
Malam telah tiba, Elvano menghampiri Love Peri ke kamarnya, dan mengajak ia untuk jalan jalan keluar.
Elvano mengetuk pintu kamar Love Peri,
"Iya.. masuk"
"Love sekarang kan malam Minggu, gimana kalok kita jalan berdua, Lo gak pernah jalan jalan pas malem hari kan, yuk Lo mau gak"
"Boleh El" ucap Peri sambil menganggukkan kepalanya.
"Yaudah kalok gitu gue siap siap dulu ya"
Mereka pun akhirnya meminta izin kepada mama Dewi dan papa David sebelum pergi.
"Ma, Pa, El pergi dulu ya, mau ngajak peri jalan jalan"
"Kemana sayang, hati hati ya El" ucap mama Dewi.
"Iya ma tenang, pa El pakai mobilnya ya"
"Iya jangan malem malem ya pulangnya"
"Siap..."
Keduanya pun berangkat mengendarai mobil Brio berwarna putih,
El membukakan pintu mobil untuk Love Peri.
"Makkasih ya El" ucap Love Peri dengan senyum yang manis.
Mereka hendak berangkat, namun Love Peri tidak memakai safety belt, El pun segera memakaikannya kepada Love Peri.
Love Peri kaget melihat Elvano yang tiba-tiba langsung memakai kan Safety beltnya, wajah Elvano yang tepat berada didepan wajahnya membuat Love Peri sedikit deg degan.
"Lo harus pakai safety belt kalok lagi naik mobil, biar gak kecelakaan atau juga bisa jadi ditilang sama polisi" ujar Elvano
"Ditilang itu apa El,"
"Ditilang itu kalok kita melakukan pelanggaran kita bakal kena denda, biasanya STNK kita ditahan atau bayar uang"
"OOO gitu.."
El pun mulai menjalankan mobilnya, dan menghidupkan musik
๐ถ๐ถ Tiara Andini: Cintanya Aku
"El kita mau kemana?" Tanya Love Peri
"Nanti lo juga tau" jawab Elvano.
...๐ธ๐ธ๐ธ...
_ Happy Mall _
Mereka telah tiba ditempat tujuan, El memarkirkan mobilnya.
"Yuk turun kita udah Sampek" ucap Elvano.
"El kok kayaknya aneh ya kalok aku pakek gaun sendiri"
"Iya, makanya ikutin gue aja, yuk masuk"
Elvano mengajak Love Peri berbelanja baju disebuah butik di Mall.
_Halo selamat datang di Butik kami_ ucap pegawai butik
Mereka pun masuk kedalam butik dan memilih baju yang diminati oleh Love Peri.
"Tinggal pilih lo mau yang mana, gue mau ngasih lo hadiah" ujar Elvano.
"Beneran El?"
"Iya.. beneran, mau gue bantu pilihin gak!"
Love Peri mengangguk,
"Nih gue yakin dengan setelan ini Lo pasti cantik banget" ucap El.
Love Peri pun mencobanya diruang ganti, El menunggu sambil melihat lihat baju yang lain.
Love Peri keluar setelah mengganti gaunnya, El melihat ke arah Love Peri, lagi lagi Elvano terkesan melihat kecantikan Love Peri yang sangat Paripurna.
Baju yang dipilih oleh El sangat cocok dipakai oleh Love Peri, vibes nya langsung berubah menjadi manusia biasa ketika tidak memakai gaun, Love Peri terlihat seperti selebgram selebgram yang cantik jika memakai outfit itu.
__ADS_1
"Cantik banget" puji Elvano kepada Love Peri.
Love Peri tersenyum mendengar pujian dari Elvano.
"Yuk kita jalan"
Ucap Elvano yang masih menatap Peri dengan sangat terkesima.
"El.., bayar dulu kali!"
"Oh iya gue lupa,"
"Mbak saya mau bayar, terus tolong bungkusin ya gaun temen saya" ucap Elvano.
"Baik, sepatunya gak sekalian,"
Elvano melihat kaki Love Peri yang masih menggunakan sepatu kaca.
