
Ttok,,Ttok,,Ttok
Papa David mengetuk pintu kamar Elvano, lalu membukanya.
"El.." panggil papa David.
Elvano segera melepas tangan Love Peri, dan menoleh ke arah papanya.
"Kamu kenapa El, kok mata kamu sembab kayak gitu, kami habis nangis?"
"Gak pa, Elvano kurang tidur aja, El semalem begadang main game sama Love Peri" jawab Elvano.
Papa David dan Love Peri saling berpapasan sekilas,
"Jangan-jangan kamu tau kalok Love Peri mau pergi" ucap papa David, lalu Elvano melihat papanya.
"Papa kok bisa tau?"
"Love Peri sudah dijemput! Ibunya ada diruang tamu"
Elvano langsung shock dan melihat ke Love Peri,
"Ibuku datang? benarkah," ucap Love sembari senyum bahagia,
ketika Love Peri hendak beranjak dari kasur, El langsung memegang tangannya, seraya berkata "Loe bener-bener mau ninggalin gue?" tanya Elvano dengan mata yang berkaca kaca.
Love Peri merasa iba dengan ucapan dan tatapan El yang begitu dalam,
"El.., ini hari yang aku tunggu-tunggu, aku.. (Love yang menahan tangisnya tak sanggup berbicara lagi)" helaan nafas Love Peri.
"Loe gak mempertimbangkan lagi, setelah permohonan gue semaleman" tanya Elvano.
"El cukup! Aku gak bisa, aku bilang gak bisa, lepasin tangan aku" ucap Love Peri dengan sedikit nada tinggi.
Papa David tak ingin menyaksikan drama anak remaja itu, ia segera keluar dari kamar Elvano.
- - -
Mama Elvano datang membawa minuman untuk Ibu Peri Davina dan Dasha Peri, melihat mama Dewi yang datang membuat ibu Davina menghela nafas mengira bahwa putrinya yang datang.
"Ini silahkan diminum, maaf sedikit lama" ucap Mama Dewi, Ibu Peri Davina hanya tersenyum kepada Mama Dewi.
"Emm, dimana ya putriku, kenapa lama sekali?" tanya Ibu Peri Davina.
"Biar kulihat lagi, tadi papa Elvano sudah memanggilnya, biar aku menyusulnya sebentar"
"Ibu Peri, kamu sudah menyiapkan hadiahnya kan?" tanya Dasha Peri, Ibu Peri Davina mengangguk pelan.
Belum sampai ke kamar Elvano, mama Dewi bertemu dengan Papa David di tangga.
__ADS_1
"Mana pa Elvano sama Love Peri, kasian ibunya udah nunggu lama!"
"Tunggu ma, gak usah dipanggil dulu!"
"Tapi ibunya udah nunggu lama pa, mama jadi gak enak"
"Iya ma, papa ngerti! Tapi ini demi anak kita, biarin Elvano menyelesaikan perpisahannya sama Love" ucap Papa David.
"Apa sih maksud papa, mama gak ngerti"
"Gini ma, Elvano gak mau Love pergi, dia mau Love tetap disini, bersama Elvano, kasian ma Elvano dia kayaknya punya perasaan terhadap Love Peri"
"Ya.. Tapi.."
"Udah lah ma, ayo kita kasih tau ibunya" ucap papa David sambil menarik tangan mama Dewi dan menuju ruang tamu.
- - -
"Lepasin El,"
"Gak, gue gak mau ngelepasi tangan Loe, pokoknya loe gak boleh pergi!" tegas Elvano.
"El aku gak lagi bercanda ya!"
"Gue juga gak bercanda, loe pikir gue boong sama perasaan gue, loe pikir ciuman kita semalam cuman nafsu dari diri gue. Bukan! Itu bukti kalok gue bener bener suka sama loe, apa loe gak punya perasaan sama gue"
Love Peri tak menjawab pertanyaan Elvano, ia berusaha melepaskan tangannya dari genggaman El yang begitu kuat.
Pertanyaan El benar benar sulit dijawab, namun tak ada cara lagi dan Love peri tak ingin memaksa melepas tangannya dari genggaman Elvano dengan sihir agar tidak melukai El, akhirnya dia pun berkata..
