku sering pingsan kata Justin berbohong


Aishh yang benar saja, aku memukul mu, karena kau mencoba memperkosa ku tuan, aku sudah bilang jangan sembarangan menyentuh ku kata lauren dengan kesal


"Aku hanya menakuti mu saja, tapi kau memukul ku, kau harus bertanggung jawab, rawat aku sampai sembuh balas Justin dengan mendekati wajah nya lauren


Lauren pun mundur hingga membuat tubuh ke dinding


" ka... Kau mau apa tanya lauren dengan kaget


Menerut mu , kata Justin dengan senyum menatap lauren


Jangan menyentuh ku, kau mau mati ancam lauren


Aigooo untuk apa aku menyentuh ku, aku hanya ingin kau mengobati luka ku tanya Justin dengan kesal


Lauren pun mengobati luka di lengan justin mengganti perban ,


Justin memperhatikan lauren dengan menatap tajam, tangan Justin menyentuh bibir lauren


Jangan menyelewati batas mu tuan, jangan berani menyentuh ku aku akan menyuntik mu kata lauren dengan pelan


"Kau tau aku tertarik? Dengan mu . Karena kau cantik sangat . Aku tidak bisa mengusirnya dari kepalaku. Itu menyiksaku", jawab Justin dengan senyum


"Ya Tuhan. Lupakan saja, aku sudah menikah, suamiku , seorang cowok kejam, sadis, suka membunuh orang. Bahkan dia. Memotong tubuh orang itu jika kau mencoba menyentuh ku, Aku harus pergi. Aku sibuk", pasien ku banyak jawab lauren ketus, berlalu pergi . 


"Berhenti disitu", ucap Justin . Lauren tetap jalan. "Berhenti di situ", seru Justin lagi,


tapi lauren dengan cueknya membuka pintu "Tidak bisakah kau berhenti?, pinta Justin


" Jangan menghentikan langkah ku dengan omong kosong mu, tuan Justin kata lauren dengan kesal


Justin memanggil asiten nya ,


Ada apa tuan tanya asisten nya


Kau cari informasi tentang dr lauren, apa benar dia sudah menikah kata Justin dengan pelan


Baik tuan, kata asisten nya


Bagaimana apa orang yang ingin membunuh ku sudah tertangkap tanya Justin dengan pelan


Sudah tuan, sekarang orang itu ada di markas kita balas asisten nya


Bagus, siksa sampai dia ngakuh siapa yang menyuruh nya dia membunuh ku kata Justin senyum, dan dia pun berbaring di ranjang rumah sakitnya sambil memejam kan mata


Sementara restoran



Axel itu terlihat menikmati makan yang di sajikan. Tak ada kerisauan di wajah ganteng nya itu. Sedangan cowok menatap tak penuh minat makan yang ada di atas meja.


" Mengapa kau menjadi anggota polisi ?" Tanya seorang cewek yang terlihat menatap cowok ganteng itu penuh minat.


Mulut yang penuh dengan makanan menghalangi axell itu menjawab perkataan yang lempar kan untuknya.


"Entalah aku tak tau ." Jawab axell seadanya. Kembali lagi mengunyah makanan yang sempat terhenti.


"Kau makan cukup belepotan sayang." Ujar sarah mengusap sudut bibir Axell. membuat cowok ganteng melotot horor ke arah anggota nya


Axell itu baru tau. Jika teman sesama polisi memiliki Kakak Tiri. Dan Kakak lelaki itu cukup kurang ajar.


Gerakan yang cukup di nilai dengan kata seksual. Joy melototi sang kakak


Ah, di bibir axell hanya ada sebutir nasi. Bukan di atas bibir gadis itu tapi di samping. Dan ia tau jika sarag sengaja mencari kesempatan dalam kesempitan.


PLAK !


Tangan sarah di tepis kasar.


