
"nona jaga sikap mu pada tuan kami, kau tak tau berada dengan siapa kata asiten nya justin dengan sinis
" untuk apa aku jaga sikap, suami wanita ini mati kerena racun bukan penyakit dan ada bekas pukulan kata lauren dengan sinis
Justin hanya memandang kearah dr lauren, di situ ada berapa dr lain nya
" baik lah, jika suami wanita itu di racuni, aku akan memberi kompensasi, berhubungan dia salah satu pegawai ku, ? Justin masih menatap dr lauren
Dr xavier yang melihat pria itu memandang dr lauren,.
" sebaik nya anda keluar dari ruangan ini kalian keluar , kami sedang sibuk kata dr xavier
Justin menatap lauren. Dan tersenyum misteri.
Sementara di perusahaan adamson
Cho’s Enterprises Building,
Adamson membetulkan letak dasinya ketika dia telah selesai berurusan dengan satu pemilik perusahaan kecil yang nantinya akan diambil alih olehnya. Dia meregangkan ototnya lalu bersandar pada kursi kerjanya yang langsung menghadap pada jendela besar yang menyuguhkan pemandangan gedung-gedung bertingkat dan juga rumitnya jalanan dengan mobil dan pejalan kaki sebagai penghias. Pemandangan yang dikagumi sampai mati.
Ketukan pada pintu diruangannya menghentikan kegiatan favoritenya. Setelah mendapat izin masuk, seseorang yang mengetuk pintu tadi memunculkan kepalanya, dan adamson langsung menghembuskan napas sebal melihat siapa yang datang.
“sayang !!!!” Teriak wanita cantik yang paras wajahnya sambil memeluk dan duduk di pangkuan adamson
Apakah kalian pernah melihat sosok wanita iblis paling menyeramkan sekaligus mematikan dengan kadar yang sama? Wanita ini adalah contoh nyatanya. Clara mantan tunangan aldamson
"jaga sikap mu clara, ini kantor dan jangan berani kau menyentuh ku kata adamson dengan sinis mendorong tubuh cara dari pangkuan
“Cih, sambutan macam apa itu!” Ejek clara yang memang selalu menyukai akibat dari mengejek pria yang dia cintai , melihat wajah kesal pria yang dia cintai adalah kegiatan favoritenya. Dan jika adamson membentak clara , dengan sengaja clara memasang tampang bersalah .
“Aku tidak punya waktu meladenimu, clara, untuk apa kau datang ke kantor ku ” Ucap adamson sambil pura pura sibuk dengan kertas-kertas tebal yang telah berceceran diatas meja kerjanya, yang padahal seluruh pekerjaannya telah selesai 15 menit yang lalu.
"semua seluruh dunia membicarakan tentang pernikahan mu dengan wanita itu, tapi aku masih mencintai mu adamson kembali lah pada ku kata clara pelan
" Aku sudah sangat mengerti dengan apa yang kini sedang berkeliaran diotakmu, clara, tapi aku tak bisa, aku sudah menikah jadi berhenti lah menganggu ku kata adamson dengan sinis
"aku tak akan biar kan siapa pun memiliki mu adamson, termaksud wanita itu, aku akan membuat hidup nya menderita kata clara
Adamson yang dari tadi duduk, dia berdiri dan mendekati cara
" benarkah, kata adamson dengan membelai muka clara, tangan pun turun keleher,
Clara tersenyum manja melihat sentuhan adamson,
" benar sayang, aku akan membuat hidup wanita itu, seperti aku lakukan pada wanita yang kau tidur kata clara dengan melingkar tangan nya ke leher
Adamson yang tersenyum , tiba tiba saja senyum lah lenyap berubah menjadi tatapan tajam, dan menyeram kan aurah ke gelapan, tangan adamson yang menyentuh leher clara yang mengelus permukaan dada clara, membuat clara mendesah, tiba saja, tangan itu mencengkik leher clara, membuat clara tidak bisa bernapas
" aku ingatin mu clara, jangan kau berani menyentuh istri ku , aku tidak segan segan membunuh mu, kata adamson yang melihat clara susah bernapas dan merontah minta di lepas kan
Nafasnya tercekat saat merasakan leher putih jenjangnya ditekan kuat-kuat oleh adamson. mata dan wajahnya memerah menahan sakit, tak dapat mengucapkan sepatah kata-pun untuk memohon belas kasih dari mantan tunangan nya
. “Kau tahu apa kesalahan besarmu?” tanya adamson dengan datar
Clara —nama wanita itu, mengangguk mengiyakan begitu saja apa-pun yang adamson katakan.
