
Deandra pulang kerumah semula dan ketika dia hendak membuka pintu rumah dia ternampak Kylin di laman rumahnya.Deandra mula tersenyum sambilan melangkah mendekati pagar pemisah antara rumahnya dan Kylin. Deandra mememerhati setiap tindak Kylin tapi dia tidak tahu yang Kylin sudah melihatnya.
Kylin mendongak dan mata mereka bertembung untuk berapa saat.Deandra yang baru sedar bahwa Kylin sudah lihatin dia jadi malu jadi dia hanya tersenyum malu
"Hai Kylin!"ucap Deandra
Kylin bangkit dari duduk dan berjalan ke arah Deandra.Kylin menikam tepat mata Deandra begitu juga dengan Deandra yang sedang asik memandang mata Kylin yang bewarna Hitam gelap itu.Permandangan mereka tika itu sungguh indah.Mata hitam segelap langit malam menikam tepat mata biru permata bewarna biru gelap.
"Hai"balas Kylin
"Err apa yang kamu lakukan barusan"soal Deandra sambilan menggigit bibir bawahnya
"Reflektif"balas Kylin
"Erm Kylin"ucap Deandra gugup dan Kylin sepertinya mengerti
"Apa yang kamu pikirkan?Jika ingin soal sesuatu maka soal saja"ucap Kylin
"Benaran bisa?"soal Deandra lagi inginkan kepastian
"Udah tentu bisa"balas Kylin sambilan senyum segaris
"Apa aku bisa ngenalin kamu lebih akrab lagi?" soal Deandra dan tersenyum manis
"Bisa"balas Kylin dan senyuman Deandra semakin manis
"Kalau begitu apakah kita bisa keluar bareng berdua esok pagi?"soal Deandra
"Baik besok kamu datang kerumahku pada 9:00 pagi.Bisa tidak?"soal Kylin dan Deandra menjatuhkan kepalanya
__ADS_1
"Baik!Terima kasih kak Kylin"ucap Deandra dan menarik wajah Kylin mendekatinya sebelum pipi Kylin dikucupnya perlahan
Deandra terus melarikan diri setelah mencium pipi Kylin.Dia membuka pintu dan menutupnya dengan kadar cepat.Dia mengunci pintu rumah dan pergi kedapur untuk minum air.
Situasi Kylin
Kylin masih diam berdiri disitu sebelum dia memandang kearah rumah Deandra.Tangannya naik memegang bekas ciuman Deandra tadi.
"Beraninya dia menciumku.Dasar gadis nakal" katanya dan mula masuk ke rumahnya sendiri.
Kylin masuk dan menutup pintu.Dia teleportasi kedalam kamarnya sendiri dan membaringkan tubuhnya diatas katil.
"Jika berani cium bibirku bukan pipiku dasar" ucap Kylin dan dia mula tersenyum tipis
"Aku bakal balas perbuatan mu kembali Deandra" katanya lagi
Kringg Kringg
Deandra bangun dan menutup alarm jam. Deandra berdiri dan mengambil tuala kemudian masuk kedalam kamar mandi.
Selesai mandi dia memandang cermin dan mula tersenyum manis.
"Harini aku akan keluar bareng bersama Kylin! Berdua!!Bahagianya hati ini!"ucapnya
Dia ke wardrobe dan mula memilih baju yang sesuai.
__ADS_1
Akhirnya dia keluar dari wardrobe dengan senyuman manis menghiasi bibir munggilnya.
Mengambil telefon untuk melihat masa sebentar sebelum telefon disimpan kedalam begnya.
Deandra berjalan perlahan menuruni tangga dan mencapai kunci rumah sebelum kuncj tersebut disimpan kedalam beg tangannya.
Deandra berjalan keluar dari rumahnya dan menuju ke kediaman milik Kylin.Pagar ditolak perlahan sebelum memasuki kediaman itu.
Deandra berdiri di depan pintu rumah Kylin sekarang sebelum dia menarik napas dan hembusnya.Pintu diketuk tiga kali sebelum ianya terbuka dan menunjukkan sosok sempurna Kylin yang sedang keluar dari rumahnya.
"Kamu sudah lama nungguin aku?"soal Kylin. Deandra yang masih menilik wajah ganteng Kylin segera menjatuhkan kepalanya dua kali.
"Jom"ucap Kylin sambilan menghulurkan tangan kanannya.Deandra segera mengandeng tangan Kylin dan berjalan mengikuti Kylin.
"Kamu mahu pergi ke mana?"soal Kylin
"Kemana aja asal ada kamu"balas Deandra pelan
"Oh,bagaimana jika aku bawa kamu ke neraka? Apa kamu mahu ikut juga?"soal Kylin dan kelihatan Deandra agak kaku
"Sudah tentu tapi harus ada kamu dan aku mahu kamu gak bakal ninggalin aku sendiri kerna aku takut"balas Deandra dan tersenyum. Deandra megeratkan lagi gandengan tangan mereka.
"Mengapa?Anda sudah jatuh cinta padaku?" soal Kylin dan itu membuatkan Deandra kaget
"A..Aku.."
__ADS_1