
Ami bingung bagaimana cara menyampaikan kekhawatirannya kepada fadil, sambil melamun melawan rasa khawatir nya tiba-tiba
"Drttt"
Ami mengambil hp nya yang tergeletak di atas meja dan saat ia melihat di layar hp nya bertuliskan nama fadilllllll Ami segera mengambil hp dan mengangkat telponnya
"Kamu belum berangkat kuliah?" Tanya fadil
"Enggak, hari ini aku berangkat siang" jawab Ami
"Kamu kenapa kayak pucat gitu? Kamu sakit?" Tanya Ami
"Enggak kok" jawab fadil
"Aku udah di bandara nih liat" ucap fadil sambil menunjukan sekeliling nya
"Bagus kan?" Tanya fadil
Ami tidak menjawab dan dia tidak bisa menyembunyikan kekhawatirannya
"Kenapa kok kayak gak seneng gitu?" Tanya fadil
"Fadill" ucap ami
"Kenapa? Coba cerita " ucap fadil
"Perasaan aku gak enak, boleh gak kamu berangkatnya besok aja jangan sekarang " ucap ami
"Loh kenapa? Ini aku udah siap mau berangkat" ucap Fadil sambil menunjukkan barang-barangnya
"Kamu jangan berfikir yang aneh aneh mending doain aku aja biar cepet ketemu kamu lagi " ucap fadil
"Iya udah tapi hati hati ya nanti baca doa dulu" ucap ami berusaha menghilangkan kekhawatirannya
"Iya pasti, yaudah aku tutup dulu ya nanti aku telpon lagi kalo udah nyampe" ucap fadil
"Yaudah pokonya hati hati yaa, dadah:" ucap ami
"Kamu juga diri baik baik ya Dadahh" jawab fadil
Telpon diakhiri tapi ami belum juga merasa tenang. Ami berusaha berfikir positif tapi yang muncul di kepala nya adalah hal lain
"Huhhhh Semoga ga terjadi apa apa sama fadil " ucap ami
"Daripada mikir yang engga engga mending aku keluar aja kali yaa cari angin" ucap ami
Ami pun memutuskan untuk pergi ke taman favoritnya untuk menikmati pemandangan disana berharap bisa menghilangkan fikiran negatifnya
"Itu orang kayak pernah liat, tapi dimana ya?" Tanya Ami
"Ah mungkin cuma mirip kan kata bapa di dunia ada 7 yang mirip kita" ucap ami
Tapi tiba-tiba anak kecil menghampiri ami
"Kakak mau ecim" ucap anak kecil tersebut
Ami bingung harus gimana saat itu
"Ibu kamu kemana?" Tanya ami
"Ecim" ucap anak tersebut sambil menunjuk ke arah tukang eskrim
"Adee kamu jangan lari lari dong kakak pusing" ucap fauzan
"Hah orang ini? Kok bisa nyampein ke sini sii" Ucap Ami dalam hati
"Ini ade kamu?" Tanya ami
"Iya ini ade aku, sorry ya" ucap fauzan
"Ade ayo pulang" ucap fauzan
"Aaaaa gamau, Mau ecim mau ecim" ucap anak tersebut yang ternyata adalah adek fauzan
"Yaudah iya nih uangnya, ade beli sendiri nanti balik lagi ya ke sini" ucap fauzan
Adek fauzan membawa uang tersebut dan menghampiri penjual eskrim tersebut
"Ami ya?" Tanya fauzan
"Iya aku ami" jawab Ami
"Loh kok dia bisa tau nama aku sii?" Tanya Ami dalam hati
"Wah gak nyangka bisa ketemu disini, kamu apa kabar?" Tanya fauzan
__ADS_1
"Aku baik, maaf kamu siapa ya? Aku lupa tapi kayak pernah ketemu gitu" Tanya Ami
"Ahahaha kamu lupa ya? Ya wajar si udah hampir 4 tahun ya gak ketemu, kenalan ulang aja gimana?" Tanya fauzan
"Boleh ,soalnya aku lupa " jawab Ami
"Kenalin nama aku fauzan dulu ketemu kamu pas olimpiade matematika inget gak?" Tanya fauzan
"Oh iya iya aku inget " ucap ami
"Aku lupa minta nomor atau sosial media kamu pas dulu terus aku berusaha nyari kamu dan syukurnya bisa ketemu sekarang, mungkin jodoh hehehe btw boleh minta nomor atau username sosial media nya?" Tanya fauzan
"Oh boleh boleh kebetulan aku lagi gak bawa hp gimana kalo username ig aja?" Tanya Ami
"Hmm maunya si whatsapp tapi boleh deh daripada gak dapet" ucap fauzan
"Apa username nya?" Tanya fauzan
"Fnrm" ucap Ami
"Oh oke nanti aku dm ya" ucap fauzan
"Kakak ini udah " ucap adek fauzan
"Pinter" ucap fauzan
"Yaudah aku nganterin ade aku pulang dulu ya, See u nanti " ucap fauzan
"See u" jawab Ami
"Oh ternyata fauzan ya, yang olimpiade waktu itu" ucap ami dalam hati
"Aku pulang aja deh disini juga udah mulai panas" ucap ami
Di asrama
"Drtt" telpon berbunyi
"Tumben mamah nelpon ada apa ya?" ucap ami
"Sayang? Kamu bisa pulang sekarang gak?" Ucap mamah
