
Di Harvey University
Mobil Deandra diparkir tepat pada perkarangan tempat letak mobil bagi pelajar.
Pintu dibuka dan perlahan-lahan Deandra keluar dari mobil tersebut seraya menutup pintu.Punat kunci ditekan pada alat kawalan mobil.Deandra berjalan perlahan menuju kedalam universitas tersebut.
Deandra memberhentikan langkahnya sebelum satu sosok dicari namun matanya tiba-tiba terpaku pada sosok Justin yang sedang berjalan kearahnya.Deandra menoleh kebelakang namun dilihatnya tiada orang kemudian dia menoleh ke sisi pula namun hasilnya juga sama tiada orang.
Kelihatan Justin tersenyum semanis gula pada Deandra dan akhirnya Justin berdiri tepat di hadapan Deandra
"Hai"sapa Justin ramah dan dibibirnya tidak lekang senyuman
"Hai"balas Deandra dan tersenyum nipis
"Awak cari apa tadi ku lihat kamu melihat kebelakang kemudian kesisi pula"soal Justin
"Err,nothing"balas Deandra
"Oh,dari tadi saya tunggu awak nak sarapan bareng"ucapnya dengan senyuman yang semakin manis
"Boleh tidak kamu henti tersenyum gituan?"soal Deandra
"Mengapa adakah kamu tergoda?"soal Justin sambil mengangkat alisnya
"Tidak hanya itu membuatku jengkel"balas Deandra acuh
"Oh"gumam Justin dan senyumannya makin pudar dan akhirnya hilang digantikan dengan riak kecewa.Deandra terus berjalan menuju ke kafeteria universitas diikuti Justin dari belakang
Deandra melihat sekeliling kafeteria tersebut sebelum menuju ke kaunter makanan.Lemon Blueberry Pound Cake dipesan bersama Strawberry Milkshake.
Justin pula hanya memesan Strawberry Milkshake.Dihirup airnya sambil menatap wajah cantik Deandra yang sedang menikmati keknya itu.
"Mengapa kamu terusan memandangku?"soal Deandra dan memandang Justin
__ADS_1
"Err..tidak,aku hanya melamun tadi"balas Justin
"Oh,aku sudah selesai makannya jadi aku pergi dulu"kata Deandra dan bangkit dari duduknya
"Err...Deandra"panggil Justin turut sama berdiri
"Hmm?"soal Deandra menolehkan kepalanya memandang Justin
"Bisa tidak nanti kita pulang bareng"soal Justin
"Emm..gak sih aku punya urusan nanti"balas Deandra kemudian pergi dari situ
"Deandra.."gumam Justin kemudian turut pergi dari kafeteria itu
Situasi Deandra
"Hmm mengapa sih aku mikirkan pria itu?" soalnya sambilan tersenyum manis
"Dia cukup ganteng sih"ucapnya lagi
"Arh!Deandra please stop mikirin dia"ucapnya
"Bah!!"jerit seseorang sambilan memegang kedua bahunya Deandra
"Astaga! Suaramu itu memang membawa maut sih"ucap Deandra dan mengusap dadanya
"Kamu saja yang tidak perasan padahal aku sudah lama berada disini.Mengapa?Kamu mikirin siapa sih sampai tersenyum gituan?!" soal Dellyna
"Tidak,aku hanya mikir tentang jiran baruku" jujur Deandra
"Wah,seem like you have a crush now"ucap Dellyna dan tersenyum penuh maksud
"Yeah,maybe but dia seperti sulit didekati"balas Deandra
"Hey!Apakah kamu lupa siapa kamu?"soal Dellyna
"Hmm?"
__ADS_1
"Kamu adalah Deandra Williams!Apakah ada yang tidak bisa kamu dapatkan?"soal Dellyna dan Deandra mula tersenyum manis
"Benar!Aku adalah Deandra Williams jika aku sukakan dia jadi aku harus dapatkan dia"kata Deandra
"Benar,semangat bestie!"ucap Dellyna
"Yeah, nampaknya aku udah ada first love"ujar Deandra dan berlalu pergi diikuti Dellyna
Tanpa disedari mereka ada seorang pria yang mendengar itu siapa lagi jika bukan Justin. Dia kelihatan agak kecewa.
Deandra dan Dellyna hanya belajar seharian sambilan berbicara soal kerja yang harus dihantar pada pensyarah.
"Deandra"panggil Dellyna
"Hmm?"
"Aku mahu bicara ke kamu soal Raeyna"ucap Dellyna lagi
"Mengapa dengan dia?"soal Deandra dan kini fokus memandang Dellyna
"Kamu tahu bukan dia seorang yang sopan dan yang paling penting manja?"soal Dellyna dan itu mengundang kerutan didahi Deandra
"Hmm"
"Dia nak sambung belajar di Itali"ucap Dellyna
Mata Deandra membulat besar memandang Dellyna untuk mencari kepastian
"Betulla apa yang aku bilang,kamu gak salah dengar"kata Dellyna lagi
"Itali tu bahaya mana mungkin dibiarkan dia belajar disana.Bukankah dia sudah belajar di England mengapa mau tukar lagi jika mau tukar maka tukar aja kesini."kata Deandra dan terus mengeluarkan telefonnya
"Iya aku udah bilang namun kamu juga tahu bukan?Dia itu degil!Gak mau dengarin kata aku"
"Aku udah chats dia tapi dia gak peduli sama nasihatku"kata Deandra
"Haih biar sajalah jika dia ingin belajar disana" kata Dellyna
__ADS_1
"Hmm,aku juga setuju tapi dia harus selamat" kata Deandra dan menyambung kerjanya semula