"Tolong jaga sopan santun mu nona , sarah, ada apa kau mengundang ku makan. Di sini, Ujar Axell dengan manik mata menajam perlakuan gadis ini kelihatan seperti wanita penggoda



"Ya ya ya ! Maafkan aku. Aku hanya tidak bisa melihat wajah tampan mu ini bernoda." balas sarah


Langsung saja, aku tidak punya waktu untuk membicarakan hal yang tidak penting kata Axell


"kakak bersikap lah biasa, dia atasan ku, aku bisa kenak masalah sikap mu !" Tegur Joy dengan nada suara yang di tekan kan. Keringat dingin membasahi tubuh nya, apa lagi melihat tatapan komendan nya seakan membunuhnya


AXELL menghirup napas pelan. Ia meletakkan sendok dan garpu nya di atas piring.


Lalu berdiri.


"Aku ingin ke kamar mandi dulu." Ujar Axell melangkah lebih dulu meninggalkan ruangan VVIP Restoran Mewah itu.I


Axell menuju ke kamar mandi, dia merasakan ada berapa orang mengikuti nya


Sementara di rumahnya sakit



Seorang cewek berambut panjang lagi di kantin


Di kantin para suster dan dokter pada membicarakan dr lauren


Dokter diana , Dokter tani dan seorang suster sedang membicarakan mengenai pasien dari presdir perusahaan no dua yang wajah tampan


Dokter diana bertanya pada suster kia


" apa kau bilang dia calon suami dr lauren kata. Dr Diana tak percaya


“cowok tampan itu yang bilang pada waktunya dia meminta alamt rumah dr lauren. Kau tak lihat berita? Jadi, sebaiknya jaga omonganmu”


“Dia adalah hanya ingin dokter lauren yang merawat nya.


Dokter dian sudah di dekat Dokter lauren bertanya pada lauren


“Kudengar, dia calon suami mu kau lihat rumah sakit ini Koridor tadi dipenuhi dengan pria berjas hitam. Bagaimana kau bisa punya calon suami seperti dia? Di seorang presdir kan. tanya dr Diana


“Kau bertanya padaku? Aku saja tak tahu siapa sebenarnya dia itu.” Kata Dokter lauren


Kesal


Aku dengar cowok itu seorang presdir no 2, kau sangat beruntung mempunyai calon suami seperti dia kata para suster


Ah kalian salah paham., dia bukan calon suami ku, aku juga tak mengenal nya kata lauren dengan senyum



Ah kamu tak perlu merendahkan begitu, dia tidak mau di rawat sama perawat kecuali sama dengan mu kata suster lia


Kalau begitu aku permisih mau ke kerungan ku kata lauren dengan senyum


Sepasang mata memperhatikan nya dengan perasaan sedih melihat kepergian lauren


Lauren yang berjalan lorong rumah sakit terdengar bel dari ruangan no 302, ruangan vip


Justin tersenyum miring. Dia menekan bel supayah dokter lauren datang keruangan rawat


Lauren menarik napas dan masuk ke ruangan vip itu dan membuka pintu


"


Langkah kakinya terhenti dan tersentak. Hampir saja lauren mengeluarkan gerakan bela dirinya. Jika saja lelaki itu tak memiliki kemampuan di atas gadis remaja Sudah pasti ia terjengkang ke depan.


Hinga merusak wajah tampannya.Tangan gadis itu di tarik masuk ke dalam ruangan vip itu Dan dengan gerakan sigap, lelaki kekar mengunci pintu


"Yaks !" Teriak lauren dengan suara melengking.


BRUK!


Bunyi punggung belakang rapuh lauren menghantam dinding keramik di belakang nya. Justin menyeringai kala ia berhasil menggukung tubuh gadis incaran nya itu.


"Apa yang kau lakukan kau seperti penjahat ?" Garang lauren dengan wajah mengintimidasi.


"Jangan memasang wajah begitu sayang. Kau terlihat begitu mengairahkan." Balas Justin dengan ke dua mata berkabut penuh nafsu.Ke dua tangan lauren memberontak.

