
**WARNING⚠️⚠️
21++
DILARANG BACA PART INI BAGI YANG BELUM CUKUP UMUR, KECUALI SUDAH MENIKAH!!
UNTUK DEDEK EMEZ YANG UNYUK2 HARAP BIJAK DAN JANGAN NGEYEL.
LEWATI SAJA PART INI SUPAYA TIDAK TERSIKSA BATINYA KARENA HARUS RELA MENAHAN SESUATU YANG MERONTA RONTA NANTINYA.
YANG MASIH NGEYEL SILAHKAN TANGGUNG SENDIRI AKIBATNYA AUTHOR GAK TANGGUNG JAWAB!!
"aku akan menghukummu dengan kenikmatan yang tak pernah kau bayangkan sebelumnya..
supaya kamu tidak bisa lari lagi dari hidupku.
"mereka berciuman semakin dalam saling menjelajahi dan menikmati manisnya bibir mereka masing masing.
"tiara mulai membalas ciuman sang suami dengan pergerakan yang masih kaku karena maklum saja ini adalah pengalaman pertamanya.
"bahkan saat ini tangan Tiara sudah mengalung indah di leher tegap sang suami.
"Hero berusaha membimbing sang istri dengan pergerakan yang lembut setelah Tiara membalas ciumannya.
"perlahan tiara mulai tau bagaimana caranya berciuman dengan benar.
"mereka berdua saling mencercap, merasai bibir manis pasanganya sehingga keduanya semakin hilang kendali.
"tatapan hero semakin meremang di tutupi kabut hasrat yang kian mengebu
"hero semakin menarik tubuh sang istri kedalam pelukkannya,
laki laki ini mengoyak bibir sang istri tanpa ampun, bibir yang selama ini ia impikan
"memang terdengar sedikit mesum tapi hero tetaplah laki laki dewasa normal yang pastinya selalu memimpikan segalanya yang istrinya miliki.
"apalagi selama ini mereka berdua tidur dalam satu ranjang dan hanya bisa menyaksikan kemolekan sang istri tanpa bisa berbuat apa apa hanya bisa memandang dan sedikit memaksa untuk memeluknya.
"Tiara hanya mampu mengerang nikmat sambil meremas rambut tebal hitam sang suami
saat bibir sang suami sudah beralih menjelajahi area pipi, telinga dan semakin turun ke leher mulus sang istri.
__ADS_1
"desahan seksi keluar dari bibir mungil tiara saat bibir hero mencumbu leher mulusnya.
"aku tidak akan menahannya lagi sayang.... bisik laki laki itu parau di sela kesibukannya mencumbu area leher mulusnya..
"gadis itu menarik rambut sang suami sampai posisi mereka berhadapan
"nafas mereka tersengal karena kegiatan yang tengah mereka lakukan.
"bibir mereka sama sama membengkak akibat ciuman mereka yang mengganas.
"kabut hasrat hero semakin memuncak memenuhi isi otaknya
saat melihat aset berharga milik sang istri mengintip di balik lingerie transparan yang ia kenakan.
"aku benar benar menginginkan kamu sayang...
"aku sudah tidak dapat lagi menahanya...bisik dokter tampan itu parau di telinga sang istri.
"jantung tiara makin berdegup kencang ototnya melemas menahan rasa kegugupannya yang semakin menyerang
karena ini pengalaman pertamanya, dia takut jika dia tidak bisa memberikan kesan yang indah di moment sweet honeymoon nya saat ini.
spring bed King size yang di hiasi putik bunga mawar yang bertaburan yang menambah kesan nuansa romantis.
"Tiara hanya terdiam kaku dan pasrah saat sang suami melepaskan lingerienya dengan lembut.
namun tatapan laki laki itu tak sedikitpun bergeming dari wajah cantik sang istri..
"nafas hero tiba tiba tercekat saat lingerie sang istri sudah sepenuhnya terlepas dari tubuh seksi sang istri.
"memperlihatkan kulit mulus sang istri dan aset berharga sang istri yang terlihat menantang dan mengintip di sela sela kain yang melekat di dadanya berwarna merah menyala senada dengan lingerie yang ia kenakan tadi.
"mata hero terpana menatap keindahan aset sang istri
dada yang begitu menantang dan menonjol
di buka perlahan kain yang tengah menutup salah satu surga dunia itu..
"mata hero semakin meremang ter tutupi kabut hasrat yang semakin menggebu karena melihat betapa indahnya surga dunia itu yang terlihat menantang dan menggoda dengan warnanya merah muda seperti buah yang sedang ranum.
"kamu begitu indah sayang....dokter tampan itu tak sanggup lagi melanjutkan ucapannya karena otaknya sudah memerintahkan puncak yang seolah olah menantangnya untuk segera di nikmati.
__ADS_1
"Tiara terkesiap saat bibir dokter tampan itu sudah menikmati salah satu asetnya yang berharga!!!
dia menghisap asetnya seperti bayi yang sedang kelaparan!!
"gadis itu terengah dengan tubuh yang bergetar hebat..
kedua tangannya telah menarik rambut tebal sang suami seiring dengan apa yang di lakukan sang suami yang tanpa sadar justru malah mendorong mulut hero semakin dalam menikmati asetnya..
"dadanya merasakan nyeri dan nikmat yang bergantian...Tiara semakin melayang di udara saat sang suami menikmati asetnya secara bergantian.
"kedua tangan hero mulai turun ke aset paling berharga tiara,
"tangan dokter tampan itu masih betah bermain main di inti gadis itu...
"area inti yang masih tertutup kain tipis...tangan lincah sang dokter menari naik turun di atas inti aset gadis itu..
"tangan dan bibir sang suami mampu membuat akal sehatnya menghilang!!
yang ada hanya hasrat yang menggebu yang membuatnya seakan meledak.
"jantung tiara semakin berpacu cepat debarannya semakin tak terelakkan tatkala tangan lincah sang suami telah sukses melepas kain tipis yang tengah menutupi inti tubuhnya..
"gairah laki laki ini semakin menggila saat melihat wajah merah sang istri karena menahan hasrat!!
"Are you ready, honey? ucap hero parau sambil mengecup singkat bibir manis sang istri
"gadis itu hanya mengangguk pasrah tanpa dapat berkata apapun karena serangan sang suami yang bertubi tubi
"maaf sayang aku akan menyakitimu!!! bisik sang suami parau lalu mengarahkan juniornya ke inti sang istri dengan gerakan lembut agar sang istri tidak tersiksa..
"junior dokter tampan itu semakin tak sabar saat memasuki inti sang istri yang sempit,
dia berusaha menerobos sesuatu yang menghalanginya sehingga sang istri terkesiap seketika merasakan nyeri di area intinya..
"namun perlakuan lembut sang suami mampu membuat rasa nyeri itu berubah menjadi rasa yang menggelitik yang sulit untuk di gambarkan..
"penyatuan mereka semakin dalam dan sempurna
"gerakan tubuh hero semakin liar dan tak terelakkan dan tiara hanya berusaha mengimbanginya
" tak beberapa lama kemudian keduanya sama sama mencapai puncak yang bersamaan hingga keduanya jatuh tertidur dengan posisi tiara berada di dalam pelukan sang suami.
__ADS_1