"Lohh kok mendadak gini? Ada apa mah" Tanya Ami
"Kamu pulang sekarang, beresin bajunya sekarang juga" ucap mamah
"Emang ada apa sih mah?" Tanya ami
"Fadill, sahabat kamu" ucap mamah
Tubuh Ami melemah saat itu juga, airmatanya sudah tak terbendung, dengan lemas dia bertanya
"Fadil kenapa ma?" Tanya Ami
"Fadil udah gak ada sayang, fadil kecelakaan sayang tadi pas mau berangkat ke bandara" ucap mamah
"Maksud mamah? Tadi fadil vc aku dia udah di bandara mau berangkat" ucap ami
__ADS_1
"Yaudah sekarang kamu pulang ya sayang" ucap mamah
Ami menutup telponnya dan segera berangkat ke Jakarta
Di jakarta
"Mama temenin kamu ya" ucap mamah
Sambil menangis ami mengangguk
Dia sangat terkejut ketika sampai di rumah disana berkibar bendera berwarna kuning dan rumah fadil sudah dikunjugi banyak orang, ami semakin menangis melihat itu semua. Ami masuk ke dalam rumah fadil dan melihat seseorang berbaring dengan kapan menutupi seluruh tubuhnya
"Kamu ami ya?" Tanya mamah Fadil
Ami mengangguk
Mamah fadil memeluk ami
"Itu beneran fadil tante?" Tanya Ami
Mamah fadil mengangguk
"Tapi tadi fadil vc aku tante dia bilang udah di bandara dia nunjukin situasi bandara yang lagi rame, itu pasti bukan fadil fadil sekarang mau berangkat ke luar negri" tegas ami sambil menangis
"Kamu yang sabar ya sayang, kamu harus tenang kamu harus ikhlas biar fadilnya juga tentang " ucap mamah ami
"Fadil sering cerita tentang kamu ke mamah dan mungkin fadil mau pamitan sama kamu sayang" ucap mamah
"Kita sama sama kuat ya sayang" ucap mamah Fadil
"Sebntar lagi makam fadil akan dikenumikan" ucap mamah Fadil
Untuk beberapa alasan yang tidak bisa mamah ami jelaskan mamah ami tidak mengizinkan ami pergi menyaksikan penguburan jasad fadil
"Maaf kami cuma bisa nganter fadil sampe sini, semoga fadil diampuni dosanya amiin yarobal alamin" ucap mamah ami
"Terimakasih sudah mau datang jauh jauh dari Yogyakarta melayat fadil ya sayang" ucap mamah fadil
"Tante liat ada flashdisk ada nama kamu, kayaknya ini untuk kamu" ucap mamah Fadil
Ami mengambil flashdisk tersebut
"Kami pulang dulu ya Assalamualaikum" ucap mamah ami
"Waalaikumsalam" ucap mamah Fadil
"Ini pertemuan terakhir kita fadil, dadah" ucap ami
Sampai di rumah
"Mamah tau kamu sedih, sekarang kamu istirahat dulu , mamah tau kamu sedih kamu cape" ucap mamah
Ami pergi ke kamarnya dan berdiam diri untuk sementara waktu
"Jadi ini yang kamu maksud fadil? Ini tujuan kamu bilang aku harus jaga diri baik baik kata kamu kita pasti ketemu lagi? Mana janji kamu fadil? Kamu bohong" ucap ami sambil menangis
Ami mengambil flashdisk yang diberikan mamah fadil
Saat ami membuka isi dari flashdisk itu hanya ada satu file bertuliskan Olimpiade Cinta
Ami membuka file tersebut, isinya foto-foto kenangan tentang mereka dan satu video
Ami membuka video tersebut dan muncul beberapa foto ami kemudian terdengar suara fadil berbicara
Hai ini cewek kedua yang aku suka setelah mamah, untuk pertama kalinya aku menyukai wanita
Dia cantik pintar dan galak tapi lucu bangett tuh liat apalagi kalo senyum namanya amiicann si wibu akut
Foto dengan suara fadil berakhir dan di mulai dengan video video pendek yang kita buat bersama
Video mulai dari dia mengenal ami sampai merek bertemu di Yogyakarta kemarin ,banyak video yang fadil ambil tanpa ami sadari
Gila dapetin anak ini susah banget si, banyak yang suka banyak saingan, tapi aku gak bakal nyerah kalo belum dapetin kamu
"Udah jangan banyak banyak liat cantiknya aku nanti pingsan lagi karna diabetes bahaya" ucap fadil di video tersebut
Aku berjanji pada diriku sendiri untuk mencintai dia sampai aku mati
Nanti kalo kamu jauh sama aku kamu harus bahagia sama siapapun atau bagaimanapun caranya gamau tau ya bocil KAMU HARUS BAHAGIA, Aku sayang bnget sama kamu kamu
Video berakhir
__ADS_1
"Terimakasih telah menjadi bagian dari hidup aku fadil, terimakasih telah menjadi sahabat terbaik aku" ucap ami
SEE U