“jauhi istri ku, Clara, jangan berani kau menyentuh nya, hubungan kita sudah berakhir sejak kau pergi ke amerika kata adamson dengan tajam
Clara menahan lengan besar adamso n memukul-mukulnya pelan meminta dikasihani.
Clara terus memukul-mukul pelan lengan adamson . ‘
Adamson melepas kan cengkraman tangan besar itu mengendur-semakin-mengendur, hingga terlepas seluruhnya cekikan yang ia berikan pada Clara
Clara jatuh terhempas dilantai kamarnya dengan nafas memburu, mencari oksigen sebanyak mungkin untuk ia hirup lalu diedarkannya kesuluruh tubuh.
Tiba tiba saja pintu di buka seorang pria datang,
"nona?! Anda tak apa apa tanya seorang pria dengan kaget
Jaga sikap anda tuan kata asiten dengan marah
Kris pun yang ada di situ melangkah menghadang asiten clara
" kris jangan biar wanita ini masuk ke perusahaan ku, jika terjadi lagi kau tanggung akibat nya kata adamson dengan sinis
" baik tuan, kata kris patuh
" sebaik nya bawa nona anda pergi dari sini kata kris sambil membuka pintu
" mari nona kita pergi dari sini kata asiten nya dengan memapah wanita itu yang menatap adamson
Adamson membelakangi tanpa peduli clara
" kris bagaimana tugas yang aku beri kan pada mu tanya adamson
" sudah tuan, menerut informasi yang saya peroleh, tuan Justin membunuh sekretaris nya yang berhianat dan berapa anak buah nya ' , dia juga mencari informasi tentang nyonya lauren tuan kata kris dengan pelan
" apa,?? Untuk apa dia mencari informasi tentang istri ku kris tanya adamson datar
" menerut saya justin terobsesi sama nyonya lauren, justin sudah berapa kali mencoba memperkosa tapi gagal terus tuan kata kris
"brengsek , justin pria itu benar mencari mati , siap kan mobil aku akan menemui lauren
" tapi sekitar sejam lagi kita akan mengadakan konferensi pers tentang pernikahan tuan dengan nyonya lauren kata kris dengan pelan
"aish aku hampir lupa, suruh novan bawa gadis kecil itu kesini kata adamson dengan dingin
__ADS_1
" baik tuan , saya akan telepon novan kata kris dengan pelan
Sementara di rumah sakit
" ayo kita pergi urus semua biaya dan kasih uang kompensasi , kata justin pada asiten nya sambil mendekati Lauren
Lauren terdiam ada rasa takut, ketika Justin membisik kan kata kata menjijik kan
" semakin kau menentang ku, semakin aku bergairah , ingin bercinta dengan mu dr lauren, kata Justin dengan menatap tajam
Lauren hanya menatap wajah Justin dengan marah
" dasar mesum aish menjijik gurutuk lauren melihat kepergian Justin
"apa kau baik-baik saja tanya dr xavier dengan menatap tajam lauren.
" ya aku baik baik saja, aku harus pulang kata dr lauren
"aku akan mengantar mu kata dr xavier
" Tidak! Aku bawa mobil Kata dr lauren dengan senyuman dan pergi menuju halaman.
Dia membuka jas nya dan ketika mau masuk ke mobil
Lauren dengan wajah tanpa ekspresi. Ia menyipitkan matanya dan menipiskan bibirnya,
“Keluar sekarang juga atau aku yang akan memaksa kau semua untuk keluar!” katanya dengan dingin seraya. menghentikan membuka pintu
Ia berbalik. Melipat tangannya di depan dada dan melihat sekeliling. Menatap dengan bengis seorang pria berwajah tampan yang mulai keluar dari tempat persembunyian
Seorang pria Tidak peduli seberapa berwajah tampan. Menatap ya menatap dengan gaya penuh otoritas seperti itu malah membuatnya terlihat lebih cantik lagi.
"siapa kau mengapa dari tadi mengikuti ku tanya dr lauren
" maaf nona, tuan adamson menunggas kan saya menjadi bodyguard anda nona kata novan pelan
“ apa ,?? Bodyguard ku!! Apa dia sudah gila Aish yang benar saja, Dengar, Berhenti mengikutiku! Aku tidak akan melakukan hal yang aneh-aneh, jadi ka tidak perlu menaati perintah laki-laki itu untuk terus menempel padaku seperti hama. Sekarang, silakan enyah dari pandanganku. Sebelum aku benar-benar mematahkan kaki kau !” Suara merdu itu mengalun dengan penuh ketegasan dan aura yang tidak bisa dibantah. Membuat pria tampan dihadapannya terdiam.
