
" setelah kejadian penembakan di restorant itu, 2 minggu sudah guntur tak pernah menemuai bahkan menghubungi Tiara sama sekali. seakan akan dia hilang di telan bumi.
Tiara yang telah terbiasa dengan kehadiran guntur setiap harinya merasa ada sesuatu yang hilang. setiap kali ada telpon masuk maupun notif pesan masuk di hp nya dia selalu berharap itu dari guntur tapi ternyata lagi lagi bukan dia.
'jam di dinding kelas menunjukkan angka 12.00 siang tiara dan yang lainnya keluar dari dalam kelas.
' seperti biasah mereka bertiga menuju kantin melewati halaman kampus.
tanpa dia sadari ada seseorang berlari dan menyusul langkah tiara sambil membawa seikat bunga mawar dan kotak merah berisi cincin lalu dia berlutut dihadapanya.
'Will you marry me noni jawa????ucap guntur sambil menyodorkan cincin dan seikat bunga pada tiara
'sontak mata coklat tiara membelalak tak percaya, wajahnya berubah memerah menahan malu karena disaksikan banyak mata disekelilingnya..
'tatapan tak suka para gadis yang tergila gila pada sosok guntur pun bersorak sorak tak suka...
hu.....para gadis itu berteriak sambil mengacungkan jempolnya ke bawah.
__ADS_1
'tiara tertunduk malu menahan sorakan para mahasiswa dan mahasiswi yang memandangi mereka berdua.
'tiara berdiri mematung tanpa mampu berucap sepatah katapun. tangannya tiba tiba ditarik oleh guntur dan dia lalu menyematkan sebuah cicin emas cantik dijari manisnya dan sambil berbisik tepat di telinganya.
ini bukti cintaku padamu yang aku buktikan didepan teman temanmu dan juga teman temanku.
tunggu kejutan selanjutnya.. aku akan membuktikan cintaku didepan keluargamu bisik guntur di telinga Tiara sambil dia berlalu pergi meninggalkan Tiara dan puluhan pasang mata yang sedari tadi memperhatikan ulah mereka.
'Tiara hanya mematung dan menelan salivanya dengan susah payah.
'didalam kamar tiara hanya senyum senyum sendiri sambil memandangi cincin yang melingkar dijari manisnya itu. aku gak menyangka kamu bisa seromantis ini ya mas guntur!!! gumamnya sambil sesekali mengembangkan senyumnya sendiri didepan kaca rias dikamarnya.
cah ayu, suara bu roro memanggil Tiara.
iya ma...sahut tiara sambil membuka pintu kamarnya.
'cah ayu ada tamu, cepat ganti baju dan dandan yang cantik ucap ibu Roro kepada Tiara.
tamu???tiara mengernyitkan dahinya bingung, tamu apa? sehingga dia harus ganti baju dan dandan segala. sedangkan ini sudah jam 7 malam.trus siapa yang malam malam bertamu??? tamu sepecial kah ??? banyak pertanyaan yang hinggap dalam kepala tiara saat ini.
__ADS_1
'tanpa berlama lama lagi tiara segera berdandan dan turun kebawah untuk menjawab segala macam pertanyaan yang ada di kepalanya.
'astaga betapa kagetnya ternyata yang datang GUNTUR ADMOJO bersama kedua orang tuanya. tiara meremas tangannya menahan rasa gugupnya
'Tiara mendekati kedua orang tua guntur.
'selamat malam om, tante ucap tiara sambil mencium punggung tangan kedua orang tua guntur. selamat malam sayang sahut kedua orang tua guntur.
'kamu cantik sekali noni jawa..ucap bu.rina yang membuat wajah Tiara seketika memerah menahan rasa malu dan gugup karena pujian dari mama guntur. semua orang diruangan itu tersenyum melihat tingkah Tiara yang malu malu.
'kedua keluarga tersebut saling mengobrol sebentar sebelum bu.roro mempersilahkan tamunya untuk makan malam.
'makan malam sudah siap mari bu.Rina, mari Pak.Admojo mari nak guntur. ucap bu.Roro sambil mempersilahkan keluarga Admojo menuju meja makan.
Pak.Aji pun ikut menggiring pak.admojo menuju meja makan dirumahnya.
'sesekali guntur melirik kearah Tiara dan tersenyum kearahnya dan Tiara pun membalas senyum guntur dengan malu malu.
'slesai acara makan malam kedua keluarga itu berjalan menuju ruang tamu. lalu keluarga Admojo mengutarakan maksud dan Tujuan mereka datang kekediaman keluarga Kusuma yaitu untuk melamar Tiara Ajeng Kusuma yang tak lain adalah putri bapak.Aji kusuma
__ADS_1
'kedatangan kami kesini bermaksud melamar anak bapak Aji Kusuma yaitu nak Tiara ucap bapak. Admojo dengan nada tegas tanpa basa basi.