My Experience Of Love

My Experience Of Love
Reuni Bersama Bayu


__ADS_3

Erina adalah siswi SMA di SMA Karya Bangsa. Dia sekarang duduk di kelas 3 SMA. Dia di sibukkan dengan kegiatan belajar dan bimbel setiap harinya. Dari bimbel dan kegiatan sekolahnya, Erina mempunyai banyak teman. Suatu hari saat Erina pergi untuk reuni bersama teman SMP nya, dia kebingungan karena tidak mempunyai teman untuk pergi. Setelah berpikir sesaat, Erina langsung menghubungi teman SMP nya dulu dan mengajak pergi bersama. Teman SMP yang di ajak Erina yaitu Bayu. Bayu adalah tetangga Erina yang lumayan jauh sih. Erina pun segera pergi ke rumah Bayu karena Bayu tidak mengangkat telponnya.


TOK TOK TOK...


"Siapa?" suara orang di balik pintu


"Saya Erina" jawab Erina dengan cemas. Erina takut yang membuka pintu Papanya Bayu yang bertampang kejam.


"Eh Erin, tumben kamu kesini?" tanya Bayu yang membuka pintu.


"Iya Bay, aku mau ngajak kamu datang ke reuni bareng. kamu mau gak?" tanya Erina tanpa ragu.


"Boleh deh. Lagian males juga kalau dateng sendirian. Nanti aku jemput jam 8 yah? Kamu siap-siap dulu sana. Jangan bikin malu aku. Make up yang cantik loh?" Bayu dengan ketusnya langsung menutup pintu rumahnya.


"Ketus banget sih? Awas ya kalau nanti naksir aku!" Erina langsung pasang muka sebel dan segera pulang buat siap-siap.


Pada pukul 8 tepat Bayu menjemput Erina di rumahnya. Bayu menunggu Erina kurang lebih 15 menit dan Bayu mulai sebel karena Erina gak tepat waktu. Bayu mulai marah dan Erina pun muncul di hadapan Bayu. Tanpa berkedip Bayu memandangi Erina yang terlihat sangat cantik dengan baju warna tosca dengan rambut setengah di kepang.


"Ayo berangkat!" ajak Erina seketika Bayu mengalihkan pandangannya.


"Lama banget sih? Mau reuni aja dandannya kayak gitu. Tau gitu tadi aku tinggalin aja." Erina hanya tersenyum mendengar ocehan Bayu.


"Maklumlah Bay, cewek kalau dandan lama kali. Nanti baru tau rasa kamu kalau punya pacar. setiap mau jalan nungguin dandan dulu." goda Erina


"Amit-amit punya pacar kayak kamu. Yang ada aku jamuran kalau pacaran sama kamu." Bayu menyalakan mobilnya


"Mobil siapa Bay? Emang kamu punya SIM? Kamu bisa nyetir? Kalau ada polisi gimana? Kalau nabrak gimana? Kalau..." Bayu langsung memeotong perkataan Erina


"Bawel banget sih kamu. Kalau kamu cerewet terus nanti aku lakban bibir kamu." Erina langsung terdiam dan berpegangan erat karena tidak percaya pada kemampuan Bayu mengendarai mobil.

__ADS_1


"Bay, kamu pernah pacaran gak sih?" tanya Erina memecahkan keheningan.


"Gak" jawab Bayu cuek


"Gak ada gitu orang yang kamu suka?" Erina semakin ingin tahu.


"Ada" tetap dengan nada cuek.


"Siapa? Siapa? Siapa?" tanya Erina semakin semangat.


"Bisa diam gak sih kamu itu. Dari tadi berisik terus. Aku jadi gak bisa konsen buat nyetir nih." jawab Bayu yang semakin marah.


Disepanjang jalan Erina hanya diam dan berpegangan erat. Bayu yang fokus mengendarai mobilnya dan sesekali melirik ke arah Erina. Setelah sampai di acara reuni, Bayu menggandeng Erina dan seseorang menghampiri mereka.