..
"maaf kan saya nona,, saya tidak bisa tugas saya hanya melindungi anda Kata nova.
“Aku tahu apa yang harus kulakukan. Termasuk pulang tepat waktu. Jadi silahkan pergi sekarang juga. Dasar pria menyebalkan!” Sungut dr lauren masuk ke mobil
" tapi nyonya tolong lah jangan mempersulit saya, kalau saya tidak mengawal nyonya tuan bisa marah dan tuan menyuruh saya membawa nyonya menemui tuan kata novan dengan pelan
" dr lauren mendegus kesal dia pun masuk ke dalam mobil dengan wajah kesal
“ mengapa tuan mu menyuruh mu untuk mengawalku. Cih, yang benar saja. Aku bisa menjaga diriku sendiri. Dia tau aku punya ilmu bela diri itu belum cukup? Sehingga harus ditambah pengawal tidak berguna kata lauren
"maaf nyonya, aku tak mempunyai wewenang untung menjawab pertanyaan nyonya kata novan dengan dongkol.
" aish menyebal kan, gurutuk dr lauren dengan kesal
Tiba-tiba dijalanan mobil yang dikendarai
Novan dan dr lauren diikuti oleh berapa orang berpakai hitam sudah mengambil alih kendali mobil tersebut melalui akses smartphone , sehingga dalam jarak 20 meter mobil bisa dikendalikan oleh salah orang yang berpakai mobil tersebut parahnya mobil tadi tidak bisa dikurangi kecepatanya yang bisa hanyalah menambah kecepatan
Selain salah mobil dari 4 berpkai hitam yang ada dimotor sudah jelas jika mobil tersebut juga diikuti oleh mobil mewah yang pengejaranya .
"siapa mereka tanya dr lauren dengan takut
" entahlah nyonya mungkin salah satu musuh tuan , kata novan dengan sekuat tenaga mengendalikan mobil dengan dipacu kencang dan menabrak bahu jalan hingga beberapa mobil lain.
“ apa nyonya apa anda bisa memegang pistol, tanya novan sambil menguar kan pistol
" apa!! Ak..aku.. Ta..tak bisa, aku dokter bukan mafia kata lauren dengan ketakutan yang sudah tidak bisa bernafas dengan tenang.
" baik lah berhenti lah bicara, nyonya kau akan membuat konsentrasi ku hilang kata novan sambil membuka jendela
Akhirnya setelah jendela mobil terbuka novan menembakan peluru untuk mengacaukan para mobil itu .
Sebuah mobil mewah yang mendengar suara bunyi tembakan. Langsung marah
"sudah aku bilang jangan menembak, kalian aku suruh hanya menghadang mobil itu dan bawa dr lauren ke mobil ku kata seorang pria berwajah tampan itu melalui hendset
Aksi kejar-kejaran masih berlanjut hingga 10 mobil menghadang mobil dr lauren dan novan ,
Novan mau tak mau memberhentikan mobil nya dan
"apa pun yang terjadi nyonya jangan keluar cepat hubungi tuan nyonya perintah novan
" tapi kau mau apa, kau akan mati jika keluar mereka banyak sekali kata dr lauren
Novan tak men jawab dia pun keluar masuk membawa pistol
"mau apa kalian tanya novan dengan datar
Pada 20 orang berpakai hitam , tiba-tiba saja
Sebuah mobil mewah dan keluar lah seorang pria berwajah tampan di samping nya ada bodyguard nya
Pria itu mendekati novan dengan sinis,
" aku ingin menemui nona mu kata pria itu dengan datar
" apa seperti ini cara kau ingin bertemu dengan nona kami tuan, membawa para bodyguard begitu banyak kata novan dengan menodong pistol nya.
Pria itu menyinggung senyum dan melirik para bodyguard nya
20 bodyguard itu pun menguar kan pistol menodong kearah novan
Lauren yang melihat itu pun keluar dari mobil nya.
__ADS_1
"kau!! Mau apa kau tanya lauren dengan marah
" aku!! Aku mengingin mu, kata pria itu dengan menyentuh ujung rambut
Tapi novan langsung menepis tangan pria itu
"jaga sikap anda tuan, jangan berani menyentuh istri tuan kami kata novan dengan marah
" pria itu tersenyum menyuruh anak buah nya memukul leher novan
Dan bug,
Novan pun pingsan dan dia sempat melihat istri tuan nya yang pingsan, di pelukan pria itu
" bawa bodyguard adamson ke gudang ikat dia, dan aku akan bersenang senang dengan istri adamson kata pria itu dengan mengendong lauren ke mobil
Sementara itu di perusahaan adamson
" aish kemana mereka mengapa, mereka belum datang kata adamson dengan kesal
" saya sudah menyuruh para bodyguard menyusul dan melacak tuan, mungkin mereka akan sampai kata kris
Tiba-tiba saja salah satu bodyguard adamson mendekati dengan wajah yang pucat
ada apa?” tanya adamson to the point.
