
"Tiara membuka matanya , tiara memegangi kepalanya yang terasa berat, aroma obat-obatan tercium menyengat menusuk hidungnya.
"tatapannya nanar dia berusaha mengingat kejadian beberapa waktu lalu.
saat melihat sang suami jatuh tersungkur saat mendengar suara tembakan.
kemudian dirinya tak sadarkan diri.
"butiran crystal bening telah keluar. mas hero..., rintihnya!!!...
"kamu sudah sadar Tiara!!!? terdengar sebuah suara dari arah pintu masuk, lalu dokter andrean mendekat.
"dia menatap lekat-lekat ke arah dokter andrean yang berdiri di sampingnya.
"dimana mas hero, dokter andrean!!? tiara bertanya dengan suara bergetar, dan mata berkaca-kaca.
"dimana mas hero, dokter andrean!!? tiara mencoba bangkit dan meronta tapi dengan sigap tangan andrean menggenggam tubuh tiara.
"katakan padaku, dimana mas hero!!? dokter andrean!! andrean hanya diam tak bersuara...
hiks...hiks...air mata tiara terus terjatuh.
"suara Tiara terenyuh, terdengar sangat menyayat hati.
"katakan padaku diman mas hero!!!??
"tiara luruh dari pegangan dokter andrean, dunianya terasa hampa sekarang.
"suara pintu terbuka, menampilkan jasmine memakai almamater putih kebesarannya, dengan tangan kiri berada dalam saku almamaternya dan tangan kanannya memegang map berwarna merah.
"dokter jasmine...panggilnya lirih.
"tiara menatapnya, kemudian bertanya..
"Dimana mas hero, dokter jasmine!!??
"hero..a....!suara jasmine tercekat saat melihat ke arah andrean tunangannya, andrean menggelengkan kepala perlahan mengisyaratkan bahwa dia tidak perlu mengatakan apapun.
"katakan padaku, dimana mas hero!!? sekali lagi tiara bertanya dengan nada penuh dengan penekanan.
"dimana mas hero!!?? kenapa kalian berdua hanya diam saja!!? teriak Tiara dengan terus meronta tapi tangan andrean dengan sigap memegangi tubuh Tiara dengan erat.
"mas hero!!!!...panggilnya lirih kemudian tubuhnya luruh di atas ranjang. Tiara kembali tak sadarkan diri.
"Rasa sesak dan sakit menusuk kedalam hatinya.
Tiara merasa hidupnya hampa sekarang.
orang yang di cintainya telah pergi meninggalkannya.
__ADS_1
"Dia memejamkan matanya, cairan crystal bening telah mengalir di pelupuk matanya.
apa yang harus di lakukannya sekarang!!?
Anaknya akan lahir tanpa bisa melihat sang ayah tercinta. bahkan anaknya telah menjadi seorang yatim sebelum dia lahir kedunia ini.
bagaimana nantinya dia harus menjelaskan kepada sang anak tentang sang ayah!!
"Sebuah tangan besar menggenggam erat tangan Tiara.
namun mata tiara tetap enggan terbuka.
tiara tak mau membuka matanya, dia takut bahwa ini semua adalah nyata. sang suami telah pergi meninggalkannya.
"Tiara merasakan kecupan hangat di punggung tangannya..
"sayang!!....
bukalah matamu!!!
"suara itu....suara yang sangat ia kenal dan sangat ia rindukan.
"Tiara makin memejamkan matanya semakin erat, dia takut ini semua hanya mimpi, dan ketika dia membuka mata suara dan genggaman itu akan menghilang.
"Hei....kenapa kamu tidak mau membuka mata sayang!!?
"suara itu kembali dan rasanya benar-benar nyata,
"maafkan aku sayang telah lalai menjagamu untuk kesekian kalinya.
"punggung tangan Tiara merasakan cairan hangat.
laki-laki itu mmenangias
"apakah benar dia nyata!!?
"Tiara langsung membuka mata, dan langsung bertemu bola mata hitam legam sang suami yang mampu menghipnotisnya.
"Tiara menggelengkan kepalanya tak percaya kemudian segera bangkit dan memeluk sang suami erat.
"mas hero!!!... suara serak Tiara.
"Tiara kembali memeluk tubuh sang suami dengan sangat erat, seolah-olah dia tak ingin melepaskannya lagi. air matanya terus mengalir membasahi kemeja sang suami.
"Tiara mengangkat kepalanya, mendongak ke arah wajah sang suami, berusaha mempercayai bahwa ini semua bukanlah mimpi.
"Ya Tuhan ini nyata dan ini semua benar-benar bukan mimpi, tiara menelangkup wajah sang suami.
"mas!!!bisiknya
__ADS_1
"aku di sini sayang!!!
"kamu benar-benar mas hero suamiku!!?? tatapnya masih tak percaya.
"iya sayang, aku HERO NUGROGO, suamimu, kalo kau lupa itu!!!
"apa kau terbentur kemaren, sehingga kau hilang ingatan, sampai-sampai kau lupa pada suami tampanmu ini!!! goda hero
"tiara mengerucutkan bibirnya mendapat godaan dari sang suami.
"tapi aku ingat betul tubuh mas hero terjatuh di atas tanah saat suara tembakan itu, dan kemudian aku tak sadarkan diri, jadi aku tak mengingat apapun setelahnya. ucap tiara dengan mata berkaca-kaca karena berusaha mengulang memori yang menyakitkan itu
***********
*flashback on*
"bersiap-siaplah pergi keneraka Tuan dokter...
"guntur menarik pelatuk pistolnya..
"Dor...
"Bruk!!!!!...
"tubuh hero jatuh terkapar ditanah
"Mas Hero....tidak!!!!!!!!!
"bruk!!!!!...tiba-tiba keadaan menjadi gelap, dan tiara tak sadarkan diri,
"tiba-tiba tubuh guntur jatuh ketanah diikuti oleh tiga tembakan selanjutnya yang membuat tiga orang pengawal guntur tumbang.
"Dor...
dor...
dor...
"Hero membuka matanya tak percaya dirinya masih hidup.
"Ternyata tiga peluru tembakan terahir bukan berasal dari pistol milik guntur melainkan dari petugas Direktorat Reserse Kriminal, yang sigap dan tepat waktu..
"karena sebelumnya Direktorat Reserse Kriminal telah mengepung lokasi tempat tiara dan hero di sandra..
"saat guntur menodongkan pistol kearah dada hero, Direktorat Reserse Kriminal telah sigap dan langsung memberondong tiga tembakan kearah guntur dan para komplotannya, sehingga guntur dan komplotannya tumbang sebelum berhasil menyerang hero
"hero hanya terluka di bagian lengan kirinya karena 1 tembakan peluru di awal.
" andrean dan jajaran Direktorat Reserse Kriminal berkerja sama menyusun rencana dengan matang, agar supaya nyawa hero dan Tiara bisa selamat.
__ADS_1
"Thank's ndre atas kecerdasanmu, untung kau tepat waktu. jika kau terlambat sedikit saja pasti nyawaku akan melayang. ucap hero sambil memeluk sepupu dan sekaligus sahabatnya itu.
*flashback off*