"Oh iya deh boleh, kalok gitu saya cari-cari dulu"
"Iya.."
Elvano kembali mencari, kini ia mencari setelan sepatu yang cocok untuk Love Peri.
"Loe mau yang mana, kira kira bagus yang ini atau yang ini" ucap Elvano sembari menunjuk 2 sepasang sepatu.
Love Peri pun menunjuk sepatu yang sebelah kanan tangan Elvano.
El segera memakai kan sepatu itu ke kaki Love Peri.
"Gak usah El aku bisa pakek sendiri," ucap Love Peri
"Gak papa biar aku aja,"
Love Peri menatap Elvano, dia merasa lebih perhatian kepadanya daripada awal awal mereka bertemu, El selalu menyebalkan dan membuat Love Peri kesal.
"Nah bagus kan sepatunya, yaudah yuk"
El meraih tangan Love Peri, Love Peri tersenyum melihat El meraih tangannya, berjalan dengan menggenggam tangan kiri Love Peri.
"Gimana kalok kita beli makan, habis itu kita makan Ice cream, habis itu jalan jalan lagi dan main permainan terus kemana lagi ya?" Tanya Elvano.
Mereka melakukan semuanya mulai dari belanja, makan, main permainan dan terakhir mereka membeli Ice cream.
"Kamu mau rasa apa?" Tanya Elvano.
"Emm aku mau rasa semuanya," ucap Love Peri sembari tertawa kecil.
Elvano pun membelikan Love Peri Ice cream semua rasa.
"El beli 1 aja, makannya berdua" ucap Love Peri.
"Okey, biar lebih Romantis" ucap Elvano bercanda, Love Peri pun tertawa.
Mereka memakan Ice cream sembari duduk di area permainan, menikmati Ice cream sambil melihat orang orang yang bermain di Amazone.
"Gimana kamu suka sama Ice creamnya?"
"Emmm, makkasih ya udah ngajakin aku jalan jalan"
"Sama-sama"
"Eh habis makan Ice cream kita ke photo booth yuk, lagi trend nya sekarang" ucap Elvano, Love Peri mengangguk.
Mereka Seru seruan bersama, photo booth membuat mereka semakin dekat seperti sepasang kekasih.
Setelah selesai mereka mencetak hasilnya, "Wahhh bagus banget El hasilnya, lucu ya souvenirnya" ucap Love Peri.
"Iya, ini 2 buat kamu 2 buat aku, simpen ya buat kenang kenangan, seru banget kan, gimana kalok Minggu depan kita ke Ancol, disana lebih seru dari pada mall, wahana nya lebih banyak" ujar Elvano.
Love Peri terdiam, sepertinya Elvano lupa bahwa ia tidak lama dibumi, mungkin Elvano tidak menghitung hari Love Peri berada dibumi.
Besok genap 30 hari, Love Peri akan kembali ke asalnya, Love menatap El dengan tatapan sedih.
Elvano menatap peri, "Lo kenapa, kok kayak sedih gitu?" Tanya Elvano.
"Enggak papa kok,
El aku mau ngasik tau sesuatu sama kamu" ujar Love Peri.
"Ngasik tau apa?" Tanya El penasaran.
Love Peri sedikit ragu untuk mengatakan bahwa ia akan kembali besok.
__ADS_1
"Mau ngomong apa sih!, Udah ah ngomong nya nanti dijalan, kita balik aja takut kemaleman" ucap Elvano.
Mereka pun kembali ke parkiran menuju mobil, hendak kembali pulang ke rumah.
Dijalan Elvano menanyakan lagi perihal yang ingin dikatakan Oleh Love Peri.
"Lo mau ngomong apa tadi?"
"Emmm, gimana ya aku ngomongnya"
"Udah ngomong aja santai, gak usah malu"
Elvano berfikir Love Peri ingin menyatakan perasaan kepada dirinya.