“Boss” gumam bodyguard ragu mengatakan sesuatu adamson
Membuat adamson menatap pada bodyguard nya, begitu juga kris
“cepat katakan! Apa kau bosan hidup ?” omel adamson datar
“Boss nyonya dan novan mereka..” kata bodyguard
“aku akan membunuhmu , jika kau bicara tidak jelas . Ada apa dengan isteri ku ?” marah adamson yang dari tadi marah
“ kami sudah menemukan mobil nyonya tuan tapi keadaan mobil nya kosong kata bodyguard nada takut.
Adamson bangkit dan
Prag terdengar suara barang yang di banting
“sialan, sudah ku bilang jaga nyonya , apa kalian melihat novan di sana, novan benar-benar tidak becus. Novan benar-benar bosan hidup, akan kubunuh kalian yang tidak becus.”
Kata adamson Marah dan gelas yang ada disampingnya itu dia lempar kelantai sudah 2 gelas ia pecahkan.
"“i..iya B…Boss” ujar bodyguard nya dengan takut
" Kris siap kan mobil kita akan ketempat cctv, sebar kan semua temukan istri ku, atau ku bunuh kalian semua teriak adamson dengan marah
Sementara di mansion besar
Seorang pria menatap seorang yang lagi terbaring di ranjang pingsan sesekali bibirnya mengecupi bibir mungil gadis itu berharap gadis itu bangun dari tidurnya. Mungkin saja gadis itu akan tersentak kaget setelahnya lalu membentaknya atau bahkan memberontak minta kembali ke rumahnya. Justin sudah bertekad, ia akan memaksa lauren tinggal dirumahnya. Justin tak bisa membiarkan lauren tinggal bersama adamson, waupun. Dia tau adamson dan lauren sudah menikah . Ia mencintai gadis itu, sangat mencintainya walaupun belum lama ia mengenal gadis itu dan ia akan membunuh siapa pun yang berani menyakiti ataupun menyentuh gadisnya. Terdengar posesif memang, tapi itulah Justin
Lauren itu mengerjapkan matanya pelan, matanya menyesuaikan diri dengan cahaya di sekitarnya. Lauren ingat betul tadi dia bersama bodyguard nya di hadang dan Matanya berputar ke segala arah, menyadari jika itu bukanlah kamar adamson Kamar adamson mewah dan lebih mewah lagi ini, tubuhnya mundur begitu saja saat lauren menyadari suara
"kau sudah bangun sayang tanya pria itu
Justin itu tersenyum tipis, tangan kanannya terulur ingin menyentuh pipi lauren Sebelum itu terjadi, lauren sudah lebih dulu menepis tangannya kasar. Kepalanya mendadak pusing, dari kemarin siang pas pulang dari rumah sakit ia belum sempat makan apa pun. Bahkan perutnya sudah sangat lapar.
Lauren mendesah pelan, ia kembali membaringkan tubuhnya sambil mengusap dahinya.
“kumohon ijinkan aku istirahat sebentar.” Gumamnya lirih, ia sudah tak peduli kenapa dirinya yang bisa ada di kamar mewah ini dan seorang pria yang sangat ingin lauren hindari. Kepalanya sudah benar-benar terasa pusing saat ia melakukan gerakan cepat tadi dan lauren tidak ingin mengambil resiko.
Justin mendudukkan dirinya lalu mengambil sebuah nampan berisi makanan di nakas sampingnya. ia meletakkan nampan tersebut di atas pangkuannya lalu mengambil sesendok bubur, tangannya terulur menyuapkan sesendok bubur kepada lauren . Mata lauren yang tadinya terpejam mengerjap pelan saat merasakan dingin dari sendok yang menyentuh bibirnya. Perutnya keroncongan saat aroma bubur itu mengganggu hidungnya. Matanya menatap ragu pria di depannya. Dengan bantuan Justin , lauren duduk bersandaran pada kepala ranjang.
