My Doctor My Hero

My Doctor My Hero
Episode 64


__ADS_3

"Tiara berada di sebuah gedung tua dengan posisi tangan, kaki terikat dan mulut di sumpal dengan kain..


"gadis itu hanya bisa menangis merasakan takut dan sakit di area tubuhnya.


"dia tak tau saat ini dirinya telah berada dimana, yang dia tau, dia hanya berada di sebuah gedung tua, namun dia tak tau persis tepatnya ini dimana, karena tempat ini sangat asing untuknya.


"sayang please!!!!.... jangan menangis!!!


ucap Guntur sambil menyeka air mata wanita yang menjadi obsesinya selama ini...


"kamu harus makan ya sayang!!! ucap guntur sambil membawakan sekotak makanan utuk tiara.


"guntur membuka kain yang menutupi mulut wanitanya itu,


"ayo sayang kamu harus makan!!


"aku tak sudi, menerima makanan dari laki-laki yang telah jahat pada diriku selama ini!!... sarkas tiara sambil membuang muka, karena rasanya sungguh enggan memandang wajah brengsek laki-laki didepanya.


"ayolah tiara jangan sampai aku berteriak kepadamu!! jangan sampai aku kehilangan kesabaran.ucap guntur dengan nada sedikit keras.


"tiara terus terisak, air matanya terus terurai tanpa henti, dia merasakan takut yang luar biasah..


"ayo buka mulutmu!!!


"tiara membuka mulutnya menerima suapan dari laki-laki yang sempat mengisi hari-harinya dulu, namun semuanya berubah saat laki-laki itu melakukan penghiantan.


"gadis manis!!!ucap guntur saat tiara menurutinya untuk membuka mulut dan makan.


"mas lepaskan aku!!!aku mohon!!!!suara tiara semakin melemah dengan air mata yang terus terurai deras membasahi pipinya, memohon belas kasihan pada guntur.


"tenanglah sayang... kita akan hidup bahagia bersama...ucap guntur sambil menyeka air mata tiara yang terus jatuh terurai.


"mas kenapa kau terus menyakitiku!!?, apa sebenarnya salahku padamu!!!?


"kesalahkanmu adalah, aku terlalu terobsesi padamu, dan sampai detik ini aku belum bisa memilikumu seutuhnya, tapi sebentar lagi kita akan hidup bersama dan bahagia bersama selama-lamanya sayank!!!!


hahhahahaa....ucap guntur sambil terkekeh membayangkan sebuah kemenangan beberapa saat lagi.


********

__ADS_1


"jarum jam sudah menunjukkan angka 12.00 WIB. sebuah mobil hitam telah menjemput hero di tempat yang telah di tentukan, sebelum memasuki mobil yang telah berhenti persis di depannya, hero harus melakukan serangkain syarat yang telah di perintahkan.


"hero di haruskan menutup matanya terlebih dulu dengan kain hitam yang telah di siapkan di kursi penumpang.


"setelah menutup matanya hero pun masuk kedalam mobil, lalu mobil itu melaju menuju tempat dimana tiara berada.


"mobil yang hero tumpangi telah berhenti, dan sepertinya telah sampai di tempat tujuan, namun hero tak tau dimana dia berada, karena matanya telah tertutup oleh kain hitam..


"keluar!!!terdengar suara menggelegar yang memerintahkan hero untuk keluar dari dalam mobil dan membawanya ke sebuah tempat.


"seseorang telah membuka penutup mata hero,


hero menyesuaikan matanya dengan cahaya sekitar yang sedikit silau.


"seketika bola matanya yang hitam legam bertemu dengan bola mata coklat sang istri, yang terlihat sendu karena terlalu banyak mengeluarkan butiran air mata.


"penampilannya sungguh mengenaskan, dengan kondisi kaki dan tangan terikat di atas kursi..


"ingin rasanya hero menghabisi laki-laki brengsek itu saat ini juga, tapi dia harus sedikit bersabar mengatur strateginya karena dia tak mau jika Tiara celaka.


"selamat datang tuang dokter!!!


hahhaha..terdengar gelak tawa yang menyeramkan..


"mana berkas yang aku minta tuan!!!?ucapnya sambil memainkan pistol kearah dokter tampan itu..


"ini!!!..Hero melempar sebuah map berwarna biru kearah laki-laki gila di didepannya.


"good!!! kau sungguh jenius dokter!!!


"guntur membuka map, dia mulai mempelajari isi dokumen yang dokter tampan itu berikan..


"brengsek!!!..apa ini!!!? ini bukan berkas perceraian!!?


kau ingin bermain-main denganku hah!!!


"baiklah kalau itu maumu!!!


bersiap-siaplah, sebentar lagi kau akan aku kirim ke neraka tuan!!!!hahahaha..galak tawa mengerikan terdengar dari mulut guntur, sepertinya guntur tak main-main dengan ancamannya!!

__ADS_1


laki-laki itu mengarahkan pistolnya ke arah sang dokter..


"tiara yang melihat adegan menyeramkan itu hanya bisa pasrah, dia tak mampu melakukan apapun karena tangan dan kakinya terikat.


"ya Tuhan...lindungi suamiku!!! doanya di dalam hati..


sambil terus terisak melihat pemandangan yang begitu mengerikan saat ini di hadapannya.


"bersiap-siaplah pergi keneraka Tuan dokter...


"guntur menarik pelatuk pistolnya..


"Dor!!!....


""au"!!!!!"..


"hero memegangi tangan kirinya yang bersimba darah terkena peluru yang bersarang di lengan kirinya.


"tidak!!!!!!Tiara berteriak histeris yang membuat hero menatap matanya, seolah memberikan isyarat bahwa dirinya baik-baik saja.


"hustttttt!!!!!guntur meletakkan jari telunjuk di bibirnya,,,,


"permainan ini belum slesai sayang!!!guntur menatap tiara, wanita yang menjadi obsesinya,


lalu kembali mengarahkan pistol kepada sang dokter.


"dia menarik pelatuknya lagi, dan melepaskan tembakannya dengan brutal.


"Dor....


dor.....


dor......


"ketiga peluru itu mengarah ke dadanya tepat di area jantung.


"Bruk!!!!!...


"tubuh hero jatuh terkapar

__ADS_1


"Mas Hero....tidak!!!!!!!!!


"bruk!!!!!...tiara tak sadarkan diri, dia pingsan dan tubuhnya terjatuh dari kursi, dengan tangan dan kaki yang masih terikat.


__ADS_2