
Yusuf segera kembali bersama ke ruang uks bersama nurul
"Mi, ini tas Ami , udah gaada yang ketinggalan kok" ucap nurul sambil menyerahkan tas Ami
Ami pun dibantu oleh nurul dan fauziah berjalan ke parkiran untuk menaiki motor Fadil.
"Mi?" Ucap Fadil
"Hah?" Jawab Ami
"Kamu yakin kuat naik motor?" Tanya Fadil
"Kamu keliatan lemes banget loh itu, pucat banget " ucap Fadil
"Kuat kok, aku gapapa " ucap Ami
"Ya allah gapapa dimana nya Kamu lemes banget itu" ucap Fadil
"Kalo gak kuat nanti aku pesen grab aja aku anter kok sampe rumah" ucap Fadil
"Mi" teriak seseorang dari belakang
Ami melihat dan fauziah langsung berkata
"Ah elah biang masalah datang lagi"
"Apaan sih lu anj*r, sok tau" ucap Yusuf dengan muka datar
"Emang iya , kalo ada lu pasti ada masalah " ucap fauziah
Yusuf langsung melihat ke arah fauziah
"Kenapa? Gak terima lu?" Tanya fauziah
"Mikir anj*r" ucap fauziah
Yusuf hendak mengeluarkan kata kata dengan wajah yang terlihat marah tapi Fadil menahan nya
"Udah suf, inget dia cewek" ucap Fadil
"Kalo ada masalah beresin sendiri gak usah depan orang. Hargai dong yang lagi sakit" ucap nurul
__ADS_1
Kemudian Fadil lanjut berkata
"Kamu beneran bakal kuat naik motor? " Tanya Fadil
"Iya kuat, gapapa kan deket ini" jawab Ami
"Gak mau sama Ami aja?" Tanya Yusuf
Fauziah langsung menatap Yusuf dan kemudian melotot , Fadil yang sadar segera bilang
"Udah sama gua aja ya, yaudah Mi ayo berangkat" ucap Fadil
"Hati-hati ya mi" ucap Yusuf
"Jagain dia ya dil" sambung Yusuf
"Iya kalem aja " jawab Fadil
Fadil mengeluarkan motor dari tempat parkir dan menurunkan pijakan untuk Ami Ami pun segera menaiki motor dan dibantu oleh kedua sahabat Ami
"See u mii , hati-hati "ucap nurul
Ami melihat ke arah nurul dan memalingkan pandangan ke arah fauziah. Mereka melambaikan tangan
"Mi?" Ucap Fadil
"Iya?" Jawab Ami
"Pusing ya?" Tanya Fadil
Ami tak menjawab tapi kemudian Fadil melanjutkan pembicaraannya
"Kalo pusing nyender aja "
"Gapapa?" Tanya Ami
"gapapa kok nyender aja" ucap Fadil
"Kalo gak kuat bilang ya nanti berhenti dulu" ucap Fadil
Tak lama, mereka pun sampai di rumah. Fadil membantu Ami turun dari motor. Fadil mengetuk pintu rumah Ami
__ADS_1
"Tok tok tok"
"Assalamualaikum" ucap Fadil
"Permisi" lanjut Fadil
Fadil menatap Ami dan bertanya
"Gak ada orang yah dirumah ?" Tanya Fadil
Ami menggeleng , dan kemudian seseorang membuka pintu dari dalam
"Waalaikumsalam" jawab mamah
"ade? Kenapa?" Ucap mamah sambil memeluk Ami
Ami menangis dan Fadil berkata
"Tadi katanya pas disekolah pusing mah , terus gak sadar" ucap Fadil
"Pas istirahat gak makan soalnya harus pergi ke ruang guru untuk pengumuman mtk" ucap Fadil sambil memberikan sertifikat kepada mamah. Mamah membaca sertifikat dan berkata
"Oh alhamdulilah " ucap mamah
"Yaudah mah Fadil mau pulang dulu ya" ucap Fadil
"Yaudah Fadil maksih ya udah mau nganterin Ami ke rumah" ucap mamah
"Iya mah , semoga Aminya cepet sembuh ya" ucap Fadil
Mamah langsung mengantarkan Fadil keluar dan membawa Ami ke kamar
"Ade pusing ? Lambungnya sakit?" Tanya mamah
Ami mengangguk.
" Ade istirahat dulu sebentar mamah masak dulu bentar" ucap mamah
"Ade mau makan apa?" Tanya mamah
Ami hanya terdiam . Ya seperti inilah Ami ketika sakit, tak mengeluarkan kata-kata sedikitpun, rasanya Ami tidak punya tenaga untuk banyak bicara
__ADS_1
"Yaudah tunggu ya" ucap mamah
Mamah meninggalkan Ami untuk memasak dan segera memberi Ami makan. Karna sakit Ami tak kunjung .mereda mamah membawa Ami ke rumah sakit .