My Mystery Boyfriend

My Mystery Boyfriend
Jiran Sebelah Rumah


__ADS_3

Keesokan harinya


Deandra perlahan-lahan membuka matanya kerana bunyi bising di luar rumahnya.Kornea mata digosok perlahan bagi menghilangkan kabur.Dia bangkit dari pembaringan dan perlahan-lahan berjalan menuju balkoni kamar setelah mencapai sweater memandangkan pagi itu agak dingin.


Dilihatnya lori menghantar barang di sebelah rumahnya.Agaknya jiran baru la sebab apa yang dia tahu rumah sebelahnya memang tak berpenghuni.


"Jiran baru eh?"gumamnya sambil tersenyum nipis


Deandra masuk semula ke kamar dan mencampakkan sweater tadi keatas kasur. Deandra berjalan perlahan ke kamar mandi dan dalam setengah jam dia keluar hanya dengan memakai tuala paras pehanya sahaja.


Dia mencapai telefon miliknya diatas meja lampu tidur sebelum dibuka.Aplikasi chat dibuka


"Lewatnya Del bangun,kenapa belum online?" gumam Deandra


"Mandi dulu la"katanya dan terus ke kamar mandi


Dalam lima belas minit Deandra keluar dari kamar mandi dengan hanya memakai tuala paras paha,dia perlahan-lahan berjalan menuju ke wardrobe


Blouse bewarna biru muda beserta skirt biru gelap dicapai sebelum diapakai

__ADS_1



Dia kini berjalan pada almari sepatunya pula dan memilih high heels bewarna hitam dicapai sebelum dipakaikan pada kaki mulus dan putih bagai salju milik Deandra.



Deandra berjalan keluar dari wardrobe sebelum mencapai handbag berjenama Louis Vuitton bewarna Indigo.



Deandra memasukkan telefonnya kedalam handbag tersebut sebelum langkah kakinya menuju keluar dari kamar tersebut.Deandra perlahan-lahan menuruni anak tangga sebelum kunci mobil Tesla Roadster dicapai bersama kunci rumah.Deandra menghampiri mobilnya yang bewarna merah tersebut dengan senyuman manis.



Dia membuka pintu bahagian pemandu namun sebelum sempat dia masuk dia terpaku melihat satu sosok yang sedang berdiri di bawah pokok dan sedang memandangnya.Sosok tersebut masih memerhatikan Deandra dan Deandra lantas tersenyum manis padanya kerana dianggap sosok itu adalah jiran barunya. Dia menutup kembali pintu mobil dan mengorak langkah kearah sosok itu.Deandra semakin mendekatinya namun dia langsung tidak bergerak,dia hanya memandang sosok Deandra yang tampak menawan itu


"Hai,kamu jiran baru ke?"soal Deandra sambil tersenyum mesra langsung tiada keraguan atau sebarang pra-sangka buruk pada pria itu


"Hmm,hai"balas pria itu dalam nada perlahan dan agak dingin

__ADS_1


"Oh,saya Deandra.Kamu?"soal Deandra lagi


"Kylin"ringkas sekali balasan daripada pria itu manakala matanya masih meneliti setiap sudut wajah Deandra


"Aku tinggal kat sebelah rumah kamu,kalau kamu mahu minta tolong apa-apa kamu boleh je cari aku"kata Deandra


"Hmm"balas Kylin


"Oh,saya pergi dulu sebab dah lambat"kata Deandra sambil tersenyum manis dan mula mengorak langkah kearah mobilnya.


Mata Kylin masih berada pada sosok Deandra sehingga Deandra masuk kedalam mobilnya. Kelihatan mobil Deandra sudah bergerak menuju kedestinasi yang ingin dituju dan Kylin pun mengorak langkah memasuki rumahnya.


Di dalam rumah Kylin


Dia perlahan menutup pintu rumahnya dan memandang sekeliling ruang itu dengan tatapan kosong sebelum perlahan-lahan memejamkan matanya.


"Riordinare"ucapnya dan tiba-tiba rumah itu seperti sedang dikemas sendiri oleh satu kuasa.


Kylin membuka matanya dan terus mendaki tangga dengan kecepatan sepantas cahaya untuk sampai kekamarnya.

__ADS_1


Di kamar Kylin


"Deandra"gumamnya dan tersenyum nipis namun langsung tidak seperti senyum kerana senyumannya amat nipis


__ADS_2