my enemy is my soul mate

my enemy is my soul mate
Di pantai


__ADS_3

"Pa,Ma"


Kesya telah bersiap-siap untuk berangkat liburan bersama ayah dan ibunya, begitu juga orang tuanya yang sudah memakai baju untuk kepantai


"Ehh kamu sudah Selesai ayo kita berangkat"kata ibu menggenggam tangan Kesya dan membawa Kesya menuju mobil yang tengah di panasi mesinnya oleh ayah


mereka memasuki mobil itu dan segera berangkat ketempat yang di tuju


di pertengahan perjalanan Kesya melihat Mini market dan meminta ayahnya berhenti sebentar ia ingin membeli cemilan untuk di perjalanan


"Papa nanti saat papa melihat Mini market kita berhenti dulu ya...Kesya mau beli Cemilan"


"iya sayang" ucap ayah sambil tersenyum tipis


tak berapa lama kemudian mereka singgah ke Mini market dan membeli cemilan yang di inginkan Kesya


Hati Kesya sangat senang dia merasa yang di alaminya saat ini seperti mimpi


sesekali dia mencubit pipinya sendiri memastikan bahwa itu benar-benar nyata


Selesai berbelanja Mereka melanjutkan kembali perjalanan menuju pantai


saat di mobil ayah mengobrol dengan ibu sedangkan Kesya duduk manis di belakang dan memakan cemilanya dengan sangat gembira


"lihat dia... mengapa aku dulu selalu mengabaikan putri semata wayang ku ini"(batin ayah)


menyadari kesalahannya yang hampir tidak pernah peduli dengan putrinya itu karna kesibukannya mencari uang bersama Karrie

__ADS_1


"maaf kan Papa mu ini nak maaf kan kedua orang tua mu ini"(batin ayah lagi)


ayah melihat Kesya dari cermin mobil dan senyum-senyum sendiri menatap anaknya yang melahap habis cemilannya tersebut


perjalanan yang memakan waktu kurang lebih dua jam itu akhirnya sampai


Kesya membuka pintu mobilnya dan langsung berlari ke Arah pantai dan berteriak


"yahhh ini seperti mimpiiii"


ayah dan ibu yang berdiri di depan mobil tersenyum melihat tingkah laku Kesya yang berlari kesana-kemari bermain dengan ombak pantai


"entah kenapa Ma papa tiba-tiba merasa bersalah"ucap ayah tiba-tiba dan membuat ibu langsung menoleh ke arahnya


"haaa kau tahu Pa mama juga begitu mama merasa bersalah kenapa tidak dari dulu kita ajak dia berlibur sekarang dia sudah besar


"kita hanya memikirkan urusan kantor saja ma itu kesalahan kita sampai melupakannya"


"Yasudahlah Pa mari kita bermain dengannya dan memperbaiki semuanya"


ibu dan ayah berlari kearah Kesya


ayah dan Kesya menggelitiki ibu


dengan kompak ayah dan Kesya selalu mengerjai ibu


mereka menyirami ibu dengan air pantai

__ADS_1


dan tertawa terbahak-bahak


"jika ini mimpi aku tidak ingin bangun"(Batin Kesya)


merasa tidak percaya apa terjadi hari ini


tidak terasa waktu telah menunjukkan tengah hari jam 12 siang


ibu mengajak Kesya dan ayah ke tempat makan terdekat


mereka menemukan salah satu rumah makan di dekat pantai


pegawai rumah makan itu memberikan menu makanan dan mereka mulai memilih makanan yang mereka inginkan


setelah makan siang selesai Kesya dan kedua orang tuanya duduk di bawah pohon besar


menikmati keindahan pantai sambil mengobrol


entah apa saja yang di obrolkan mereka


mereka sepertinya begitu asik sampai tidak terasa waktu telah menunjukkan pukul 6 sore matahari mulai tenggelam


mereka melihat senja yang begitu indah sampai gelap menyadarkan mereka untuk segera pulang


"ahh sudah hampir gelap mari kita pulang"ucap ayah langsung berdiri


"iya iya ayo kita pulang"sambung ibu

__ADS_1


mereka pun pulang dengan perasaan sangat senang....


__ADS_2