"Sebelumnya aku mau bilang terima kasih banyak El, terutama buat kamu, mama kamu, papa kamu, temen kamu Devan dan Sisil. Yang udah bantu aku selama aku ada disini, kamu yang ngasik aku makan, tempat tinggal, ngajak aku jalan jalan, beliin baju dan masih banyak lagi, dan aku udah janji aku bakal ngabuli semua permintaan kamu kalok kamu bantuin aku selama disini"
"Lo kenapa sih kayak mau pergi jauh aja, emang Lo mau kemana?" Tanya Elvano.
"Aku besok harus kembali ke tempat asal aku El,"
Elvano langsung menghentikan mobilnya dengan mendadak.
"Besok! Kok cepet banget, loe kayaknya baru beberapa hari disini"
"Gak El, batasnya cuman 30 hari, dari hari pertama aku Dateng Sampai besok har ke 30"
"Tapi kapan kapan loe bisa ke sini lagi kan"
Love peri menggelengkan kepalanya, menjawab tidak, dia tidak bisa mengunjungi Elvano, seperti keluar masuk rumah dengan mudah.
"Gak semudah itu El, aku disini karna hukuman, dan hukuman itu hanya 30 hari," nada bicara Love Peri semakin sedih.
El menatap jalan, ia langsung menepikan mobilnya, karena tampaknya pembicaraan mereka masih panjang.
"Gue masih gak paham sama maksud Lo, gimana sih gue gak ngerti"
"Intinya aku gak baka balik lagi El kesini" ujar Love Peri.
Mata Elvano berkaca kaca, menahan air matanya jatuh, lalu ia menghela nafas.
"Lo gak bisa apa gak usah balik, lo bisa tinggal di rumah gue Sampek kapan pun, mama sama papa juga gak bakal keberatan dengan keberadaan Lo"
"Gak bisa El aku harus kembali ke asal aku, disana aku lebih nyaman, bukan berarti aku gak suka tinggal sama keluarga kamu, tapi aku juga pengen tinggal sama keluarga aku, mereka semua ada disana, gak mungkin cuman aku yang ada disini " ujar Love Peri.
Air mata El pun menetes, ia segera menghapus air matanya yang jatuh membasahi pipinya.
"Lo bilang loe bakal ngabulin permintaan gue kan? Apapun itu!
Gue mau Lo tetep berada disini, gue tau gue egois, keegoisan gue buat loe harus pisah dari keluarga Lo, tapi gue..
Tapi gue juga gak mau Lo pergi, pliss tetep stay disini" Elvano memohon.
"Gak bisa aku harus balik" ucap Love Peri.
El menatap Love Peri dengan tatapan penuh makna, berharap Love Peri mengerti akan perasaannya.
"Gue suka sama Lo, semenjak kejadian kita main mobile legends dan dimana loe sama gue gak sengaja tidur di 1 kasur, gue udah mulai ada perasaan sama Lo,"
Love Peri pun menetes kan air mata, air mata itu tak henti hentinya jatuh membasahi pipi Love Peri, mendengar pernyataan perasaan Elvano kepadanya membuat situasi semakin tegang diantara mereka berdua.
Love Peri tetap menganggukkan kepalanya, "El aku bisa ngabulin apapun yang kamu mau, tapi tidak untuk permintaan kamu yang ini, aku gak bisa El..
Aku.."
Cupp cupp cupp
Elvano mencium bibir Love Peri, ciuman yang nyata, bukan khayalan tapi benar benar nyata untuk kali ini.
Ciuman yang penuh gairah, El mengecup bibir Love peri serta menjilat lidah Love peri dengan penuh nikmat dan hasrat.
Tabrakan dua bibir seksi peri cantik dan pria tampan nan dingin, benar benar diluar nalar.
Love Peri membalas ciuman itu dengan lebih bergairah, dan tangannya meremas kepala Elvano, begitu juga Elvano yang memegang kepala Love Peri dengan kedua tangannya, isyarat tidak ingin ciuman itu cepat berakhir.
Last part, END..
...***...
Terima kasih atas dukungannya ya..
Next aku bakal buat Novel baru lagi jangan lupa follow akun aku, biar kalian gak ketinggalan Novel baru aku ya..
Jangan lupa Like, Subscribe dan komen serta tonton iklan gratisnya.
Terima kasih๐๐ซถ
__ADS_1