NEKAT TABRAK MOBIL SUAMI, SAAT BERGOYANG

NEKAT TABRAK MOBIL SUAMI, SAAT BERGOYANG
Bab 7


__ADS_3

Sungguh aku beruntung memiliki seorang istri seperti Anita, wajahnya yang cantik, sekaligus berprofesi seorang dokter, menjadikan nya begitu istimewa, di bandingkan dengan wanita lainnya.


Aku sangat beruntung, karena cintaku, ternyata tak bertepuk sebelah tangan, bermodal perhatian, dan cinta kasihku kepadanya, Anita langsung membawaku kerumahnya, untuk di perkenalkan kepada seluruh keluarga besar nya. 


Jujur waktu itu aku sangat minder padanya, karena aku berasal dari keluarga yang tak harmonis seperti dirinya.


Ditambah, usaha kecilku dalam bidang percetakan, yang hanya jalan di tempat, karena minimnya dana, membuatku berkecil hati, saat Anita mengenalkan ku kepada orangtua nya.


Ketika bertemu dengan orang tuanya, Aku di cecar dengan berbagai pertanyaan oleh mereka, mulai dari keluarga, lulusan apa, pekerjaan, dan lain sebagainya, yang membuat diri ini menjadi begitu kerdil di hadapan mereka.


Seperti yang aku duga, keluarga nya menentang keras hubungan kami. Bahkan Ayah dari Anita, sempat memberikan ultimatum, akan mencabut hak nya, sebagai seorang anak.


Tapi ternyata, Anita lebih memilihku, dibandingkan dengan orang tua nya sendiri, hal itu tentu saja, membuatku merasa sangat di cintai olehnya.


Hingga kemudian, kami memutuskan untuk segera menikah, dengan, ataupun tanpa restu dari orangtua nya, Anita tetap akan memperjuangkan cinta kami, so sweet memang, dan hal itu, membuatku jadi semakin besar kepala.


Akhirnya, mau tak mau, seluruh keluarga besar nya, merestui kami, walaupun terpaksa, tapi Anita seakan tak peduli lagi dengan hal itu.


Setelah melalui prosesi pernikahan yang cukup meriah, walaupun aku jadi harus berhutang sana sini, demi bisa pantas, bersanding dengan nya, dan membelikan mobil honda jazz sebagai mahar untuk Anita, hal itu aku lakukan, tentu saja demi menjaga harga diriku di hadapan keluarga besar nya, supaya tak terus-menerus merendahkan ku.


Setelah menikah, aku segera memboyong Anita, kerumah yang sudah aku beli, walaupun masih menyicil, setidaknya kami tak perlu berkumpul bersama mertua kami masing-masing. 

__ADS_1


Kami sangat bahagia dengan pernikahan kami.


Anita yang seorang dokter anak di sebuah rumah sakit swasta ternama, gajinya begitu besar.


Hingga kemudian, karena kasihan kepadaku, yang usahanya tak kunjung berkembang, Anita memberikan sebuah surat tanah miliknya kepadaku, untuk dijual sebagai modal.


Untuk menutupi harga diriku, aku menolak pemberian istriku itu, namun dia terus memaksanya.


Singkat cerita, akhirnya akupun mengembangkan usahaku mejadi lebih besar, bahkan percetakan ku adalah yang terbesar dibandingkan dengan yang lainnya, dan semua itu, tentu saja berkat bantuan dana dari Anita.


Karena usahaku yang terus mengalami peningkatan, aku meminta Anita untuk berhenti dari pekerjaannya, dan fokus menjadi seorang ibu rumah tangga saja.


Awalnya dia menolak,  karena menurutnya, usaha yang dia lakukan demi menjadi seorang dokter, sangatlah berat. 


Berita itu begitu cepat terdengar ke telinga mertuaku, mereka segera memanggil kami berdua, dan memarahi ku.


Mereka semakin membenciku, tapi apa peduli ku? Yang terpenting Anita selalu menurut kepadaku.


Hingga kemudian suatu hari, secara tak sengaja, aku mengenal Dinda, karena tragedi terserempet mobilku.


Aku yang awalnya hanya bersimpati kepadanya, akhirnya timbul benih-benih cinta dan sayang kepadanya. 

__ADS_1


Ditambah usianya yang masih sangat muda, juga wajahnya yang cantik mirip dengan seorang artis, membuatku seakan tak berdaya, jika sedang bersamanya.


Karena usianya yang masih sangat belia, dia begitu manja kepadaku, dan aku suka itu, apalagi ketika aku berkunjung kerumahnya, keluarganya selalu menyambutku dengan sukacita, seolah-seolah aku ini adalah seorang raja.


Tepat dua tahun hubunganku dengan Dinda, istriku hamil, dan sejauh ini, istriku sama sekali tak menyadari tentang perselingkuhan ku bersama Dinda.


Dinda yang dulu begitu polos dan lugu, kini semakin banyak menuntut, dan hal itu membuatku mau tak mau, mulai menjual sedikit demi sedikit, aset yang dimiliki oleh istriku.


Mulai dari perhiasan, bahkan aku telah membalikkan nama, semua aset yang dimiliki oleh istriku itu tanpa sepengetahuan nya.


Beruntungnya aku memiliki Anita, sebagai istri ku...


Hingga kemudian, tiba-tiba Dinda memintaku membelikan mobil, yang sama persis seperti milik Anita istriku. 


Padahal keuanganku sedang tidak baik-baik saja, mau menjual aset milik Anita lagi, aku takut ketahuan karena terlalu sering, dan dia bakalan curiga. 


Akhirnya, mau tak mau, aku kembali membohongi Anita, dengan alasan menjual mobilnya, untuk mengembangkan usaha ku kembali.


Entah terbuat dari apa hati istriku itu. Aku pikir dia akan menolak mentah-mentah, keinginanku itu.


Nyatanya, Anita menyetujuinya, tanpa banyak bertanya.

__ADS_1


Hhh, sepertinya aku harus terus, pertahankan istri seperti Anita, walaupun sebenarnya, aku telah memiliki wanita lain, selain dirinya.


__ADS_2