__ADS_1


Di mana ke dua tangannya di cekal ke atas hanya dengan satu tangan kekar milik lelaki Justin itu.


"Harummu begitu memabukkan aku sangat menyukai tubuh mu ." Ucap Justin dengan hidung mengendus leher jenjang lauren .


Gadis cantik itu terlihat menggeliat tak nyaman. Justin mengecup bahkan menjilat leher lauren


Lauren berdesis pelan. Membuat Justin merasa menang. Karena mampu menyulut gairah gadis remaja itu.


!" lauren dengan tubuh terasa memanas. Bibir yang terbuka, mendesis dan mendesah begitu saja.


Kata yang ingin ia ucapkan tak bisa terpaparkan dengan mudah. Karena ulah lelaki bermata redup itu.


Bibir Justin naik. Mengecup bibir lauren yang terbuka sexsy. Lauren bergerak resah, seakan terbakar nafsu yang baru pertama kali ia jejakki. Merasa aman Justin menurunkan tangan lauren .


Justin tangannya mulailah nakal membuka kancing baju lauren


"Yaks! Dasar Mesum!" Teriakkan dr lauren


BUG !


Akh !


BRUK !


Tendangan yang tepat sasaran membuat lelaki yang berkhayal tak senonoh itu mengaduh dan terjatuh. Tangan yang sempat di cekal di atas kini terlepas.


Lauren berdecis. Ia memiringkan kepalanya. Menatap lelaki itu dengan penuh intimidasi. Awalnya lauren sempat syok,


"kau telah melewati batas mu tuan, aku tak suka itu kata lauren dengan emosi


Ia melangkah keluar tanpa kata. Menyimpan makian di ujung lidah. Sedangkan lelaki tampan itu terlihat jatuh dengan tangan mengusap, ah tidak! Lebih tepatnya tengah mengerang sakit.


Mungkin senjata tempur berharga nya patah? Entahlah lauren tak mau memikirkan itu, dia berlari di luar . melangkah tergesa-gesa. Membuka pintu ruangan yang mereka tempati. Lalu menyapu sekitar. Di sana sudah tidak ada orang. Lauren menggindik kan bahunya. Pertanda ia tak peduli, karena emosinya berada di puncak.


"Awas saja gadis itu. Dia harus mengganti kan waktu seminggu ku yang hilang. Akan aku buat dia tak bisa berjalan dengan benar." Monolog Justin dengan denggusan di akhir.


Bibir Justin berdesis. Gila ! Dalam keadaan sakit seperti saat ini. Adik kecilnya masih bisa ekresi hanya membayangkan hukuman yang akan lauren terima.


"Ah !" Lenguh Justin antara sakit menahan nafsu."Bagaimana bisa ia mampu membuat adikku berdiri hanya dengan membayangkan nya. CK ! sialan sekali gadis kecil itu." Umpat Justin dengan kekehhan pelan.


Justin menelpon, asisten cepat kau kejar dr lauren itu bawah kehadapan ku teriak Justin dengan kesal


Lauren pun berlari keluar dari rumah sakit


" berapa orangnya bodyguart mengikuti lauren, lauren yang mereka menghadang


Minggir lah dan jangan menyentuhku ”bentak lauren dan hanya dengan sekali hentakan pegangan kedua bawahan pria tersebut langsung lepas seketika dari tangan dr lauren


“ternyaa nona lauren jago karate tolong kerjaan sama nya nona tuan muda meminta kami membawa nona jangan mempersulit kami ”ucap salah satu dari bawahan itu dan berusaha memegang tangan lauren


“aku tidak akan membiarkan kalian menyentuhku,,, aku tak sudi bertemu dengan tuam mu yang mesum itu ”ucap lauren dan lauren menendang bagian perut bawahan tersebut, akhirnya lauren terlibat perkelahian dengan mereka yang berjumlah 6 dengan bosnya. Asiten Justin hanya bisa terpaku melihat perkelahian tersebut. Hanya butuh waktu 2 menit bagi lauren mengalahkan mereka semua


