Pacarku Superstar

Pacarku Superstar
Riko nembak


__ADS_3

Makan bakso telah selesai beberapa teman kos Dinda sudah pulang tinggal beberapa yang masih nongkrong dan tinggal diwarung pak B.


Riko dan Dinda masih stay menikmati malam yang kenyang oleh bakso.


malam ini merasa kalau ini waktu yang tepat buat nyatai perasaanya ke Dinda yang sudah lama dikaguminya.


" din... "


" hmm... kenapa. say ??


" temenin gue jalan yuck, mumpung besok libur"


" oke ... yuck tapi ntar traktir ya " balas dinda mengedipkan mata merayu Riko


" iya ... yuck keburu malam "


diraihnya tangan Dinda digenggamnya, Dinda pun gak menolak genggaman tersebut. ada desiran dada yang membuncah dirasakan oleh Riko. rasa ingin memiliki melindungi dan mencintai seutuhnya Dinda.


dinda juga merasakan getaran dihatinya ketika Riko menggandengnya, ada perasaan bahagia nyaman dan kagum akan sikap Riko. mereka berdua tersenyum seolah mengisyaratkan ingin lebih dari sekedar pertemanan ini. terlukis wajah cantik Dinda saat tersenyum dan menatap Riko. Riko terpesona ketika tak sengaja tatapan mata mereka jatuh dipandangan yang sama.


" yuck berangkat " ajak Dinda membuyarkan lamunan Riko

__ADS_1


Riko mengangguk dan mereka keluar warung bakso menuju mobil Riko. dengan cekatan Riko membukakan pintu masuk buat Dinda. Dinda tersipu dengan sikap manis Riko. Dinda tak menyangka Riko sahabatnya bisa bersikap manis terhadapnya.


" thanks beb"


Riko tersenyum membalas ucapan Dinda. Riko segera jalan berputar untuk segera masuk mobil. tiba-tiba hujan deres turun beruntung mereka sudah didalam mobil.


" alhamdullilah gak basah kita" Riko melajukan mobilnya ditengah derasnya hujan mengguyur kota Bandung.


" hu.um btw kita mau kemana ? tanya Dinda


" rahasia pokoknya ketempat yang romantis dan cuma ada kamu dan aku " jawab Riko tanpa sadar mengatakan aku dan kamu.


" sejak malam ini " tatap Riko manis ke Dinda perempatan lampu merah


" maksudnya " Dinda seketika blank belum siap menerima pernyataan Riko


Riko tersenyum misterius membuat dinda semakin penasaran maksud dari kalimat Riko.


akhirnya mereka terdiam selama perjalanan dan tanpa dirasa mereka sudah sampai di salah satu restoran yang romantis.


" ycuk Din turun " ajak Riko sambil membukakan pintu

__ADS_1


" eehhh.... iya " jawab Dinda gugup


Riko yang melihat Dinda gugup segera mengandeng tangan Dinda dan menuntun kearah dalam resto. Disana bertabur lampu warna warni yang menghiasi resto ditambah suasana resto yang romantis membuat semua orang betah duduk duduk sekedar menikmati makanan dan live music.


Riko dan Dinda mereka duduk disamping panggung. Dinda yang masih terbuai dengan sikap Riko terlihat diam saja dan menikmati setiap momen bersamanya. Riko menatap intens wajah cantik Dinda ingin sekali Riko mengatakan isi hatinya yang sudah lama dia pendam. Dinda sadar dia ditatap Riko dengan tatapan yang lain dari biasanya.


" ada apa Rik, wajahq belepotan ya ? tanya Dinda


Riko mengeleng dan berkata " kamu cantik "


Dinda tersipu malu dan menunduk.


Riko membelai pipi Dinda dan berkata " maukah kamu jadi pacarku ?


lagi lagi Dinda ngblank dengan pernyataan cinta Riko yang mendadak. Riko tersenyum melihat respon Dinda. seolah Riko sudah bisa menebak apa isi Dinda dengan melihat respon dinda.


" kamu gak perlu jawab sekarang, aku kasih waktu kamu berfikir" kata Riko


Dinda masih terdiam syok dan bingung dan blank tidak tau mau menjawab apa ( pengalaman nie ye waktu dulu ditembak hihihi )


"

__ADS_1


__ADS_2