
Hari - hari Alex Darling bersama dengan dua gadis yang selalu membuatnya sakit kepala itu memberikan warna yang berbeda. Selama menjadi polisi, memang hidupnya monoton, hanya mendapatkan kasus, berusaha memecahkannya, tangkap penjahatnya... repeat. Tapi itu semua berubah saat Rania menjadi bagian dari hidupnya dan sekarang Galena, adik Rania.
Alex benar-benar jatuh cinta dengan gadis bermata biru terang itu bukan hanya fisiknya yang sempurna, tapi juga sifat dan perilaku ajaibnya. Galena jauh lebih kacau dari Rania, dengan efek yang lebih dahsyat... Kenapa malah semakin mirip perpaduan antara Rania dan Biana. Kenapa tidak mirip dengan Alisha sedikit...
"Alex ! Dipanggil Kapten !"
Lamunan Alex terputus saat seorang rekannya memanggilnya.
"Ada apa?" tanya Alex Darling.
"Entah. Kasus baru mungkin."
Alex pun berdiri dari tempat duduknya dan menuju ruang kaptennya.
***
Galena menatap tubuh yang hendak dia pakai bedah. Memang hanya sebuah cadaver tapi dia mengingat bahwa tubuh ini adalah pernah hidup dan Opanya Joey Bianchi, Oom nya Ken Al Jordan dan Omanya Nura Blair bilang, perlakukan mereka dengan baik.
"Luna, operasi tumor yang ada di area paru-paru. Bayangkan jika itu terjadi pada pasienmu !" ucap dokter senior yang menjadi pengawas Galena.
"Baik Dokter." Galena memejamkan matanya sejenak membayangkan jika mayat di hadapan dirinya adalah pasiennya yang membutuhkan pertolongan dan setelah siap, gadis itu mulai melakukan sayatan. Jangan ditanya bagaimana baunya tubuh itu meskipun sudah di balsem tapi tetap konsentrasi Galena lebih kepada cara memotong tumor disana tanpa mengenai aorta dan pembuluh darah penting lainnya.
Galena berkonsentrasi penuh demi bisa menjadi dokter bedah macam Opa dan Oomnya.
***
Pagi ini Galena dan keluarga Dubai berada di istana Brussels untuk menghadiri pesta pernikahan Alisha dan Richard, dua putri dan pangeran dari dua kerajaan yang berbeda Belgia dan Inggris, dengan dua raja yang saling bersahabat.
Alex Darling pun termasuk dalam tamu undangan karena sudah dianggap menjadi bagian keluarga besar klan Pratomo apalagi Alex membantu saat kasus Billy Gallagher. Pria itu tampak tampan dengan jas resmi lengkap dan menggandeng tangan Galena. Semua orang bisa melihat bagaimana pasangan itu tampak saling mencintai satu sama lain, hingga para tetua tidak keberatan mereka berpacaran apalagi baik Ayrton dan Gabriel sudah memberi restu pada pria yang dikenal tegas sebagai penegak hukum... tapi tidak dengan Rania dan Biana...yang sekarang dilanjutkan Galena.
Acara royal wedding itu membuat semua orang tampak ikut bersuka cita bahkan kerusuhan khas keluarga pun terbawa disana. Tidak ada kesedihan karena hanya kebahagiaan dan penuh kasih diantara para anggota keluarga.
***
__ADS_1
"Kalian sudah tidak membuka kasus paman Kalian?" tanya Alex Darling ke Hyde, Rasendriya dan Avaro. ( Baca Mafia and Yakuza Brothers )
"Sudah tutup, Lex. Kami sudah mendapatkan jawabannya dan buat kami cukup sampai disini saja. Yang jelas happy ending" senyum Avaro.
"Aku suka dengan happy ending..." jawab Alex Darling lega karena kasus itu sampai harus ke beberapa negara.
"Kalau kamu sih tampaknya, happy manyun ya?" kekeh Rasendriya.
"Exactly ! Kakakmu sudah membuat aku stress, ketambahan adikmu pula !" adu Alex Darling.
"Salah sendiri malah jatuh cinta pada Galena padahal tahu casing keren isi bobrok !" gelak Rasendriya. "Kamu jangan berharap mendapatkan gadis klan Pratomo bakalan sekalem Alisha... Eh tapi Alisha kalem begitu juga ngantem lho ... "
"Atau macam Tante Deya. Halus, kalem tapi bisa bikin Oom Antonio kelabakan..." celetuk Avaro.
"Oom Tomat aja yang bucin !" cebik Rasendriya. "Setahuku, Tante Deya pernah banting orang juga sih..."
Alex Darling melongo. Siapa yang tidak tahu Savrinadeya, istri Antonio Bianchi, Mafioso Turin. Kesan pertama semua orang pasti menganggap wanita kalem, lembut tapi tanyakan pada suaminya bahwa aslinya Deya jika marah pun mengerikan.
"Hampir semuanya pernah tapi memang paling horor itu Oma buyutnya Duncan, Scarlett, Raul ... Dia bunuh orang dengan membuat gosong..." gumam Hyde. ( Baca My Rey bonchap ).
"Lha Omanya Alsaki apa kabar? Bunuh orang pakai scalpel langsung nusuk ke aorta ... Auto mokat lah !" balas Avaro. ( Baca The Detective and the Doctor ).
Alex Darling semakin pusing mendengar cerita ketiga orang pria di hadapannya. "Pantas Lena kemarin masuk sel santai saja..."
"Kita mah masuk sel sudah biasa... " gelak Hyde.
Alex Darling hanya tertawa miris. Ya Tuhan.
***
Acara Penggagalan Unboxing Richard.
Alex Darling berjalan sambil mencari Galena ketika melihat dirinya sedang asyik berbicara dengan seorang pria tampan yang diyakini masih memiliki darah Arab. Alex pun merasa cemburu melihat akrab keduanya hingga dengan santainya pria tampan berambut hitam itu menowel hidung gadisnya.
__ADS_1
Tidak bisa dibiarkan !
Alex Darling langsung menghampiri keduanya dan tanpa berpikir apapun, dia langsung mendorong pria itu.
"Jauhkan tanganmu dari Galena !" bentaknya dan Alex Langsung meninju pria itu.
"ALEX ! WHAT THE F*** ARE YOU DOING !" teriak Galena.
"Dia nowel - nowel hidung kamu ! Aku tidak suka ! Memang siapa sih dia !" balas Alex Darling sama kerasnya. Pria yang kena tinju Alex pun bangun dan memegang pipinya.
"Damn it Galena ! Pacarmu panasan juga sama dengan kamu !" kekeh pria tampan itu sambil tersenyum.
"Kamu itu !" Galena memukul bahu Alex Darling keras-keras. "Dia itu Emir Rauf Khalid ! Kami sepupu ipar ! Rauf keponakannya Tante Khalila ! Ya ampun... !" Gadis itu lalu meninggalkan Alex yang terbengong-bengong.
"Apa?" bisik Alex tidak percaya. Aku memukul seorang Emir?
***
Introducing Emir Rauf Khalid ( calonnya Diana Blair Zidane )
***
Yuhuuuu Up Pagi Yaaaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️
__ADS_1