“sudah ku katakan jangan menyentuhku, kalian bahkan tidak bisa mengalahkanku”ucap lauren kepada laki-laki yang sebagai asisten Justin tersebut dengan kakinya yang masih berada diatas dada laki-laki tersebut


Asiten Justin hanya meringis kesakitan


" bilang pada tuan mu jangan pernah menganggu ku kata lauren dengan kesal, dia pun memanggil taksi menuju mansion adamson


Sampai nya di mansion adamson



Sebuah mobil taksi berhenti, lauren pun turun wajah nya pusat , tanpa di sadar dia lupa mengancing baju kemeja nya yang di buka paksa oleh Justin bagian atas terlihat jelas belahan dada nya


Para bodyguart membuka pintu mobil, lauren pun keluar dari mobil nya,


Para bodyguart melihat itu, tak berani memandang jika tuan tau kalau mereka tak sangaja melihat itu, mereka yakin tuan mereka pasti mencongkel mata mereka


Adamson yang lagi menurun anak tangga lagi bicara dengan kris , dia mau siap siap ke kantor tetapi nenek nya menahan agar makan bersama , apa lagi di sana ada teman kecil nya


"mana lauren tanya nenek dengan pelan


Adamson mau menjawab lauren sudah datang,


" pagi nenek, maaf aku tadi tidak pamit ke rumah sakit, karena ada pasien kata lauren dengan senyum



Nenek langsung tersenyum mendekati lauren,


Tak apalah cucu menantu ayo kita serapan bersama , di meja makan keluarga lain sudah menunggu mereka mau berkenalan dengan mu kata nenek dengan ramah


Adamson dan kris yang berdiri di samping nenek , melihat kancing bagian atas lauren terbuka, terlihat belahan dada nya membuat adamson menelan seleven nya, dan adamson menatap kris supaya pergi , kris menundukkan kepala nya dan pamit pada tuan nya


" maaf nenek, aku harus bicara dengan istriku sebentar, nenek duluan saja aku dan lauren akan menyusul kata adamson dengan senyuman


Lauren pun menarik napas berat, adamson mendekati lauren tangan nya pun menarik tangan lauren membawakan ke kamar


"Kau pikir apa lagi?" tantang adamson dengan manik mata kesal


"Lepaskan aku!" perintah lauren dengan wajah kesal.


"Tidak akan," ujarnya dengan nada yang err..


"Aku akan mem——"


Cupsz !


Bibir tipis itu di bungkam. Membuat Lauren terdiam. Syok!


Adamson tersenyum, memegang bibir nya, karena dia sudah mencium bibir lauren


Sudah kubilang agar kau tidak pergi keluar rumah sakit dengan menunjukkan belahan dada mu aku akan menghukum mu kata adamsom melirik dada lauren


Lauren pun melihat kancing baju bagian atas terlepas,


Lauren pun menutup dada dengan kedua tangan nya


" membelakangi adamson, dan mengancing baju nya


Adamson tersenyum, dan memeluk lauren dari belakang,


"kau mencoba menggoda cowok lain ya, aku tak suka bisik adamson di telinga lauren, adamson mencium pundak lauren,


" hentikan jangan sentuh !" Dengan refleks lauren mendorong tubuh adamson , adamson hilang keseimbangan dan terjatuh. Lauren sangat terkejut, 


Astaga, maaf kan aku aku tak sengaja , kata lauren dengan takut, mau menolong adamson


Adamson menunjukkan tangan dengan keadaan marah


",berhenti di situ, jangan sentuh aku kata adamson dengan bangkit


,


"lauren , berani nya kau. Mendorong ku, kau wanita pertama yang menolakku. Bahkan setelah menerimaku, kau selalu menentangku. Kau tak pernah menyerah. Kau memiliki ego yang besar seperti diriku pikir adamson marah


Adamson , lauren ayolah kita makan teriak nenek di ruang makan


Adamson yang mau marah dia menahan, lihat saja


" aku akan balas kata adamson dengan dingin


Mereka pun di meja makan


Adamson menatap lauren dengan dingin


Lauren terlebih dulu menyajikan semangkok sup untuk Nenek ling , tapi adamson malah cemburu manja minta dilayani juga.