"Wah, kalian jadian yah? kok dateng barengan? gandengan tangan pula." goda Lisa


"Iya kita jadian. Emang kenapa?" jawab Bayu dengan percaya diri. Erina semakin kebingungan dengan jawaban Bayu. Namun Erina tetap berpura-pura sebagai pacar Bayu karena tidak mau mempermalukan Bayu.


"Sejak kapan kalian dekat? Perasaan kalian gak pernah dekat deh tahu-tahu kok udah jadian sekarang." Lisa semakin penasaran.


"Sudah dong jangan di godain terus Erina sama Bayu nanti dia malu terus pulang loh?" Rendy menghentikan lisa menggoda mereka.


"Ayo kita kesana ada makanan kesukaan kamu. kamu pasti lapar karena tadi belum makan di rumah." ajak Bayu menuju meja tempat makanan dan minuman berkumpul.


"Kamu tahu banget aku lagi kelaparan sekarang. Kamu emang pengertian Bay." jawab Erina yang sudah tidak bisa menahan lapar.


Erina menikmati makan dan minuman di dekat kolam renang. Erina hanyut dengan suasana reuni saat itu. Dia merasa sangat senang bisa bertemu teman-temannya saat SMP. Jam menunjukkan pukul 11 malam. Erina dan Bayu berpamitan untuk pulang lebih dulu. Ketika di dalam mobil, Erina mempunyai banyak pertanyaan untuk Bayu.


"Aku tahu apa yang ingin kamu omongin. Aku ngelakuin itu supaya kamu gak di godain sama temen cowok-cowok." sebelum Erina bertanya Bayu langsung ngomong apa yang akan ditanyakan.Erina merasa tersentuh dengan ucapan Bayu.

__ADS_1


"Terima kasih Bay buat hari ini. Aku tahu kita gak pernah deket tapi makasih banget kamu udah mau dateng bareng aku." ucap Erina dengan tatapan cantik.


"Hmm.." jawab Bayu dengan ketus


"Ketus banget sih kamu itu? Kenapa sih kalau sama aku kamu ketus gitu? Kalau sama yang lain bisa ngobrol santai. Nanti naksir sama aku yang cantik dan imut-imut ini loh?"


"Imut apaan?" Bayu yang masih ketus.


"Apa di jidatku ini ada tulisan harus di jutekin gitu? Jadi kamu juteknya sama aku aja." Erina yang semakin kesal.


"Ada itu tulisannya gede banget." Bayu tersenyum tipis.


"Eh, kamu tersenyum loh? Lebih tampan kalau kamu tersenyum kayak gitu. Coba aja kamu selalu tersenyum kayak gitu pasti aku udah suka sama kamu. Dari pada liat muka jutek kamu itu rasanya ingin aku acak-acak muka kamu itu sampai tak berbentuk." Erina menggoda Bayu.


"Emang kamu berani acak-acak mukaku?" tanya Bayu semakin ketus.


"Gak berani sih. Tapi kalau ada kesempatan pasti aku acak-acak muka kamu jadi gak berbentuk."


Ketika sampai di rumah Erina, dia pun turun dan berpamitan dengan Bayu. Bayu tanpa kata langsung mengendarai mobilnya menuju rumahnya.


"Kenapa sih dia selalu jutek sama aku? Aku punya salah apa? Aku gak pernah ganggu maupun bikin dia jengkel. Padahal rumah kita deket tapi kita gak bisa deket. Coba aja kalau dia ramah pasti aku sama dia pasti bisa deket. Padahal dulu pertama masuk SMP dia ramah banget loh sama aku. Gak tau jalan pikiran dia itu. Entah apa yang merasuki dia waktu aku ajak pergi bareng langsung mau. Tapi kalau di lihat-lihat tadi dia tampan banget dengan kemeja biru." Erina masuk ke dalam rumah sambil mengomel dalam hati.


"Capek banget hari ini. rasanya aku pengen tidur yang lama tapi besok pagi amsih harus sekolah. Mandi dulu aja deh baru tidur." Erina sampai di kamarnya langsung menaruh tasnya di atas meja.


Erina langsung tidur dengan pulasnya.


Happy reading..


Ini novel pertama aku. Semoga reader suka sama novel aku yah?

__ADS_1


__ADS_2