
Dan benar saja,saat aku sudah sampai didepan gerbang sekolah.Ku lihat teman teman ku sudah berbaris melaksanakan apel pagi.
Seketika jiwa ketakutanku meninggkat saat melihat kakak kakak osis sudah menunggu dan siap untukmenghukum bawahannya yang telat.
MAPUS AKU.
"Oh..Bagus ya?ini yang di bilang siswa baru."Ucap kakak osis.
Kalau udah gini aku harus jawab apa coba?masa mau jawab semua pertanyaan kakak osis.Nanti di bilang kurang sopan lagi.Atau bahkan bisa bisa di tambahkan hukumannya.
"Kenapa kamu terlambat?terus kemana topi kamu?."Tanya judes
Astaga aku lupa,kenapa hari ini ngga pakai topi sekolah.Arkhhhhhh fix bakalan dapet hukuman doubel ini mah.
"Kalau ditanya itu jawab!!Jangan diam!."
"An-nu kak,topi saya ketinggalan."
"Bagus."
Kulihat ke arah pak Tama,dia sedang bediri bersama guru lain didepannya.Tanpa memperhatikan aku,sedih banget kan.Dia yang udah bikin aku telat gini.tapi dia ngga mau ngasih tanggung jawab,yah seenggaknya belain dikit lah.Atau minta maap gitu.
Saat aku tengah di marahi oleh kakak osis ,tiba tiba kak Ziel datang.
"Ada apa ini Rin?."Tanya kak Ziel kepada kakak osis yang sedang memarahi ku
"Biasa kak,ini ada siswa baru yang telat."
Tatapan kak Ziel kini mengarah kepadaku.
"Kenapa kamu terlambat?."Tanya kak Ziel dengan nada bijak sana.
__ADS_1
"An-nu kak,tadi ngga ada taxi yang lewat kak."
"Tidak usah terlalu banyak alasan,Untuk menuggu taxi kamu bisa bangun lebih awal seharusnya.Dan taxi tidak akan beroprasi saat jam 08.00 keatas.Saya rasa jika alasan kamu mengenai taxi,itu kurang masuk akal.Habis apel pagi kamu putari lapangan sebanyak 5 putaran."Ucap kak ziel,Iya sih bener kata kak Ziel.Kalau di tempatku,taxi jam 08.00 pagi tuh udah ada penumpangnya semua.
Eh tapi kok sifat kak Ziel sekarang beda banget yah sama yang kemarin?,kenapa sekarang tegas banget gitu .Seakan akan tidak mengenal ku.
Setelah semua murid sudah selesai melaksanakan apel pagi.Aku menjalakan hukuman ku .Yaitu mengelilingi lapangan,malu banget rasanya,tapi untungnya bukan hanya aku yang di hukum ada beberapa siswa lain juga yang kena hukuman.
Awas aja pak tama!!,liat pembalasan aku nanti!.
Malas sekali hari ini aku harus masuk kelas.dan bertatapan langsung dengan pak Tama.
Ya hari ini ada jam pelajaran pak Tama.Jam pelajaran pertama adalah matematika.
Setelah selesai melaksanakan hukuman,aku langsung berlari menuju kelas.Berharap pak tama belum memasuki kelas
"Assalamualaikum."Ucap ku dengan tergesah gesah.
Kemudian pak tama bertepuk tangan .
"Prok..prok..prok."
"Bagus...Kalian!. beri tepuk tangan untuk dia."Pak tama menyuruh teman kelas ku.Untuk juga ikut bertepuk tangan.
Apa maksudnya dia menyuruh teman ku untuk ikut bertepuk tangan? Seolah olah dia memberikan apresiasi atas keterlambatan aku.apa dia ingin mempermalu kan aku.?
Sakit rasanya di permalukan seperti ini didepan teman teman ku.Apalagi oleh suamiku sediri.
Ibu ...ini yang di bilang suami?
"Hebat sekali.Sekarang jaman nya guru datang lebih dulu dari pada murid."Ucap pak Tama.Kenapa sih sedih banget rasanya?aku juga ngga bakalan terlambat gini kalau bukan karena dia!!.Coba aja ayah waktu itu ngga terlibat masalah,mungkin aku ngga akan terjebak dengan pernikahan busuk ini.
__ADS_1
Aku hanya bisa menunduk,dan menahan air mata untuk tidak jatuh.
"Ma-af pak."Ucap ku lirih menahan air mata yang hendak terjatuh.
"Sekarang kamu keluar!saya tidak ingin memiliki siswa yang tidak disiplin."
"Baik pak."Ucap ku sambil menunduk,dan berbalik badan untuk meninggalkan kelas.
Ibu..Hiks hiks hiks.
Aku menangis di luar kelas.Kenapa nasib ku seperti ini?ini baru permulaan.Tapi kenapa rasanya bisa sesakit ini?.
Tidak ada siswa yang diluar kelas,semua berada di dalam kelas.Mungkin hanya aku saja yang ada diluar..
Entah kenapa saat aku duduk dan membaca buku.Tiba tiba perutku terasa sangat sakit sekali,
aku lupa kalau aku belum sarapan pagi,tadi pagi aku langsung berlari menuju sekolah.Dan saat datang di sekolah pun aku dapat hukuman berlari mengelilingi lapangan.Dan setelahnya aku pun berlari menuju kelas,Banyak energi yang sudah aku keluarkan tanpa mengisi energi itu.
Sakit sekali rasanya perut ku ini.Aku memang menderita penyakit maag sejak kecil,jadi aku harus mengontrol dan mengisi tubuh ku dengan seimbang.
Ib-u sakit.hikss ahh
Aku terus memegang perut ini,untuk mengurangi rasa nyerinya.Namun sepertinya cara ini tidak ampuh untuk menetralisir rasa sakit ini.
Aku harus meminta tolong kepada siapa ?tidak ada seorang pun disini?
Ah- inni sangat sakit sekali.
Lambat laun pengelihatan ku mulai memburam,mataku mulai terasa berat untuk melihat sesuatu.Dan setelahnya aku tak tau dengan apa yang terjadi
💗💗💗
__ADS_1
WAJIBB KASIH LIKEE POKONYA YANG BACA!!!