" aku mau juga kau mengambil kan nya perintah adamson dengan datar


Nenek langsung kesal mengomelinya. "Kau kan bisa ambil sendiri, bersikap baiklah pada istrimu. Dia bukan pelayan mu." balas nenek dengan membela lauren


Lauren tak enak dan langsung saja mengambilkan semangkok sup untuk adamson, dia juga merasa bersalah mendorong adamson tadi


. Nenek Ling masih belum puas protes, bisa-bisanya mereka menikah tanpa memberitahu siapapun, tidak pula padanya. Nenek Ling mengerti kalau cinta mereka sangat dalam, tapi seharusnya mereka lebih bertanggung jawab dong.


"Saat itu si mumu ngebet ingin menikah, makanya aku tidak pikir panjang. Iya, kan sayang ?" Ujar adamson yang malah nyalahin lauren . Wkwkwk!


...Aishh pria ini, menyebalkan gurutu lauren dalam hati nya...


Nenek Ling bingung. "Mumu? Oh, aku mengerti kenapa kau memanggilnya begitu. Itu nama panggilan yang bagus, itu menunjukkan kalau kalian benar-benar sudah menikah. Kalau begitu, kita akan memanggilmu seperti itu. Mumu, makanlah. Jangan sungkan. Kata nenek dengan senyum


Lauren ingin mengambil makanan, tapi malah mendapati adamson sedang menatapnya. Maka dia memutuskan untuk memberikan sepotong pada adamson


Apa kau tak tau adamson tidak bisa makan pedas. Pfft! Kata natasa cemburu


Suasana mendadak jadi canggung. Adamson buru-buru memakan makanan pedas itu dan mengklaim "


" istri ku suka makanan pedas, jadi aku juga harus memakannya. Balas adamson dengan senyuman



"istri ku sangat menyukai bawang kata adamson dengan menyuapin


"Aish tuan mesum ini pasti ingin membalas dendam pada ku , jelas aku tak suka dengan itu


Lauren pun memakan nya, dengan senyum memaksa, dia pun mau muntah lauren pun berlari ke kamar mandi


Semuanya orang pada memandang kearah lauren yang berlari


" maaf istri ku, akhir akhir ini dia suka muntah, pusing , kata adamson dengan datar dan cuek

__ADS_1


Jangan jangan istri mu lagi hamil, kata nenek dengan bahagia


Geliran adamson yang terbatuk batuk mendengar perkataan nenek


" Aish hamil,?? Bagaimana dia hamil, aku sama sekali tak pernah menyentuh nya omel adamson


NAtasa pun memberikan minuman pada adamson


Lauren pun menghampiri mereka lagi,


" maaf kan ak... Kata lauren tak. Melajut perkataan nya karena nenek sudah memotong pembicaraan nya


Tidak apa apa kau harus jaga kesehatan mu, ayo makan yang banyak kata nenek denngan memberikan makan ke piring lauren


Lauren lalu mengambilkannya sesuap wortel


" sepupu ku itu tak suka wortel, kau ini udah berapa kenal dengan adamson, masak tidak tau kata sepupu adamson


.


"Tentu saja aku tahu, tapi kita tidak boleh pilih-pilih makanan. Aaaah!" kata lauren dengan senyum membalas dendam pada adamson


Adamson terpaksa memakannya dengan muka kecut..


..." awas saja, aku akan membalas mu nanti malam, aku akan mengambil keuntungan dari mu pikir adamson dengan senyum licik...


