My Darling...

My Darling...
Kita Belum Buat Anak


__ADS_3

Kediaman Keluarga McCloud


Galena menatap Alex Darling dengan wajah tidak percaya. Aku kasih flirting begitu kok dampaknya sampai nyaris kehilangan nyawa.


"Lex, apa kamu belum pernah digodain seperti itu?" tanya Galena penasaran yang membuat Elane melemparkan serbet ke keponakannya.


"Lena ! Jangan usil ! Apa kamu tidak lihat Alex Darling nyari tewas gara-gara kamu !" hardik Elane gemas membuat Elfesya melongo. Eommanya yang tidak pernah berbicara nada tinggi, sampai gemas dibuatnya gara-gara kakaknya satu itu.


"Harusnya kan..."


"Aku tidak bisa kamu goda seperti itu Lena... Karena aku sayang kamu dan melihat kamu seperti itu bagaikan shock therapy yang mematikan..." jawab Alex Darling .


"Haaaahhh?" ketiga wanita disana menatap Alex Darling bingung.


"Alex, sayang, apakah pasokan oksigen ke otak kamu cukup? Kenapa kamu ngomongnya kacau balau begitu?" Galena meletakkan punggung tangannya di kening Alex Darling.


"Mbak, mana ada periksa pasokan oksigen macam memeriksa suhu di kening" gelak Elfesya melihat kelakuan kakaknya dan kekasihnya.


"Eh iya ya... Aku kok Lola. Habis ini, kita ke rumah sakit !"


Alex Darling hanya bisa menunduk pasrah. Alamat ketemu Rania deh!


***


Royal Hospital London

__ADS_1


Rania tertawa terbahak-bahak mendengarkan cerita Galena soal Alex Darling. Tadi sebelum ke rumah sakit, Galena menemani kekasihnya ke flatnya untuk berganti pakaian dan setelahnya ke rumah sakit.


"Jadi kamu tersedak gara-gara ucapan vulgar adikku? Ya Ampun Lex ! Macam kamu tidak pernah menangkap wanita penjaja tubuh saat kalian melakukan penggrebekan? Memangnya aku tidak tahu, kamu juga digoda dengan kalimat yang sama" gelak Rania.


"Tapi ini beda Raniaaaaa... Efeknya berbeda ! Aku tidak menduga kalau Galena bisa mengatakan seperti itu ! Sumpah ! Aku seperti terkena serangan jantung !" adu Alex Darling.


"Ginjal bagus, jantung bisa didonorkan, kurang hati, paru-paru, limpa, mata... " gumam Rania sambil mencatat sesuatu di iPad nya.


"Apa maksudmu Rania?" tanya Alex Darling dengan perasaan tidak enak.


"Organ tubuh mu yang bisa didonorkan jika tiba-tiba kamu nggak ada ..." jawab Rania kalem.


Alex Darling langsung melotot galak ke arah sahabat nya. "Dasar Dokter jagal !"


Suara pintu terbuka dan tampak Galena masuk dengan membawakan hasil pemeriksaan Alex Darling.


"Alhamdulillah..." ucap Alex Darling. "Setidaknya aku terbebas dari kewajiban check up kantor ..."


"So, kalian datang acaranya Alisha kan? Mas Arsya tanya" ucap Rania sambil membaca pesan ponselnya.


"Lho memang mas Arsya sudah pulang dari Hell Week ?" tanya Galena bingung.


"Udah tapi Vic yang cedera. Bahunya terkilir di hari terakhir dan Mas Arsya bisa selesai buat kedua kalinya" jawab Rania cuek membuat Alex Darling melongo.


"Pangeran Arsyanendra Léopold lolos hell Week? Dua kali?" seru Alex Darling.

__ADS_1


"Hell Week buat orang umum Lex, bukan yang khusus Navy Seals. Kan banyak tuh adrenalin junkie yang pengen tahu seberapa kerasnya latihan mereka ... Tahun kemarin mereka lolos juga. Edan deh mas Enzo. Ceking gitu bisa lolos !" jelas Galena. "Kalau mas Arsya mah nggak usah ditanya..."


"Mas Arsya itu adrenalin junkie jadi hayuk-hayuk aja diajak gedubrakan begitu" timpal Rania. "Na, kamu jadinya mau tinggal dimana?"


"Aku sama mbak Rania aja ya. Biar kalau aku ada yang nggak paham, bisa tanya ..." senyum Galena. "Besok kan aku baru mau berurusan dengan administrasi kampusmu mbak."


"Oh boy..." keluh Alex Darling.


"Kenapa Lex ?" tanya Rania.


"Kalian? Berdua? Dalam satu apartemen? Belum ketambahan Biana? Sepertinya aku bakalan mati muda !" ucap Alex Darling.


Galena bergegas menghampiri Alex Darling dan duduk di pangkuannya. "Jangan dong Lex. Nanti aku sama siapa...? Apak kamu tega aku bersama pria lain? Kalau memang begi..."


Alex Darling langsung mencium bibir Galena. "Jangan sekali-kali berpikir bersama pria lain !" ucap Alex usai mencium bibir kekasihnya.


Galena mengalungkan kedua tangannya di leher Alex. "Kalau begitu, jangan mati muda. Kita belum bikin anak lho..." goda Galena membuat Alex melongo.


Rania langsung melemparkan bantal ke arah adiknya.


***


Yuhuuuu Up Siang Yaaaaaa gaaaeeessss


Thank you for reading and support author

__ADS_1


Don't forget to like vote and gift


Tararengkyu ♥️😊♥️


__ADS_2