
Hari itu adalah hari terakhir fadil menemani ami di Yogyakarta dan fadil Tak ingin hari itu berlalu begitu saya sebisa mungkin fadil memberikan segalanya untuk ami
Fadil terpaksa menonton anime yang ami suka, fadil terpaksa makan seafood yang ami ingin dan fadil yang takut ketinggian terpaksa menaiki roller-coaster demi ami. Tapi itu membuat fadil bahagia
"Maaf ya kalo kesannya aku maksa" ucap ami
"Gapapa seenggaknya aku tau kalo kamu suka kehidupan yang enak seleranya nya aneh semua " ucap Fadil
"Dih kamu kali yang seleranya rendah " ucap ami
"Iya deh iya aku lagi yang salah" ucap fadil
"Sebelum aku balik ke jakarta" ucap fadil
"Kamu ada permintaan terakhir gak" Tanya fadil
"Enggak ada sih kayanya" ucap ami
"Terimakasih ya kamu selalu bahagiain aku, selalu mentingin aku, selalu ada buat aku" ucap ami
"Sama-sama, maaf aku gak bisa selalu ada kayak orang-orang, kamu janji ja kalo jauh sama aku kamu harus bahagia kamu harus seneng terus kamu harus tersenyum setiap waktu biar orang tau kalo selain kamu cantik kamu juga bahagia " ucap fadil sambil mengacungkan jari kelingking nya
"Pasti" jawab Ami sambil menautkan jari kelingkingnya ke jari kelingking fadil
"Untuk festival nya sorry banget ya, nanti kalo aku ada waktu pasti festival itu bakalan ada aku janji" ucap ami
"Iya iya aku percaya, aku tunggu ya cantik" jawab fadil
__ADS_1
"Okee" ucap Fadil
Hari menunjukkan hampir sore, ami menemani fadil pergi ke hotel untuk mempersiapkan baju dan perlengkapan yang lain sebelum fadil kembali ke Jakarta
"Kamu yakin mau naik mobil? Gak mau naik kendaraan umum aja?" Tanya Ami
"Yakin lah, emng kenapa?" Tanya fadil
"Aku takutnya kamu cape, apalagi kan kamu mau langsung pergi ke luar negri" ucap ami
"Iya sih tapi gapapa lah kan ada waktu istirahat sehari" ucap fadil
"Yaudah deh iya" ucap ami
"Nanti di jalan kalo cape istirahat aja dulu, jaketnya di pakek nanti masuk angin" ucap ami
"Aneh apa si maksud kamu? Emangnya aku suka makan kelabang gitu ? Makan kalajengking? Tikus? Kodok?" Ucap fadil
"Bukan makan aneh yang itu tapi misalnya tuh kayak yang gak sehat yang bikin kamu pusing" ucap ami
Seperti wanita biasa yang sayang dengan pasangan nya ami mengatakan dengan jelas hal apa saja yang harus dan jangan ia lakukan di perjalanan nanti. Ami tak membiarkan fadil terluka sedikit pun saat fadil tak dalam pantauan ny
"Itulah yang aku suka dari kamu" ucap fadil dalam hatinya
"Kamu selalu menjaga aku saat aku sedang atau tidak bersamamu, akan aku pastikan kamu adalah wanita terakhir yang aku cintai" ucap fadil dalam hatinya
Tak ada wanita yang ingin jauh dari pasangan nya tapi dengan berat hati
__ADS_1
"Mending kamu berangkat sekarang takut sampe di Jakartanya kemaleman " ucap ami
Ami harus merelakn kebersamaan mereka berakhir
"Yaudah kalo gitu aku anter kamu ke asrama ya" ucap fadil
"Gak usah, nanti kamu harus muter kan jalannya" ucap ami
"Gapapa kan sekalian jalan juga" ucap fadil
"Yaudah deh kalo gitu makasih ya" ucap Ami
"Sama-sama" jawab fadil
"Fadil?" Ucap Ami dengan nada rendah
"Kenapa?" Tanya fadil yang sedang sibuk dengan koper nya
Ami tidak menjawab
"Kenapa mi?" Tanya fadil sambil mengangkat kepalanya dan melihat ke arah Ami
Wajah ami sudah berubah menjadi merah dengan air mata di pipinya, fadil yang panik dan khawatir menghampiri ami dan mengusap air mata ami dan kemudian memeluk nya dengan erat
"Kenapa nangis?" Tanya fadil
"M-Maaf kalo ami sering rapotin fadil" ucap ani sambil menangis sesenggukan
__ADS_1