"aku senang bisa melihat mu mengurus adamson kau tau cucu ku itu di takuti, dan aku yakin tak ada yang akan menidas mu kata nenek dengan senyum


"Dia sangat agresif, siapa juga yang berani menindasnya." Gumam lauren dengan pelan


"Kau bilang apa?" tanya nenek


"Maksudku aku sangat mencintai dia balas lauren dengan paksa


Adamson tersenyum, dangen santai mencium bibir lauren sekilas ," aku juga mencintaimu kata adamson dengan aktingnya


Lauren pun terkejut, muka nya memerah karena marah, dan lauren pun menginjak kaki adamson sebagai balasan karena sudah mencium nya


Aduh Adamson menahan rasa sakit nya dan tersenyum


Ada apa tanya nenek dengan heran


Aku lupa di kantor ada rapat aku harus pergi sekarang balas adamson dengan menahan rasa sakit


Acara serapan pun selesai, lauren aktingnya mengantarkan adamson ke kantor, itu semua suruh nenek adamson


Siapa gadis itu mengapa dia tau tentang mu tanya lauren yang berdiri di samping adamson


Nama natasa, dia teman kecil ku, yang baru pulang dari Amerika, kata adamson dengan datar


"Kurasa, sepertinya dia tertarik padamu?" balas lauren


"Kau cemburu?" tanya adamson dengan menggoda


Untuk apa aku cemburu, kita nikah hanya terikat kontrak kata lauren dengan pelan


Bagus kau sadar, tapi ingat , kau harus menunjukkan rasa cinta mu di depan nenek, itu nenek lagi memperhatikan kita, ayolah beri aku ciuman kata adamson dengan berbohong pada lauren


" Apa!! Kata lauren dengan kaget dia mau menoleh, tapi adamson menahan nya alasan. Nanti nenek tau kalau lagi ngintip


" Kau tak mau kan, kau nenek tau, tentang ini, nenek. Mempunyai penyakit jantung, jika dia dengar kita hanya nikah kontrak, aku takut dia akan mati kata adamson dengan senyum licik


Lauren pun mendekati adamson, dan mencium bibir adamson gugul.


Adamson tersenyum puas dia pun membalas ciuman lauren dengan lembut rencana berhasil membuat lauren mencium nya


" bye sayang ingat nanti malam kau harus seranjang dengan ku bisik adamson di telinga lauren


"Setiap hari dia memerintahku begini begitu, apa dia pikir aku pembantu nya pikir lauren memandang kepergian adamson


Sementara itu di perusahaan adamson



Seorang laki-laki berparas tampan dan memiliki tinggi lagi menatap laptopnya. Laki-laki dengan tinggi 185 cm itu bernama adamson . Semua orang mengenalnya namun tidak ada yang berani melawan nya, kecuali dr lauren, gadis itu sangat berani, awal pertemu saja, udah membuat dia kesal., cewek itu melempar uang di depan muka nya, menggigit bibir dan menampar wajah nya, dan memberikan minuman yang berisi obat tidur, memberi dia uang, sampaikan sekarang dia belum bisa menaklukkan gadis itu, membuat dia penasaran


Rapat pun selesai dijalani adamson dengan sukses seperti biasa. Banyak rekan bisnnis yang setuju dan bergabung dengan perusahaannya berkat kepintarannya tersebut.


Adamson pun yang lagi bersadar sambil memejam kan mata nya ,


Dia memikirkan lauren, gadis itu membuat dia tak bisa tidur, dan tidak pernah mendekati para wanita untuk memuas kan nya, dia pun memandangi cincin pernikan nya dengan dokter lauren


Tiba tiba pintu ruang rapat di buka


Ada apa tanya adamson tanpa membuka mata nya


tuan bagaimana orang yang mencoba membunuh tuan sudah 2 hari udah ada di markas kata asisten nya


Apa dia sudah mengakui siapa yang menyuruh nya untuk membunuh ku ?” Tanya adamson dengan membuka mata nya


“ dia tetap diam tuan, dan ada informasi lagi tuan, nona clara mendatangi nona sarah”. Kata asisten


"apa!! Terus bagaimana keadaan sarah tanya adamson dengan pelan


Nona sarah baik-baik saja, karena nona sarah dia memutuskan meninggalkan tuan , meninggal villa kembali kerumah nya tuan kata asisten nya


