
"Hero dan Tiara telah sampai di rumah.
"Tiara turun dan masuk kedalam kamarnya untuk membersihkan badan dan berganti pakaian.
setelah slesai dia keluar menuju dapur untuk menyiapkan makan malam mereka berdua karena asisten rumah tangga yang bekerja di rumahnya sedang pulang kampung.
"Tiara membuka kulkas mengernyitkan dahinya, dia bingung masakan apa yang akan di hidangkanya mlam ini sedangkan dia tak pandai dalam urusan masak memasak.
"dia mulai mengambil ponselnya dan mulai browsing resep makanan. dia mulai beraksi dengan resep resep yang ditemukan lewat ponsel pintarnya.
"dia mulai membuat capcay dan ayam goreng sesuai petunjuk resep yang ada di ponsel pintarnya .
"saat semua masakan yang di buat telah slesai dia menghidangkannya di atas meja dan memanggil dokter tampan itu untuk makan malam.
" Tok...tok..tok..
"masuklah...terdengar suara dari balik pintu.
mas hero ayo kita makan, makan malamnya sudah siap..ucap tiara sambil tersenyum.
"hero berjalan mendekat lalu berjalan turun kebawah dengan di ikuti sang istri di belakangnya.
"mereka berdua duduk di meja makan lalu tiara mengambilkan piring diisi nasi sayur dan lauk lalu di sodorkannya kepada sang suami.
"hero mulai menyendok makannanya dan di masukkan kedalam mulutnya. tiara memandang sang suami dengan sedikit canggung karena takut makananya tak enak.
__ADS_1
"Hero yang mendapati gadis di depannya yang sedari tadi hanya sibuk memandanginya sedikit kesal dan menaikkan alisnya. kenapa kamu tak ikut makan dan hanya memandangiku saja !!??? ucap hero sambil memasukkan suapan berikutnya.
"mmmm....apa masakannya enak mas!???ucap tiara dengan sedikit gugup.
"hemmm...lumayan, tidak terlalu buruk!! jawabnya dengan ekspresi datar sambil melanjutkan makan malamnya.
"maaf kalo tidak terlalu sempurna, karena ini pengalaman pertama kali saya memasak sendiri di dapur..
" benarkah!!??? ucap hero sambil sedikit tersenyu.
lalu mereka berdua melanjutkan kegiatan makan malamnya.
"slesai makan malam naiaklah keatas!
mulai malam ini kita tidur dalam satu kamar. semua barang barang kamu yang ada di lantai bawah kamu bawa keatas.
"Tidak ada bantahan"
"kau akui atau tidak"
aku sudah menjadi suamimu yang syah. jadi kau harus menuruti segala hal yang aku katakan jika kau tidak ingin berdosa dimata agama.ucapnya penuh dengan penekanan.
"b..a..aiklah mas aku akan naik keatas sebentar lagi untuk menyusulmu.
"tiara sesegera mungkin membersihkan semua barang barangnya untuk
di pindah kekamar atas.
"Ya Tuhan lindungi aku...
semoga semuanya baik baik saja. doa yang selalu di ucapkan saat melangkahkan kakinya pergi kelantai atas.
__ADS_1
"Ceklek,
"dia membuka pintu kamar dengan sangat pelan dia telah melihat sang suami tengah tertidur pulas.
"syukurlah" ucapnya dalam hati sambil membuang nafasnya panjang.
"gadis itu mendekat dan merebahkan badanya tepat di sebelah dokter tampan itu dengan posisi membelakangi sang dokter.
"tiba tiba tangan kekar sang dokter telah melingkar di pinggang mungil sang gadis yang ada di depannya.
"sontak bola mata coklat sang gadis melotot dan detak jantung nya menjadi tak beraturan,
mungkin suara gemuruh jantungnya terdengar sampai ke telinga sang dokter sehingga laki laki itu tersenyum seolah menahan tawanya.
"tiara berusaha pelan pelan menurunkan tangan kekar lelaki yang telah melingkar di pinggangnya tapi semuanya nihil karena laki laki itu semakin mengeratkan pelukannya sehingga badan mereka pun semakin menempel dan dapat merasakan getar detak jatung masing masing yang tak beraturan.
"ma....as kumohon lepaskan pelukkanmu. ucap tiara dengan suara memelas.
"diam jangan berisik dan tutup matamu" laki laki itu semakin mengeratkan pelukannya.
"ta..a..pi mas aku benar benar tak bisa bernafas. ucapnya memohon lagi.
"Diam tiara" aku bersumpah jika kau terus berisik aku akan membuatkan seorang bayi untukmu sekarang juga. ucap sang dokter lirih tepat di telinga gadis yang ada di depannya itu.
"dia menelan salivanya dengan susah payah karena menahan ancaman dari sang dokter yang tak lain adalah suami sahnya.
__ADS_1