Justin menyuruh lauren membuka mulutnya lewat tatapannya dan tangannya yang kembali menyodorkan sesendok bubur di bibir lauren
Lauren membuka mulutnya pelan dan justin menyuapinya
"aku harus makan biar bisa keluar dari mansion pria kejam ini pikir lauren lauren mengunyahnya pelan lalu tersenyum senang saat merasakan rasa bubur di depannya. Rasa bubur itu sangat persis seperti buatan ibunya. Ia ingat betul rasa masakan ibunya walaupun selama belasan tahun ini ia tak pernah merasakannya lagi.
Tatapan sedih lauren membuat justin mengeraskan rahangnya. Apa Jong Jin memasukkan sesuatu ke dalam bubur ditanganya hingga ekspresi wajah lauren seperti itu?
“Apa ada yang salah dengan makanannya?” tanya justin tajam.
Lauren mendongakkan wajahnya sambil mengggelengkan kepalanya, tangannya terulur pada jus jeruk diatas nampan. Gadis itu meminumnya cepat lalu menggelengkan kepalanya sambil tersenyum tipis walau tak sampai matanya. Ia tersadar dari pikirannya. Ia ingin menanyakan kejadian semalam tapi justinsudah menyuapkan sesendok bubur itu kedalam mulutnya.
“Apa aku boleh menanyakan sesuatu?” tanya lauren yang masih mengunyah makanannya. Justin menatap lauren tajam seolah-olah mengancam gadis itu lewat tatapannya. Lauren meringis pelan saat melihat mata kecoklatan pria itu yang menatapnya dengan dahi yang dikerutkan dan
Tiba-tiba saja dia ingat adamson, adamson memang kejam, tapi lebih menakutkan pria di depan nya yang 3 kali hampir memeprkosa nya dan sekarang dia menculik diri nya
“Habiskan makananmu lauren ” tenang tapi menyeramkan. Lauren tidak berani menatap mata pria itu saat mendengar nada suara justin yang menakutkan baginya. Walaupun bukan bentakkan, justin merinding saat mendengarnya. Lauren kembali menerima suapan berikutnya hingga habis. Ia kembali meminum jus jerus yang tinggal setengah. Matanya melirik justin melalui bulu matanya. Saat ini justin sedang memindahkan nampan dipangkuannya tadi keatas nakas.
“Apa kau yang mengganti baju ku ?” tanya lauren dengan tajam
Justin mengerutkan sebelah alisnya sambil tersenyum miring dan entah kenapa lauren tidak menyukai senyuman itu, justin terlihat lebih menakutkan saat tersenyum begitu apalagi dengan rambut coklatnya yang dibiarkan acak-acakkan. Pria itu memajukan wajahnya agar sejajar dengan wajah lauren , bahkan hidung mereka sudah saling bersentuhan dan lauren bisa merasakan hembusan nafas Kyuhyun diwajahnya. Lauren ingin memundurkan wajahnya tapi tidak bisa karena justin sudah menahan tengkuknya.
“Menurutmu?” gumamnya misterius.
Lauren membelalakan matanya, kedua tangannya berusaha mendorong dada pria itu tapi tidak bisa. Tubuh justin seperti batu karena tidak berubah sama sekali padahal lauren sudah mengeluarkan seluruh tenaganya untuk mendorong justinn
. “A… pa benar?” desis marah menjauhkan sedikit wajahnya. Kedua tangannya menangkup wajah lauren , mendongakkan wajah gadis itu agar menatap matanya.
“ pelayan ku yang mengganti nya , aku tak akan memeprkosa mu, asal kau tingga bersama ku , dan lupa kan adamson, Aku janji dan kau bisa memegang janjiku.” Bisik justin serius. Mata lauren bergerak-gerak gelisah saat mendengar untaian kata demi kata yang keluar dari mulut pria itu. Ia sendiri sedikit tak yakin, apalagi dirinya tahu jika justin bukan orang baik-baik. Ya, setelah mengetahui nama pria itu lauren sempat mencari informasi tentang justin di internet. Kyuhyun sangat suka memainkan wanita, justin juga sangat suka bergonta-ganti pasangan disaat dirinya menghadiri sebuah pesta, wanita-wanita itu berasal dari kalangan artis, model, dan orang-orang yang setara dengan pria itu. Apalagi kalau tidak kaya, memang lebih kaya raya suami nya mereka mempunyai kesamaan
“ aku sudah menikah , biar kan aku pergi
?” gumamnya lirih.
"kau tidak boleh kemana mana, kau akan tinggal bersama ku kata justin dengan mencoba mencium lauren
Lauren pun menghindar dan mendorong tubuh Justin, dia pun berlari ke kamar mandi dan mengunci pintu.,
" justin tertawa keras
"kau mau kemana sayang, kau tak akan bisa lari dari sini
__ADS_1
Bersambung Saksikan episode