Aish gadis itu selalu membunuh cewek yang dekat dengan ku krisis kata adamson dengan dingin


Tuan, saya mendengar dari mata mata kita, tuan Justin tertembak, ada yang berusaha membunuh dia kata asisten nya


Siapa yang menginginkan membunuh Justin mengguman


Kalau itu saya tidak tau tuan kata asisten nya


Siap kan mobil, ingin kr markas kata adamson dengan pelan


Sementara di tailot restoran


“siapa kalian? Beraninya kalian berurusan dengan seorang polisi ?” tanya axell dengan menendang


“itu tidak penting.” Ujar salah satu dari segerombolan pria berbaju hitam dan bertopeng ini.


“bunuh dia !” suruh Pria berbaju hitam yang tingginya sekitar 181 cm itu menyuruh anak buahnya untuk membunuh axell, dengan linca Alxel. Menangkis terjadi perkelahian dan orang berpakai hitam menguar kan pistol


DOORR


Axell pun menghindar dan menguarkan pistol terjadinya tembakan menembak



AXEL PUN menembak berapa orang mengenai kaki orang itu


Dan dia pum menelepon tim nya, untuk memna berapa orang ke kantor polisi


Sementara di rumah sakit



Siulan terdengar di kamar rumah sakit Ada senyum ganjil yang ia tampilkan. Rambut hitam legamnya masih basah. Ia dapat mendengar bunyi samar-samar di luar kamarnya. Pintu kayu di ketuk beberapa kali sebelum orang di luar sana masuk ke dalam.


Rumah sakit sekarang seperti kamar nya sendiri, dia beta di rumah sakit karena semua dr lauren


Tu... Tuan.. Guman asisten dam para bodyguart nya


Justin itu menoleh . Ia dapat melihat betapa kacaunya asisten dan juga para bodyguart . Ke dua orang itu terlihat habis berkelahi


atau—— habis melakukan atraksi jambak menjambak.


"Ada apa dengan kalian berdua?" tanya Justin dengan mata memandang



Ke duanya saling sikut menyikut.


Seakan-akan engan memberikan jawaban. Justin , memicing menatap ke duanya. Membuat baik lelaki berkulit pucat dan berkulit eksotis itu merasa bergidik ngeri.


"Apa yang terjadi?" ulang Justin masih dengan nada yang sama.


"Be——bbegini tuan muda , kami tidak bisa membawa dr lauren kesini. Dia begitu gila sangat gila," jawab boby mencicit kala kalimat terakhir di ucapkan.


Dahi mengerut, kepala di telengkan bahkan alis mata Justin menungkik ke atas.


"Maksud kau, kalian gagal?" tanya Justin


" ya tuhan Siapa pun tolong kami guman boby


Boby dan para bodyguart merasa hembusan angin neraka. Mati mungkin lebih baik dari pada hukuman dari Justin Lebih baik bertemu dengan malaikat maut. Dari pada bertemu Iblis bertampang malaikat seperti lelaki Justin itu.


" dr lauren begitu kuat, dia jago karete tuan bahkan kami semua di lumpuhkan. Aku di gigit tuan Lihat telinga ku dan para bodyguart . Bukan hanya kami berdua saja. Beberapa orang yang kami bawa bernasib sama. Alex adiknya patah," belas boby


Justin bangkit dari duduk nya, menatapnya boby dan para bodyguart,


" aku tak mau tau kalian harus bisa membawa dr lauren ke Mansion ku , hari ini aku ingin pulang, jika kalian gagal kalian terimalah hukum dari ku, kata Justin dengan dingin


Bersambung Saksikan episode selanjutnya



Bagaimana dengan nasib Lauren , hidup di kejar kejar oleh mafia yang kejam dan suka membunuh orang


Siapa yang akan di pilih adamson atau Justin kedua cowok itu mempunyai kekuasaan dan kejam hampir sama

__ADS_1



__ADS_2