"Gak, aku gak punya perasaan sama kamu!"
Jawaban Love Peri benar-benar menyakiti hati Elvano, tak disangka jawabannya diluar ekspektasi El. Akhirnya dengan berat hati El melepas tangan Love Peri.
Love Peri segera beranjak dari kasur dan pergi menemui ibunya, El tak mengejar atau pun menghalanginya pergi,
Jawaban Love Peri tadi telah membuat Elvano pupus harapan.
Love Peri menuruni anak tangga, lalu memanggil ibunya sembari berjalan ke ruang tamu,
"Ibu..." panggil Love Peri.
"Sayang..."
Keduanya pun berpelukan, kebahagiaan terpancar dari raut wajah keduanya.
"Ibu, aku merindukan ibu" ucap Love peri sembari meneteskan air mata.
"Ibu juga sangat merindukan mu sayang, ayo segera kita kembali"
__ADS_1
Mama Dewi dan Papa David turut senang dengan pertemuan ibu dan anak itu, mereka juga dapat merasakan bahagianya bertemu kembali dengan anaknya yang sudah lama tak bertemu.
"Nyonya-Tuan, terima kasih telah merawat putri kami, jika bukan karena kalian, dia tidak akan mendapatkan tempat tinggal yang layak dan juga kami membawakan hadiah untuk nyonya dan tuan tolong diterima" ucap Dasha Peri mewakili Ibu Peri Davina.
Ibu Peri mengeluarkan 5 kotak berisi hadiah yang akan diberikan kepada mama Dewi.
"Tidak perlu repot repot memberi kami hadiah, itu juga bukan sepenuhnya pertolonganku, tapi anakku Elvano yang menolongnya, kami hanya memberinya tempat tinggal saja" ucap Mama Dewi.
"Benar, jika bukan karena Elvano, kami juga tidak akan mengenali Love" ucap papa David.
"Kalau begitu sampaikan terima kasih kami kepada Elvano, karena kami tidak bisa lama-lama jadi tidak bisa menemui Elvano, kami harus segera kembali secepatnya"
"Tante, Om terima kasih ya untuk tempat tinggal, makanan dan pakaian yang telah kalian berikan kepada Love, Love tidak akan pernah melupakan kalian" ucap Love Peri.
"Iya sama-sama, tapi Love apakah kamu tidak akan kesini lagi" tanya mama Dewi.
Love peri tak menjawab.
"Tidak nyonya, ini hanyalah sebuah pengenalan lingkungan bumi, karena sudah 30 hari masa pengenalan, Love peri tidak akan kembali lagi ke sini" jelas Dasha peri.
"Baiklah, tidak ingin menyita waktu lagi, kami pamit untuk pergi" ucap Ibu peri.
Love Peri melihat ke arah tangga, Elvano tidak turun menemuinya untuk terakhir kali, yang sebelumnya bilang ingin menemui siapa yang menjemput Love Peri tetapi masih dikamarnya.
"Tunggu bu, sebentar lagi, Love masih menunggu seseorang" ucap Love peri pelan.
"Siapa yang kamu tunggu?" tanya Ibu peri.
"Seseorang"
???
"Dimana Elvano kenapa tidak turun?" tanya mama Dewi.
"Ntah lah ma, apa perlu papa panggil"
Ibu peri Davina melihat ke arah putrinya yang masih mengharapkan kedatangan seseorang,
Love Peri masih menunggu dan masih menoleh ke arah tangga, "Love Peri, bisakah kita pergi" tanya Dasha Peri.
Love peri menoleh, "Iya, bisa" dengan suara yang sangat pelan dan terdengar terpaksa.
Mereka pun pergi dengan teleportasi menuju langit.
...****************...
Halo semuanya, jangan lupa like, komen dan subscribe ya..😊
Follow juga akun aku biar kalian gak ketinggalan Update bab baru ataupun Novel baru aku, plus juga tonton ya iklannya, gratis kok😊
__ADS_1
Dukungan kalian sangat berarti buat aku, biar semakin semangat menulisnya🙏🏻
Terima kasih..🫶🫶🫶